Kesadaran membuat insan itu manusia. Kemampuan berpikir membuat manusia berbeda dengan makhluk lainnya. Setiap individu terlahir dengan derajat kebebasan tiada duanya. Kebebasan untuk menentukan ‘mau kemana.’ Itu tersimpan dalam DNA. Ciri unik setiap manusia. Hak istimewa sejak purbakala. Di Eden Adam dan Hawa begitu. Sekarangpun dikau tidak berbeda seperti itu. Tidak ada di lainnya. Itu…
Category: Cinta
195. ’Rindu Pulang’
Kesadaran akan lingkungan sekitar. Kewarasan dalam mengalisa alam. Itu membuat manusia pintar. Cerdas sehingga bertahan hidup di alam liar. Manusia satu-satunya makhluk yang merasa paling pakar. Bukan saja ada kemampuan untuk merealisasikan yang samar-samar. Namun juga ada kecerdasan untuk berkelakar. Pintar, berkelakar, dan jangan lupa, pandai pula bermain gitar. ‘Aku berpikir. Maka aku ada!’ Keberadaan…
194. ’Hai Aku Ada!’
Kesadaran membuat kita tahu fakta itu adalah nyata. Khayalan dan kenyataan itu dua hal yang berbeda. Walau mimpi kerap terasa aktual, tapi itu terjadinya dalam dunia maya. Imajinasi membuat manusia kreatif. Angan-angan membentuk kehidupan ini terasa bergairah. Namun, hidup dalam kenyataanlah yang menentukan keberlangsungan peradaban di dunia. Kemampuan membedakan inilah yang membuat kita menjadi manusia….
193. ’Self Consciousness’
Hujan deras malam ini. Suasana mencekam, bulu kuduk terasa berdiri. Badan menggigil tak terkendali. Ruangan ini sempit sekali. Hanya cukup untuk satu orang duduk dan yang lainnya berdiri. Lampu remang-remang dan aku duduk sendiri. Ruangan pengap jauh dari wangi. Perasaan campur aduk antara takut dan segera ingin lari. Suara langkah sepatu jelas menghampiri. Jantungku berdetak…
192. ’Simuleh Karaben’
Apa hendak dikata. Ini sudah terjadi. Fakta di depan mata. Itulah simula jadi. Adam dan Hawa diusir dari taman sorga. Sorga di dunia telah hilang entah ke mana. Oooh nasib. Generasi berikutnya sama saja. Semuanya hidup di dunia. Di dunia untuk hidup harus bekerja. Dari anak-anak hingga dewasa. Di masa tua juga tidak berbeda. Semua…
191. ’The Millennial Deception’
Membaca kisah dalam Kejadian pasal 3 terasa hati pilu. Berbagai pertanyaan menyerang kalbu. Bagaimana tega Hawa dan lalu Adam dibiarkan tertipu. Bak anak remaja polos mereka termakan pengharapan palsu. Termakan janji cinta semu. Itu bak pertandingan tak sebanding antara PSSI vs MU. ‘Yes, itu pertandingan yang tak setimpal,’ pikirku. Mereka bertekuk lutut tak berdaya oleh…
190. ’php’
Semua yang terjadi. Peristiwa di bawah matahari. Kejadian di bumi. Seluruhnya dapat ditelusuri. Walau rumit masih bisa dikenali. Akar dari semula jadi. Asal usul mengapa ini begitu dan kok itu begini. Masalah yang tak terlepas dari kodrat insani. Seumur hidup dari lahir hingga mati. Hidup sejenak disini. Bak tarikan nafas tak terasa hanya sejauh ujung…
189. ’The Unseen War’
‘True Story?’ Begitulah! Bisa jadi ini dapat dianggap terlalu gegabah. Manusia pertama terkecoh mentah-mentah. Bagaimana nieh, ini susah! Apalagi bagi generasi kini yang lebih tertarik dengan yang mudah-mudah. Dalam kitab suci di halaman-halaman pertama. Itu dihiasi cerita. Drama mengenaskan sejoli tulus kena dusta! Dan itu terjadi di Taman Sorga. Sorga di dunia! Adam dan Hawa…
188. ’Virtual Reality’
Apa boleh buat. Tak lagi bisa didebat. Apalagi diralat. Walau boleh-boleh saja tak sependapat. Tak ada yang melarang untuk tutup mata rapat-rapat. Tak peduli apa yang dilihat. Anggap itu hanya hikayat. Dongeng bagi generasi melenial itupun sudah tidak tepat. Ceritera dengan ancaman kualat. Namun, bisa itu akan jadi lebih selamat. Lebih sehat. Lebih bermanfaat. Jika…
187. ’Seeing the Unseen!’
Bermula ketika Adam dan Hawa tercipta. Berdua hidup di Taman Eden bak sorga. Mereka hidup di dunia tapi bak nirwana. Tak ada siapa-siapa. Hanya dua insan di seluruh alam semesta. Sejoli saling jatuh cinta. Hidup mesra. Setiap tegor sapa. Saban kedipan mata. Senyuman. Semuanya adalah ungkapan. Hati yang membara dengan cinta. Hari demi hari berlalu….
186. ’Dunia Lika Liku’
Siapakah yang masih percaya? Adakah kisah ini masuk logika? Jika dikata. Lihat fakta. Narasi dari dahulu kala. Bahwa di masa-masa belum ada dosa. Saat hanya tahu jujur bicara. Bicara apa adanya. Polos tak mengada-ada. Semua indah tak terkira. Itulah hidup mula-mula. Di Eden Adam dan Hawa. Berdua hidup mesra. ULAR adalah binatang yang paling cerdik…
185. ’Mengejar Asap!’
‘The greatest tragedy in life is not death, but a life without a purpose.’ (Myles Munroe: Tragedi terbesar dalam hidup bukanlah kematian, tetapi hidup tanpa tujuan) Ups! Tragedi terbesar? Boleh sepakat. Sila tak sependapat. Namun, perhatikan apa yang dicatat! Digoreskan agar dikau ingat. Catatan hidup yang singkat. Pengamatan oleh seorang ternama sejagat. Ditulis dengan tinta…