104. ‘Prahara Cinta’

Tak ada yang berharap rumah tangganya dilanda isu masa kini. Itu jauh dari bayangan bagi sejoli yang lagi mengikat janji. Om, tante, handai tolan, semua berharap keluarga mereka harmoni. Mengikat janji di depan padri untuk sehidup semati. Doa dilantunkan agar mereka menjadi keluarga yang serasi. Ini baru tekad dini, masih panjang jalan yang dilalui. Segala…

103. ‘Cinta Terluka’

Hari-hari ini terasa gerah walau mendung menyelimuti Jakarta. Tak tahu mengapa, dada terasa sesak. Tidur kerap terganggu, dan makan pun kurang selera. Gejala ini menjadi-jadi tatkala mataku milirik layar ponsel. Tetapi aneh, walaupun sudah sesak, saya semakin panasaran saja mengikuti perkembangan berita hangat. Kupegang dada, kutepuk perut, “Aaahhh,” kataku menghela napas. “Dada oke, perut normal….

102. ‘Aduh … Cinta’

Sahabat! Satu tahun telah pergi. Sahabat tak usah tangisi. Itu tak akan kembali. Tahun yang baru telah timbul di pelangi. Sejatinya, hidup ini berwarna-warni, bergulir bak roda pedati. Sahabat yang satu pergi untuk selamanya ke dunia abadi. Duka nestapa menyertai. Teman yang lain sakit tak terobati, mengiris-iris hati. Di bawah matahari, tak ada yang abadi….

100. ‘Aku Kalah!’

Gegap gempitanya perayaan Natal telah lampau. Namun, tahun baru sudah di depan pintu. Sejenak menikmati hidup suasana baru. Sayang, itupun cepat berlalu. Tidak ada yang tak berlalu. Semuanya akan kembali ke debu. Akhir hidup ku? Siapa yang tahu? Tahun baru? Sama saja dengan yang dahulu! Demikianlah windu bergeser ke windu. Aku, dikau, semua insan binasa…

99. ‘Cinta Ini Membunuh-Ku!’

Sahabat! Dikau ada di dunia ini bukan karena kebetulan. Bukan pula karena peristiwa acak ataupun ‘silap mata’. Bukan! Dikau itu ciptaan urutan teratas, masterpiece, yang direncanakan secara detail dan akurat. Dikau telah ada dalam ‘Rencana Rahasia’ Allah jauh sebelum dunia ada. Tanpa dikau, rencana itu jadi ‘cacat’, tidak jalan ‘mulus’. Dikau itu kunci, yang utama,…

98. ‘Cinta Duka’

Allah rindu kepada ku? Betul! Dia kangen kepada buatan tangan-Nya (Ayub 14:15). Ini rindu bukan sekedar angan-angan. Ini kangen berat! Dan ini bukan hanya sementara, tapi ini rindu abadi! Maaf, apakah artinya Allah ada dalam situasi hati yang rindu seperti itu sepanjang masa? Rindu bukan hanya 1 tahun, 1000 tahun, tapi hingga dalam keabadian? Rindu…

97. ‘Ini Rindu’

Wow Allah rindu akan dikau. Allah rindu kepada ku? Yes yes yes! Dia kangen kepada buatan tangan-Nya, dikau (Ayub 14:15). Aaahhh! Muskillah Sang Pencipta rindu kepada ku! Boleh jadi itu hanya ‘bunga tidur’ di siang bolong. Hai sobat! Bukan, itu bukan lamunan. Itu tidak juga khayalan bani Adam. Itu kenyataan, itu rintihan kalbu Sang Cinta….

96. ‘Kata Hati’

Sahabat! Cinta Tuhan kepada kita terlalu misterius untuk dapat diselami. Tingginya bagaikan bumi dari langit, tak terbatas. Dalamnya hingga ke dunia orang mati, tak dapat diseberangi. Itu di luar dimensi insani. Kalau logika sudah buntu, biarkan hati yang memandu!   ”Mencintai adalah kata kerja,                                                          Dicintai adalah kata sifat,                                                                                           Tapi cinta bukan kata benda,                                                                                 Cinta itu…

95. ‘Rasanya Jatuh Cinta’

Sobat! Cinta itu ada di ‘hati’ dan tidak di logika. Namun, cintalah yang menginspirasi logika sehingga kreatif dan inovatif. Cinta membangkitkan energi yang sering melebihi kemampuan normal. Cinta itu membangkitkan gairah bagi semangat yang lesu. Cinta itu membuat hati bergelora, yang pendiam bisa jadi garang. Cinta itu menimbulkan antuisme bagi yang tadinya tak berpengharapan. Bagi…

94. ‘Divine Fiancee’

Terlalu indah itu nyata, too good to be true. Allah jatuh cinta kepadaku. Apakah ini hanya mimpi di siang bolong? Hati-Nya terpikat kepada Adinda seorang. Apakah ini hanya sekedar ceritera isapan jempol? Allah itu Sang Pencipta, yang lainnya adalah makhluk ciptaan. Hanya Dia yang cukup dan puas dengan diri-Nya sendiri, yang lain bergantung kepada-Nya untuk…

93. ‘Fall in Love’

Sobat! Besar harapan dapat menyadari dalam kalbu bahwa ceritera hidupmu itu sejatinya adalah kisah cinta. Dikau itu, sadar ataupun tidak, terjebak dalam kisah asmara. Ini bukan kisah roman picisan, ini ceritera transenden. Riwayatnya mulai sebelum ada ‘waktu’ dan berlangsung hingga ‘waktu’ tak lagi mempengaruhi tahun-tahun hidupmu! Ini kisah tak ada The End-nya. Ini kisah kekal,…

92. ’2nd Chance’

Cinta, aaahhh, memang misterius. Kasih setia dan cinta Tuhan kepada dikau itu tak akan pernah berubah, dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya. Walau dalam realita sehari-hari, Allah rasanya lebih banyak ‘sembunyi’ dari akal kita, namun hati-Nya telah terpincut kepada dikau. But it was your ancestors that GOD fell in love with; he picked their children—that’s you!—out…