Sobat! Besar harapan dapat menyadari dalam kalbu bahwa ceritera hidupmu itu sejatinya adalah kisah cinta. Dikau itu, sadar ataupun tidak, terjebak dalam kisah asmara. Ini bukan kisah roman picisan, ini ceritera transenden. Riwayatnya mulai sebelum ada ‘waktu’ dan berlangsung hingga ‘waktu’ tak lagi mempengaruhi tahun-tahun hidupmu! Ini kisah tak ada The End-nya. Ini kisah kekal, seabadi Sang Cinta itu sendiri.
Engkau tercipta bukan karena Sang Pencipta iseng. Keberadaanmu bukanlah suatu permainan. Maksudnya? Begini, engkau itu masterpiece, hasil maha karya urutan teratas dari makhluk ciptaan (Efesus 2:10, bahasa Inggris versi NLT). Lalu? Hidupmu adalah kisah Sang Cinta itu sendiri! Detail biograpimu ditulis dengan tinta emas oleh Sang Cinta. Kok bisa? Aaahhh, entah bagaimana, GOD fell in love with you! (Ulangan 10:15, bahasa Inggris versi the Message). Hati-Nya telah tertawan kepadamu oleh cinta.
Kalau sudah jatuh cinta, sulit untuk dianalisa apalagi memahaminya. Mengapa hati-Nya terpikat kepada dikau? Kok Dia mau mencintai saya yang payah ini? Mengapa dikau yang dicintai-Nya? Mengapa, kok mau, dan pertanyaan sejenis tak lagi relevan kalau sudah jatuh cinta.
Ups!, ini jatuh bukan sembarang jatuh. Jatuh yang ini bukan bertutur tentang cinta seorang ibu kepada anaknya. Bukan pula kisah cinta seorang pahlawan kepada negaranya. Ini kisah Sang Cinta, cinta Allah kepada dikau itu laksana cinta seorang kekasih kepada pujaan hatinya!
telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus. (2 Korintus 11:2)
Wow wow wow! Dia bukan saja jatuh cinta, tapi kisah ini telah memasuki halaman berikutnya, bab baru! Cinta-Nya mendorong Dia mengikatkan diri kepadamu. Dia tak segan menaruh harapan-Nya kepada dikau. Dia percayakan ‘masa depan’-Nya kepadamu seorang. Aaahhh, kebahagian-Nya ‘bergantung’ kepada Adinda! Cinta-Nya tak terbagi. Dia mencintaimu seolah-olah hanya Adinda seorang diri yang ada di muka bumi ini. Adinda itu tunangannya Mesias. Adinda itu kekasih-Nya! Adakah berita yang lebih memberi harapan? Namun, siapakah yang percaya akan ceritera ini?
Ini roman asmara ilahi, Divine Romance. Engkau akan geleng-geleng kepala melihat prilaku cinta dalam halaman riwayat hidupmu. Cinta seringkali menjelma menjadi liar dan aneh. Kadang ia kaku namun acap kali lembut bak sutera. Cinta dapat menjelma dalam linangan air mata namun bersamaan pula artinya senyum riang. Hanya cinta yang kapabel berujud hukuman sekaligus sebagai ungkapan kasih sayang. Cuma cinta yang dapat merangkai sial dan mujur dalam satu halaman. Semata-mata cinta yang hanya bisa membungkus ‘kematian’ dan ‘kehidupan’ dalam satu kemasan! Top markentop, love never fails!
Aaahhh! Dapatkah dikau rasakan cinta itu dalam dinamika hidupmu? Kala ‘pahit’ berasa ‘manis’ pada waktu bersamaan? Kala ‘gelap’ memberi ruang untuk melihat seberkas sinar? Kala ‘sakit’ mendatangkan kesembuhan? Kala, kala, kala… Jika ‘kala’ itu tak dapat dicerna, ingat Adinda itu tunangan-Nya. Dia jatuh cinta kepada Adinda seorang! Selamat menikmati cinta dalam hidup yang singkat di bawah sengat matahari. (nsm)
![]() |
NSM adalah seorang awam yang bak musafir yang senantiasa merindukan Air Hidup di padang pasir nan tandus walau hanya setetes.
Telah terbit buku “Misteri Romantika Ilahi” karya NSM |
Image by Ylanite Koppens from Pixabay




