Apa boleh buat. Tak lagi bisa didebat. Apalagi diralat. Walau boleh-boleh saja tak sependapat. Tak ada yang melarang untuk tutup mata rapat-rapat. Tak peduli apa yang dilihat. Anggap itu hanya hikayat. Dongeng bagi generasi melenial itupun sudah tidak tepat. Ceritera dengan ancaman kualat. Namun, bisa itu akan jadi lebih selamat. Lebih sehat. Lebih bermanfaat. Jika…
Category: Cinta
187. ’Seeing the Unseen!’
Bermula ketika Adam dan Hawa tercipta. Berdua hidup di Taman Eden bak sorga. Mereka hidup di dunia tapi bak nirwana. Tak ada siapa-siapa. Hanya dua insan di seluruh alam semesta. Sejoli saling jatuh cinta. Hidup mesra. Setiap tegor sapa. Saban kedipan mata. Senyuman. Semuanya adalah ungkapan. Hati yang membara dengan cinta. Hari demi hari berlalu….
186. ’Dunia Lika Liku’
Siapakah yang masih percaya? Adakah kisah ini masuk logika? Jika dikata. Lihat fakta. Narasi dari dahulu kala. Bahwa di masa-masa belum ada dosa. Saat hanya tahu jujur bicara. Bicara apa adanya. Polos tak mengada-ada. Semua indah tak terkira. Itulah hidup mula-mula. Di Eden Adam dan Hawa. Berdua hidup mesra. ULAR adalah binatang yang paling cerdik…
185. ’Mengejar Asap!’
‘The greatest tragedy in life is not death, but a life without a purpose.’ (Myles Munroe: Tragedi terbesar dalam hidup bukanlah kematian, tetapi hidup tanpa tujuan) Ups! Tragedi terbesar? Boleh sepakat. Sila tak sependapat. Namun, perhatikan apa yang dicatat! Digoreskan agar dikau ingat. Catatan hidup yang singkat. Pengamatan oleh seorang ternama sejagat. Ditulis dengan tinta…
184. ’The Greatest Tragedy’
Dari Taman Eden daku dan dikau telah ditendang. Entah bagaimana. Ini fakta. Eden telah hilang. Pahit. Penyakit merajalela. Nestapa di mana-mana. Itulah dunia sekarang. Nasib mujur dan sial, sama saja. Kaya miskin juga tidak berbeda. Cepat atau lambat, semua akan pergi ke ujung ‘sana.’ Pergi ke antah berantah di balik cakrawala. Di luar Eden, daku…
183. ’Life Purpose’
Keberadaan manusia di dunia memang misterius. Siapakah yang ada waktu untuk memikirkan itu secara serius? Kebanyakan ikut saja dan jalan terus. Tidak sadar bahwa ‘kebanyakan’ itu belum tentu jalan yang lurus. Sebagian lainnya tak pernah puas-puas. Tak henti berpikir terus menerus. Hingga sampai pada kesimpulan bahwa asal usulnya dari semacam virus! Logika terus menganalisa mengapa…
182. ’Teka Teki Kehidupan’
Shadow of the reality, bayangan dari apa yang akan terjadi. Apa yang dialami sekarang ini akankah seperti itu nanti? Lika liku hidup sekarang, bak pantulan gema, apa yang kelak dialami. Dunia yang akan datang terlihat samar-samar kini. Kisah taman Eden itu riwayat setiap insani. Sebagaimana Adam dan Hawa alami begitu jugalah setiap insan akan lalui….
181. ’Shadow of the Reality’
Sejarah hidup setiap insan. Riwayat pada tiap-tiap zaman. Semuanya tersangkut kisah asmara. Ini bukanlah legenda. Apalagi sekedar roman picisan. Sadar ataupun tidak. Mengerti ataupun alpa. Siuman ataupun terlena. Sejatinya, kehadiranmu adalah peristiwa ‘a love affair!’ Romantika ilahi yang membara. Di Eden, narasinya bermula dengan kisah percintaan. Cerita tentang cinta yang menyesakkan. Asmara tanpa diucapkan. Tapi…
180. ’Divine’s Love Affair’
Penciptaan alam semesta. Galaksi dan tata surya. Dunia dan akhirnya manusia. Segenapnya itu ekspresi cinta. Cinta yang membara. Dirajut. Diukir. Setiap elemen. Setiap pola. Seluruhnya dikerjakan dengan teliti tanpa cacat cela. Terkait satu dengan lainnya dalam irama harmoni tak terduga. Bak tenunan benang warna warni membentuk permadani indah tak terkira. Dan hasilnya? Karya cinta senantiasa…
179. ‘Divine Mystery’
Hidup ini dipenuhi misteri. Perjalanan setiap insan bak teka-teki. Kadang belok kanan lalu ke kiri. Namun bisa juga tiba-tiba mendaki! Kemudian terhempas lemas terhenti. Tidak ada yang pasti. Nanti? Siapa yang dapat menduga apa yang akan terjadi. Pagi ini segar bugar sehat walafiat. Siang sudah ada di ruang gawat darurat. Hari ini sahabat. Esok jadi…
178. ’A Profound Mistery’
Sahabat! Kisah yang telah kita baca, bermula jauh sebelum dikau ada. Narasinya dirancang lebih dini dari masa. Storinya dibuat lebih awal dari alam semesta. Sebelum ada apa-apa, dikau sudah ada di hati-Nya (Efesus 1:4). Misteri ini dibungkus dalam metafora drama cinta. Haru birunya romantika cinta anak manusia. Cerita ini penuh rahasia. Terselubung rapat sejak purba…
177. ’The Divine Loss’
Bagaimanakah ini dapat diungkapkan? Dengan apakah dapat dikisahkan? Kosa kata tak cukup banyak untuk merangkai. Deretan kalimat pun angkat tangan walau hanya sekedar menganda-andai. Sekaliber sastrawan William Shakespeare pun kelihatan jadi kurang pandai. Ini tentang hati-Nya yang telah berabad-abad diabai. Allah Kehilangan! Walau dikau dapat belajar dari pengalaman orang lain. Sanggup menganalisanya. Memahami secara psikologi…