168. ’Halusinasi Rohani’

Suatu keajaiban. Kisah yang mencengangkan. Ketika belum ada ciptaan. Yang ada hanya Tarian Agung Ilahi, kesempurnaan Tritunggal dalam communion dan persekutuan. Mulia. Jaya. Megah tiada tara. Kemudian… Tak tahu itu bagaimana kejadiannya. Tersembunyi awal ceriteranya. Siapakah yang tahu alasannya? Rahasia! Hanya Dia yang tahu apa alasannya. Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang…

167. ’The Divine Great Dance’

Jauh di seberang semesta. Kala ‘waktu’ belum ada. Alam belum tercipta. Langit dan matahari belum ada. Ketika tidak terdengar suara apa-apa. Singkatnya, belum ada apa yang disebut ‘ada.’ Yang ada hanya Sang Ada. Tritunggal Yang Maha Kudus berdendang ria dalam ikatan kasih tiada tara. Tarian cinta. Tarian harmonis. Irama ikatan saling mencintai antara Sang Bapa,…

166. ’The Two Roads’

Two roads diverged in a wood, and I— I took the one less traveled by, And that has made all the difference. (Robert Frost) Dua jalan bercabang di hutan, dan aku— Aku ambil jalan yang jarang dilalui, Dan itu telah membuat semuanya jadi berbeda. Perjalanan hidup ini, sejatinya adalah perjalanan hati. Setiap orang harus menjalani….

165. ’The Wild Longing’

It’s in Christ that we find out who we are and what we are living for. (Efesus 1:11, the Message. Terjemahan bebas: Di dalam Sang Cinta-lah, kita mengetahui siapa dan untuk apa kita ada.) Telah banyak ditulis tentang apa yang terjadi di Taman Sorga. Berjubel doktrin jelaskan kisah Adam dan Hawa. Sebagian anggap itu hanyalah…

164. ‘The Deepest Secret’

Taman Sorga, TKP perselingkuhan manusia pertama (Hosea 6:7). Itu ‘love affair’ dahulu kala. Dampaknya terasa sepanjang masa. Kita semuanya, terperangkap dalam ceriteranya. Kisah kekasih tidak setia. Tak bisa dipegang kata. Aku dan dikau pengkhianat cinta. Hati mendua. Tinggalkan cinta pertama. Dan Dia diam, walau terluka. Karena cinta-Nya, Dia persilakan Adam dan Hawa untuk hidup dengan…

163. ’Love Never Dies’

‘A Lucifer Fall,’ pekik Eugene H. Peterson (penterjemah Alkitab versi bahasa Inggris Kontemporer, the Message, dari Wahyu 2:4,5). Jitu dia menggambar situasi. Masalah penyakit kronis rohani. Ibadah dan ritual tinggal basa basi. Karena cinta telah sirna dari hati. Manakala cinta dikhianati. Bukankah, kesuksesanpun tak berarti? Keberuntungan tak lagi dicari. Sia-sia semua prestasi. Di tengah riuh…

162.’A Lucifer Fall!’

Aku dan dikau itu hasil karya cinta. Setiap kepribadian terbentuk dengan sentuhan mesra. Tiap-tiap tikungan perjalanan hidup bagian dari romantika. Waktu merangkai semuanya untuk mewujudkan karya renjana. Adakah yang dirindukan dari dikau selain asmara? Simple love. Cinta sederhana. Itu bak setulus cinta anak remaja. Polos. Putih. Bersih. Cinta yang apa adanya. Tidak hasil rekayasa. Apa…

161. ’Simple Love’

Sahabat! Penciptaan manusia itu dengan cinta, dalam cinta, dan untuk cinta. Tindakan Allah semuanya didasari dengan cinta (Efesus 1:5). Segala sesuatu ada itupun karena cinta-Nya. Tak ada satupun tindakan-Nya yang tidak berdasarkan cinta. Dia adalah sumber dari segala cinta. God is Love. (1 Yohanes 4:8, NIV) Tak terbayang Allah bertindak di luar jati diri-Nya. Karena…

160.’Cinta Usang’

Sahabat! Ada yang mengatakan peristiwa di Eden sebagai tragedi kehidupan. Itu menjadi sumber bencana dalam peradaban. Akar dari segala kemalangan. Kesengsaraan. Kesusahan. Penderitaan. Tangisan. Kesalahpahaman. Perpecahan. Permusuhan. Peperangan. Sakit yang tak tersembuhkan. Yang unjung-ujungnya. Pada akhirnya. Semuanya akan menuju kematian! Itu tak terelakkan. Tak terhindarkan. Dunia orang mati tak akan pernah berkata: ‘Maaf, sudah cukup!…

159.’Cinta Memang Gila’

Nasi sudah jadi bubur. Waktu tak mungkin lagi diundur. Dikau dan aku tak bisa lagi kabur. Bukan hanya basah, semua telah tercebur. Sudah terlanjur. Di Eden, tarian hidup telah dimainkan. Ritme telah ditentukan. Semua sudah dalam ‘lumpur.’ Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati…

158.’Penggoda Cinta’

Sejatinya, cinta itu adalah pilihan. Cinta tumbuh mekar dalam kebebasan. Dia tak dapat dipaksakan. Cinta sering datang di luar kebiasaan. Sejujurnya, cinta itu kepercayaan. Setia walau kekasih tak kelihatan. Apa boleh buat. Pilihan telah bulat. Adam terperangkap dalam rayuan. Ia terjebak godaan. Ikuti bujukan. Cinta dikhianati. Tak setia kepada janji. Akibatnya tidak hanya kepada dia…

157.’Rayuan Maut’

Sahabat! Kisah ini sudah dari sejak purba kala. Riwayat terjadi di Taman Sorga. Tak ada yang sangka. Bagaimana itu bisa diduga. Kemana harus bertanya. Seumpamapun dikau ada di sana. Seandainya dikau dapat berbicara. Sila protes kepada Adam dan Hawa. Ayo yo yo, bersuara! Mengapa diam seribu bahasa? Kira-kira apa yang dikau akan kata? Hidup di…