506. Cinta Tanpa Suara

“Pemberontakan di Taman Eden seakan meruntuhkan semua impian-NYA, namun hati Sang BAPA tak pernah berubah. Bulan memeluk malam, bintang berbisik lembut, angin membawa pesan tanpa suara. Hanya hati yang merindu yang mampu memeluk cinta tanpa kata-kata.” The first rebellion terjadi di dalam rumah-NYA, bagai pemberontakan anak-anak terhadap Sang Kepala Keluarga. Kehadiran mereka di tengah rumah…

505. Hate to Say Good Bye!

“Cinta pertama di Eden berakhirlah sudah, relasi terluka parah. Namun hati-NYA tidak berubah, meski harus menunggu sepanjang sejarah. Sang BAPA tetap menanti dengan tangan ramah, siap menyambut Adinda yang pulang kembali ke rumah.” Aaahhh… dasar manusia tidak tahu dirasa. Adam dan Hawa memilih berpaling dari Sang ADA, meninggalkan pelukan kasih dan bermain-main dengan api asmara….

Janganlah Meniru yang Jahat, Melainkan yang Baik

3 Yohanes 1:11aSaudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Ada kecenderungan kita meniru atau melakukan sesuatu dengan mencontoh apa yang dilakukan orang. Juga tanpa disadari ada yang meniru apa yang kita lakukan. Kehidupan saling memberi pengaruh. Itulah sifat alami kita. Mudah meniru dan melakukan sesuatu yang buruk. Tetapi sebaliknya begitu sulit meniru…

Berbagi Contoh Hidup

Filipi 4:9Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu. Banyak orang berkata, “Jangan lihat apa yang kulakukan, tapi dengarkanlah apa yang kukatakan.” Tentu ini ada benarnya, sebab kita…

504. Universal Divorce

“Cinta-lah landasan relasi dari awal segala kisah. Namun cinta pertama berakhir duka, berulang kali ternoda, dari Eden hingga Babel. Meski luka menikam kalbu, DIA tetap menunggu, sebab cinta sejati tak pernah membeku” Jika in the beginning tidak ada agama, tiada ritual, apalagi prosesi korban untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta, maka bagaimana digambarkan relasi manusia dengan-NYA?…

503. Talak Tiga!

“Dari Eden hingga Babel, riwayat manusia terjalin dalam drama cinta dan pengkhianatan. Namun, Sang Kekasih SEJATI tak pernah melupakan tunangan-NYA, manusia. Di Babel peradaban dipersilakan berjalan sendiri. Namun, gema rencana-NYA tetap berdenyut di balik gulungan waktu. Jalan buntu ataukah Kerajaan-NYA akan tersingkap dalam bentuk horizon baru?” Entah bagaimana mula kisahnya, hingga DIA berkeputusan menciptakan Adam…

502. Communion

“Sedari Eden, kerinduan-NYA ‘curhat’ dari hati ke hati. Bukan hubungan kaku melalui ritual baku. Communion yang tak mengenal sekat dan perantara, di mana hidup kekal berarti terus mengenal Sang Kekasih SEJATI.” Bagaimana jika di balik berbagai agama, keyakinan, dan aneka isme/ paham yang bertebaran di abad ke-21, sesungguhnya tidak lahir dari benih ide murni manusia?…

501. Aturan Main

“Ketika manusia menulis aturan main, yang kudus dipaksa tunduk pada ritual buatan manusia. Tanpa tarian-NYA, Eden menjauh, dan misteri Babel pun lahir dalam bentuk agama.” Aaahhh, kalender dinding dengan berat hati diturunkan. Walau setiap hari begitu bermakna, namun kini tinggal sebatas kenangan. Memori masa lalu tak mungkin diulangi, yang sudah terjadi tak dapat diralat kembali….

500. Utopia Dystopia

Di balik bangunan megah Menara Babel tersembunyi misterius sebuah gagasan: ide tentang kemandirian, keyakinan manusia mampu kembali menyentuh ranah Taman Surga. Dengan kekuatan sendiri, manusia yakin mampu membalikkan peristiwa Eden yang menyakitkan. Diusir paksa meninggalkan alam istimewa, alam berdimensi tiada duanya, suasana persilangan antara bumi dan surga. Surga terasa di bumi, bumi pun bernafas di…

Yang Membawa Damai, Akan Disebut Anak-anak Allah

Matius 5:9“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” Siapapun ingin hidup tenteram dan damai. Sumber damai ada di dalam Tuhan. Damai kita dapatkan jika kita bersama Dia dengan status kita sebagai anak-anak-Nya. Hendaklah status kita sebagai anak-anak Allah senantiasa nampak dan semakin nyata melalui apa yang kita bawa dan berikan kepada…

499. Woke Culture

Kerajaan Agama berkembang pesat sejak diproklamasikan di peristiwa Menara Babel. Nilai-nilai Kekristenan telah mempengaruhi peradaban Barat secara signifikan selama ratusan tahun. Pengaruh itu bertahan hingga kini, meski jumlah penganut kian menyusut dan mulai menjauh dari akar rohaninya. Dimulai dari komunitas kecil di Yerusalem pada awal abad pertama, namun setelah diakui sebagai agama negara pada abad…

Miliki Sikap yang Patut & Benar Terhadap Uang

Ibrani 13:5Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau. Selalu menarik berbicara tentang uang. Banyak orang mengaitkan uang sebagai ukuran status sosial dalam masyarakat di mana dia berada. Uang selalu dicari dan dirindukan……