Kamu tidak akan percaya. Apa yang dilihat mata. Dan juga tidak akan yakin apa yang didengar. Rasanya itu mustahil benar. Andai saja Sahabat tertidur panjang. Bak nyenyak sangat bukan alang kepalang. Walau terbuai tidak selama di film animasi Sleeping Beauty. Hanya beberapa bulan terlewati. Dan engkau akan terkejut layaknya terbangun dari mimpi. Secepat ganti pakaian….
Category: Cinta
244. ’Dorongan Besar’
Wabah telah merubah segala-galanya. Tidak ada lagi yang sama. Yang dulu-dulu mungkin ada di masanya begitu berjaya. Menjadi idaman kaum remaja. Kiblat tanda achievement para anak muda. Obsesi kaum eksekutif muda. Karena menjadi inspirasi sukses dalam bekerja. Sekarang itu telah sirna. Bak lampu teplok kehilangan nyala. Dan akhirnya dilupakan begitu saja. Akankah kejayaan masa lalu…
243. ’Transformasi Akbar’
Cepat nian perubahan ini. Semua bidang diatur kembali. Tidak ada yang terkecuali. Tidak ada yang dapat membela diri. Yang bandel mencoba tetap berdiri. Semua dilibas bak sekehendak hati. Seluruhnya direka ulang lagi. Perubahan kilat bak ganti pakaian. Tiba-tiba bangun laksana sudah ada di dunia lain. Dunia bak terasa ada dalam mimpi. Semuanya terasa asing sekali….
242. ’Momentum Perubahan’
Walau sudah berbulan-bulan. Sejak si Corona muncul di Wuhan. Belum juga ada tanda-tanda si virus dapat ditaklukkan. Malahan, beberapa daerah kembali memberlakukan pembatasan gerak yang kembali menghantam roda perekonomian. Seolah-olah sekarang kembali lagi seperti permulaan. Layaknya tidak ada kemajuan yang signifikan. Berjalan di tempat dalam menghadapi mahkluk tidak kelihatan. Tadinya terasa sudah mulai ada harapan….
241. ’Revolusi Peradaban’
Apa boleh buat. Daku dan dikau tidak lagi saatnya begitu saja taat. Apa lagi percaya apa pun yang dilihat. Janganlah berita apapun ditelan bulat-bulat. Ayo gunakan akal sehat. Agar tidak tersesat. Karena apa yang didengar belum tentu benar. Walau penyataan itu datang dari para pakar. Tetaplah gunakan nalar. Agar jalan tidak kesasar. Setiap insan manusia…
240. ’Lompatan Besar’
Ini era informasi. Hampir tidak ada lagi yang tersembunyi. Semua terbuka bagi yang mencari. Bak semua terang benderang di bawah sinar matahari. Hanya dengan satu ‘click’ data sudah tersaji. Bagi yang haus akan mendapati. Bahwa sesungguhnya, dunia telah berada di ujung jari. Siap-siap jika informasi datang bertubi-tubi. Menghujani kalbu tak henti-henti. Kabar baru datang silih…
239. ’Quantum-Leap Changes’
Sudah lebih 9 bulan si Corona bertandang. Bak kuda liar lepas dari kandang. Semua aturan baku ataupun kebiasan dari dulu-dulu ditendang. Dibuat berantakan tak lagi sedap dipandang. Kehidupan sosial kemasyarakatan ada dalam fase panas dingin meradang. Tidak ada yang tahu kapan si virus akan pulang. Sudah dekat ataukah masih panjang? Ini masa-masa bak benang kusut….
238. ’Redirected by Corona’
Waktu begitu cepat berjalan. Sudah lewat 9 bulan. Ketika si Corona muncul di Wuhan. Hingga sekarang pun belum ketahuan. Kapan si virus akan dapat dikalahkan. Di seluruh dunia korban sudah jutaan. Dan tak terbilang banyaknya penderitaan. Bak dunia tengah dilanda sakit kandungan. Tanpa belas kasihan. Tidak ada yang dikecualikan. Entah dikau percaya ada Tuhan. Rajin…
237. ’A New Building’
Ini masa-masa yang menentukan dalam kehidupan umat percaya. Walau sebagian besar akan menganggap waktu-waktu ini biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa. Seperti yang terjadi sejak lama. Semua juga akan reda. Kembali seperti semula. Santai-santai saja. Begitulah kehidupan di dunia. Setelah didapat vaksin semua akan seperti sediakala. Akan tetapi! Ini perioda yang paling menyakitkan bagi kaum…
236. ’Perioda Turbulensi’
‘Sudah terjadi! Sudah terjadi! Sudah terjadi!’ Bak nabi Yeremia berteriak di pintu gerbang Bait Suci. Suaranya terdengar di seantero bait ilahi. Memperingatkan mereka yang hendak berbakti. Gagah. Lantang. Seorang diri! Walau suaranya mengganggu jamaah yang lagi khusuk beribadah di tempat suci. Sang nabi tidak peduli. Setiap yang lewat bertanya dalam hati. ‘Apa yang terjadi pada…
229. ‘Celebrating The Past’
Si Corona memang fenomenal. Ini wabah perdana yang mengusik kehidupan masyarakat secara global. Tidak ada yang kebal. Ataupun cukup andal. Luput dari si virus yang nakal. Kisah-kisah miris tersebar cepat di era digital. Sungguh bagi setiap individu ini pengalaman yang mahal. Negara kebingungan. Pula masyarakat sudah mulai bosan. Orang-orang sudah tidak betah dirumahkan. Kehidupan tidak…
228. ’Ilusi Cinta’
Wabah datang begitu gagah. Semua dilibas hingga menyerah. Dalam waktu yang singkat. Pola hidup sosial dibabat. Tak terkecuali ekspresi umat beragama pun diralat. Semua dipaksa untuk taat. Makhluk tak kasat mata sebegitu kuat. Lebih 7 milyar orang tunduk bulat-bulat. Menuju era baru yang si virus buat. Kebiasaan beribadah pun diubah. Sedih! Kali ini bak agama…