200. ’A Painful World’

Hidup di luar Taman Sorga. Itu pilihan Adam dan Hawa. PIlihan yang dibuat akibat tipu daya. Dusta yang membelokkan makna cinta. Alih-alih asmara berbuah manis semata. Kasih mesra ternyata justru berujung nestapa. Rasa sakit yang tak terkira. Kesusahan yang dapat berakibat malapetaka. Hilang nyawa. Itulah nasib setiap manusia. Pengalaman manusia pertama. Sakit bersalin, sakit yang…

199. ’Love Hurts’

Hidup ini bak mimpi buruk dalam kenyataan. Segera ingin sadar dari impian. Terbangun dari tidur yang menyakitkan. Terlepas dari beban yang tak diharapkan. Karena justru yang ditakutkan. Hal-hal yang dikhawatirkan. Dirisaukan. Itu semua antri terjadi dalam keseharian. Yang satu belum terselesaikan. Belum lagi kelar terjadi dalam kehidupan. Yang lain sudah buru-buru masuk dalam antrian. Sungguh!…

198. ’The Lonely Planet’

Tidak ada yang abadi. Semua akan mati. Walau ingin hidup seribu tahun lagi. Apa daya, tak ada yang terkecuali. Semua yang bernyawa pasti akan angkat kaki. Entah dikau rela ataupun acuh tak peduli. Itulah nasib hidup di bawah matahari. Dulu begitu. Kinipun tak berubah seperti itu. Dan terus akan berlaku. Hingga waktu berlalu. Bumi bukanlah…

197. ’Born 2 Die’

Dunia ini tempat konflik tak berkesudahan. Bernapaspun dalam aroma permusuhan. Perangnya tidak mengenal belas kasihan. Tak ada iba terhadap lawan. Ini perang habis-habisan. Tidak ada yang disisakan. Pertempuran yang melelahkan. Berlangsung sejak purba. Hingga berakhir masa. Dari satu generasi ke genarsi berikutnya. Tak henti. Tak tahu jedah. Tak pernah kehabisan amunisi. Semua turut berpartisipasi. Entah…

196. ’Coup d’etat’

Kesadaran membuat insan itu manusia. Kemampuan berpikir membuat manusia berbeda dengan makhluk lainnya. Setiap individu terlahir dengan derajat kebebasan tiada duanya. Kebebasan untuk menentukan ‘mau kemana.’ Itu tersimpan dalam DNA. Ciri unik setiap manusia. Hak istimewa sejak purbakala. Di Eden Adam dan Hawa begitu. Sekarangpun dikau tidak berbeda seperti itu. Tidak ada di lainnya. Itu…

195. ’Rindu Pulang’

Kesadaran akan lingkungan sekitar. Kewarasan dalam mengalisa alam. Itu membuat manusia pintar. Cerdas sehingga bertahan hidup di alam liar. Manusia satu-satunya makhluk yang merasa paling pakar. Bukan saja ada kemampuan untuk merealisasikan yang samar-samar. Namun juga ada kecerdasan untuk berkelakar. Pintar, berkelakar, dan jangan lupa, pandai pula bermain gitar. ‘Aku berpikir. Maka aku ada!’ Keberadaan…

194. ’Hai Aku Ada!’

Kesadaran membuat kita tahu fakta itu adalah nyata. Khayalan dan kenyataan itu dua hal yang berbeda. Walau mimpi kerap terasa aktual, tapi itu terjadinya dalam dunia maya. Imajinasi membuat manusia kreatif. Angan-angan membentuk kehidupan ini terasa bergairah. Namun, hidup dalam kenyataanlah yang menentukan keberlangsungan peradaban di dunia. Kemampuan membedakan inilah yang membuat kita menjadi manusia….

193. ’Self Consciousness’

Hujan deras malam ini. Suasana mencekam, bulu kuduk terasa berdiri. Badan menggigil tak terkendali. Ruangan ini sempit sekali. Hanya cukup untuk satu orang duduk dan yang lainnya berdiri. Lampu remang-remang dan aku duduk sendiri. Ruangan pengap jauh dari wangi. Perasaan campur aduk antara takut dan segera ingin lari. Suara langkah sepatu jelas menghampiri. Jantungku berdetak…

192. ’Simuleh Karaben’

Apa hendak dikata. Ini sudah terjadi. Fakta di depan mata. Itulah simula jadi. Adam dan Hawa diusir dari taman sorga. Sorga di dunia telah hilang entah ke mana. Oooh nasib. Generasi berikutnya sama saja. Semuanya hidup di dunia. Di dunia untuk hidup harus bekerja. Dari anak-anak hingga dewasa. Di masa tua juga tidak berbeda. Semua…

191. ’The Millennial Deception’

Membaca kisah dalam Kejadian pasal 3 terasa hati pilu. Berbagai pertanyaan menyerang kalbu. Bagaimana tega Hawa dan lalu Adam dibiarkan tertipu. Bak anak remaja polos mereka termakan pengharapan palsu. Termakan janji cinta semu. Itu bak pertandingan tak sebanding antara PSSI vs MU. ‘Yes, itu pertandingan yang tak setimpal,’ pikirku. Mereka bertekuk lutut tak berdaya oleh…

190. ’php’

Semua yang terjadi. Peristiwa di bawah matahari. Kejadian di bumi. Seluruhnya dapat ditelusuri. Walau rumit masih bisa dikenali. Akar dari semula jadi. Asal usul mengapa ini begitu dan kok itu begini. Masalah yang tak terlepas dari kodrat insani. Seumur hidup dari lahir hingga mati. Hidup sejenak disini. Bak tarikan nafas tak terasa hanya sejauh ujung…

189. ’The Unseen War’

‘True Story?’ Begitulah! Bisa jadi ini dapat dianggap terlalu gegabah. Manusia pertama terkecoh mentah-mentah. Bagaimana nieh, ini susah! Apalagi bagi generasi kini yang lebih tertarik dengan yang mudah-mudah. Dalam kitab suci di halaman-halaman pertama. Itu dihiasi cerita. Drama mengenaskan sejoli tulus kena dusta! Dan itu terjadi di Taman Sorga. Sorga di dunia! Adam dan Hawa…