Akhirnya, manusia tercipta. Sejatinya, itu petualangan berbahaya. Tindakan berisiko tak terduga akibatnya. Kebebasan kehendak, free will, adalah anugerah tiada duanya. Namun itu juga sekaligus berpotensi menjadi sumber petaka. “Man is God’s risk!’ Kemampuan insan untuk memilih ternyata telah menjadi sumber bencana. Risiko bagi manusia. Siapa sangka? Terbukti! Ini bukan basa basi. Ini fakta! Sang Pencipta-pun,…
Category: Cinta
171. ’Divine Software’
Betapa uniknya manusia. Setiap orang khas dan berbeda. Bahkan si kembarpun tidak sama. Abang adik perangai tak serupa. Warna kulit, rambut, semua beragam rupa. Lebih dari 10 milyar manusia yang pernah ada, tak satupun yang mempunyai sidik jari yang sama. Keragaman yang begitu tak terkira. Itu seumpama Sang Maestro membubuhi warna dan goresan yang khas…
170. ’A Double Risk’
Selamanya ini mungkin akan tetap menjadi misteri. Mengapa Allah diam dengan peristiwa di Taman Ilahi? Rayuan maut, yang dengar kisahnya saja membuat nyeri hulu hati. Mengapa Hawa menjulurkan tangan dan tidak dihalangi? Bahkan Dia seolah tutup mata ketika Adam tentukan pilihan sendiri. Bukankah itu namanya Dia membiarkan manusia menyiksa diri? Aaahhh, mengapa Dia biarkan manusia…
169. ’A Spiritual Ecstasy’
Beban ini dipikul terlalu berat. Siapa yang tak tergagap-gagap. Tiap langkah begitu tersendat. Terasa ada rintangan yang menghambat. Kadang patah semangat. Apalagi jalan menanjak dan puncak tak pernah terlihat. Kaki seperti ada pemberat. Tiap langkah itu suatu perjuangan yang memeras keringat. Napas jadi sekarat. Kita seharusnya tak bertanggungjawab. Namun, aku dan dikau telah ambil sikap….
168. ’Halusinasi Rohani’
Suatu keajaiban. Kisah yang mencengangkan. Ketika belum ada ciptaan. Yang ada hanya Tarian Agung Ilahi, kesempurnaan Tritunggal dalam communion dan persekutuan. Mulia. Jaya. Megah tiada tara. Kemudian… Tak tahu itu bagaimana kejadiannya. Tersembunyi awal ceriteranya. Siapakah yang tahu alasannya? Rahasia! Hanya Dia yang tahu apa alasannya. Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang…
167. ’The Divine Great Dance’
Jauh di seberang semesta. Kala ‘waktu’ belum ada. Alam belum tercipta. Langit dan matahari belum ada. Ketika tidak terdengar suara apa-apa. Singkatnya, belum ada apa yang disebut ‘ada.’ Yang ada hanya Sang Ada. Tritunggal Yang Maha Kudus berdendang ria dalam ikatan kasih tiada tara. Tarian cinta. Tarian harmonis. Irama ikatan saling mencintai antara Sang Bapa,…
166. ’The Two Roads’
Two roads diverged in a wood, and I— I took the one less traveled by, And that has made all the difference. (Robert Frost) Dua jalan bercabang di hutan, dan aku— Aku ambil jalan yang jarang dilalui, Dan itu telah membuat semuanya jadi berbeda. Perjalanan hidup ini, sejatinya adalah perjalanan hati. Setiap orang harus menjalani….
165. ’The Wild Longing’
It’s in Christ that we find out who we are and what we are living for. (Efesus 1:11, the Message. Terjemahan bebas: Di dalam Sang Cinta-lah, kita mengetahui siapa dan untuk apa kita ada.) Telah banyak ditulis tentang apa yang terjadi di Taman Sorga. Berjubel doktrin jelaskan kisah Adam dan Hawa. Sebagian anggap itu hanyalah…
164. ‘The Deepest Secret’
Taman Sorga, TKP perselingkuhan manusia pertama (Hosea 6:7). Itu ‘love affair’ dahulu kala. Dampaknya terasa sepanjang masa. Kita semuanya, terperangkap dalam ceriteranya. Kisah kekasih tidak setia. Tak bisa dipegang kata. Aku dan dikau pengkhianat cinta. Hati mendua. Tinggalkan cinta pertama. Dan Dia diam, walau terluka. Karena cinta-Nya, Dia persilakan Adam dan Hawa untuk hidup dengan…
163. ’Love Never Dies’
‘A Lucifer Fall,’ pekik Eugene H. Peterson (penterjemah Alkitab versi bahasa Inggris Kontemporer, the Message, dari Wahyu 2:4,5). Jitu dia menggambar situasi. Masalah penyakit kronis rohani. Ibadah dan ritual tinggal basa basi. Karena cinta telah sirna dari hati. Manakala cinta dikhianati. Bukankah, kesuksesanpun tak berarti? Keberuntungan tak lagi dicari. Sia-sia semua prestasi. Di tengah riuh…
162.’A Lucifer Fall!’
Aku dan dikau itu hasil karya cinta. Setiap kepribadian terbentuk dengan sentuhan mesra. Tiap-tiap tikungan perjalanan hidup bagian dari romantika. Waktu merangkai semuanya untuk mewujudkan karya renjana. Adakah yang dirindukan dari dikau selain asmara? Simple love. Cinta sederhana. Itu bak setulus cinta anak remaja. Polos. Putih. Bersih. Cinta yang apa adanya. Tidak hasil rekayasa. Apa…
161. ’Simple Love’
Sahabat! Penciptaan manusia itu dengan cinta, dalam cinta, dan untuk cinta. Tindakan Allah semuanya didasari dengan cinta (Efesus 1:5). Segala sesuatu ada itupun karena cinta-Nya. Tak ada satupun tindakan-Nya yang tidak berdasarkan cinta. Dia adalah sumber dari segala cinta. God is Love. (1 Yohanes 4:8, NIV) Tak terbayang Allah bertindak di luar jati diri-Nya. Karena…