94. ‘Divine Fiancee’

Viewed : 717 views

Terlalu indah itu nyata, too good to be true. Allah jatuh cinta kepadaku. Apakah ini hanya mimpi di siang bolong? Hati-Nya terpikat kepada Adinda seorang. Apakah ini hanya sekedar ceritera isapan jempol?

Allah itu Sang Pencipta, yang lainnya adalah makhluk ciptaan. Hanya Dia yang cukup dan puas dengan diri-Nya sendiri, yang lain bergantung kepada-Nya untuk terus hidup. Dia tak membutuhkan apapun (sekecil apapun) dari luar diri-Nya, sebaliknya makhluk ciptaan. Hanya Dia yang Maha Tahu, tak ada yang tersembunyi baik yang lalu, sekarang, maupun yang akan datang. Allah yang seperti inilah yang mengatakan: dikau itu kekasih-Ku!    

Love & trust, Dia cintai dan percaya akan dikau! Bagaikan Dia bersabda: ‘kredebilitas-Ku, nama-Ku, dan sukacita-Ku, masa depan-Ku semuanya Ku-gantungkan kepada ketulusan cintamu.’ Aaahhh yang bener? Masakan Sang Pencipta bertindak senaif itu? Maaf, kayaknya Dia masih hijau dalam hal cinta! Memangnya Dia tak tahu kalau aku payah?

Kalau sudah dilanda cinta, memang bisa mabuk kepayang. Otak tak jalan, emosi melambung telan akal, namun mata berbinar-binar jika bertemu kekasihnya. Dunia rasanya ikut berseri-seri, semuanya riang. Ooo cinta.

”Pernahkah kau rasakan Kau dilanda cinta Begitu indahnya Dan tak mudah terlupa
Hidupmu serasa bahagia Karena cinta Dunia indah berseri Seakan ikut mengalami.” ( ‘Karena Cinta’ by Koes+)

Cinta memang indah. Cinta sungguh sulit dipahami. Cinta sarat teka teki. Misteri cinta jauh bermula sebelum lakon Adam Hawa tampil. Cinta bisa menjelma menjadi ganas tak logis. Karena cinta Sangkuriang kerja keras membangun danau raksasa dan perahu hanya satu malam. Demi apa? Demi cintanya kepada Dayang Sumbi yang adalah ibu kandungnya. Masyaallah, bisa begitu ya?

Kenal dengan Taaj Mahal? Bangunan megah di pinggiran sungai Yamuna di kota Agra, India. Bangunan putih megah itu terpilih sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia versi lama. Selesai dibangun tahun 1632 oleh kaisar Mughal, Shah Jahan. Dari jauh kelihatannya sebagai sebuah bangunan masjid nan elok dipandang mata. Siapa nanya, kalau itu adalah sebuah makam yang diperuntukkan bagi istri yang paling dicintai, Mumtaz Mahal. Hasil karya cinta memang fenomenal.

Wow wowo wow! Bukan saja Dia mencintai dikau, tapi Adinda itu tunangan-Nya! Divine Fiancee, tunangan ilahi! Tunangan dalam budaya Yahudi berarti itu sudah sah, resmi, legal, menjadi istri!  Ingat status tunangan Yusuf dan Maria. Bagaimana Yusuf berpikir untuk menceraikan Maria karena dia sadar Maria telah hamil!

Beginilah firman TUHAN: “Di manakah gerangan surat cerai ibumu tanda Aku telah mengusir dia? (Yesaya 50:1) 

Dalam hubungan cinta yang pelik, nabi Yesaya ungkapkan jeritan kalbu Sang Cinta. Allah mengingatkan bahwa umat pilihan itu sudah jadi istri yang sah dari yang Maha Kuasa. Bukan saja tunangan tapi secara de jure Adinda itu istri kesayang yang Mulia! Dia pegang surat nikahnya! Dan kitab Wahyu lebih romantis menyebut Adinda sebagai ‘penganten perempuan’. Aaahhh, sejauh itukah Allah bertindak? Too good to be true! (nsm)

NSM adalah seorang awam yang bak musafir yang senantiasa merindukan Air Hidup di padang pasir nan tandus walau hanya setetes.


Telah terbit buku “Misteri Romantika Ilahi” karya NSM

Image by 680451 from Pixabay

Comments

comments