Sahabat! Kita ini karya masterpiece, dari Sang Pencipta. Maha karya dari Sang Maestro. Seakan-akan Allah mencurahkan ‘segala’ kemampuan-NYA untuk mewujudkannya. Tak berlebihan, kalau dikatakan karya masterpiece itu merupakan perwujudan diri Sang Maestro! Apakah karena itu manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kejadian 1:26)? Wow! Sepertinya manusia adalah gambar diri Allah sendiri. Manusia adalah perwujudan…
Category: Cinta
62. ‘The Missing Fellowship’
Beberapa waktu yang lalu, ada Sahabat yang bertanya: ‘dimanakah letak Taman Eden itu?’ Lantas, mengapa dan untuk apa Taman itu diciptakan? Apa yang khusus dan uniknya Taman ini kok begitu spesial sampai-sampai disebutkan pada ayat-ayat pertama Alkitab? Ngapain aja opa Adam kala dia seorang diri? Dan banyak lagi pertanyaan yang dapat ditambahkan. Sadar atau tidak!…
61. ‘Permanent Tattoo’
Sahabat! Bagaimana dengan tour imajinernya? Tentu akan bermunculan kisah inspirasi imajinatif ketika bertemu dengan Adam. Manusia pertama, nenek moyang semua manusia, the great great great… Bulang, Ompung, Opa Adam. Sayang seribu kali sayang! Alkitab saya ada 1350 halaman dan kisah Adam-Hawa hanya ada dalam 2 halaman lebih sedikit. Dan itupun lebih banyak ceritera tentang penciptaan….
60. ‘Tour Imajiner’
Sahabat! Ingatlah kita ini karya monumental. Sepertinya Allah habis-habisan mengeluarkan segala ‘kemampuan’-Nya untuk menciptakan manusia. Dan…Ups! Tak heran hasil karya itu memang layak disebut sebagai masterpiece. Maaf! ‘Mengapa disebut seperti itu?’ Begini! Masterpiece itu artinya tidak ada duanya. Itu satu-satunya karya yang semacam itu. Kalau ada copy ataupun kembarannya, ya itu namanya bukan masterpiece. Demikian…
59. ‘Misteri Tato’
Sahabat! Kita ini ‘masterpiece’, hasil karya yang tak ada duanya! ‘Ia memberkati mereka dan memberi nama “Manusia” kepada mereka’ (Kejadian 5:2). Manusia adalah puncak karya Allah. Maha karya Ilahi. Ok! Lalu, apa artinya? Begini! Seandainya saja ada makhluk ‘lain’ datang dan berjumpa dengan manusia, maka makhluk itu akan berdecak kagum. Kalau saja manusia itu seorang…
58. ‘A Masterpiece’
Sahabat! Bayangkan kalau tidak ada Kejadian 1:1! Maka tidak ada penciptaan, tidak ada ‘Pada mulanya…’! Tidak ada yang namanya hari Senin, bulan Maret, dan tahun kabisat. Tidak ada makhluk hidup, baik yang kelihatan maupun tidak kasat mata. Tidak ada bulan, tidak ada bintang, tidak ada bumi dengan segala keunikan flora dan faunanya. Yang ada hanya…
57. ‘A Long Range Plan’
Sahabat! Kita masih terus berikhtiar memahami ide, gagasan, tujuan, ataupun maksud dibalik penciptaan alam semesta. Terutama penciptaan makhluk hidup, khususnya manusia. Mengapa atau untuk apa manusia diciptakan? Sila simak Pasal 1 & 2 dari Kitab Kejadian! Cobalah pahami kalimat demi kalimat, apa adanya. Siapa tahu misteri keberadaan Saudara dan saya ada dalam ke 2 pasal…
56. ‘Puaslah Hatiku’
Sahabat! Selama beberapa waktu belakangan ini, kita telah berdiskusi tentang rahasia pribadi Allah. Ini saatnya kita sela, untuk maju selangkah lagi. Ingat! Allah itu sudah cukup dengan diri-NYA sendiri. Ia tak butuh apapun di luar diri-Nya. Ia sudah puas dengan diri-Nya sendiri. Allah itu Sang Pencipta. Jadi, di luar Dia adalah makhluk ciptaan yang keberadaannya…
55. ‘Ditemukan yang Tak Dicari’
Sahabat, perjuangan kita berat dan sungguh berat. Tak ada yang abadi di bawah matahari. Generasi satu datang, yang lain ditinggalkan. Pemerintah silih berganti menghiasi buku sejarah. Ya, betul. Semuanya juga akhirnya hanya akan menjadi kenangan. Kalau beruntung, nama seseorang dicatat dengan tinta emas sebagai tokoh untuk dikenang generasi selanjutnya. Tentu, keturunannya akan bangga! Namun kebanyakan…
54. ‘Cinta Samsak’
Ooo cinta! Cinta memang misterius. Bagaimanakah dapat mampu memahaminya? Itu di luar nalar manusiawi. Cinta tak bisa dikaji secara matematis. Akan tetapi, siapa yang ‘kena’ panahnya, cinta itu nyata senyata pembuluh darah vena di leher. Tidak ada rumusan ataupun urutan yang harus dilakukan agar bertemu cinta. Cinta sering kali datangnya tak terduga. Ia dapat muncul…
53. ‘Ada Apa Dengan Anting-anting’
Sahabat! Tulisan sebelum ini, kita mencoba untuk memahami Allah, Sang Kasih. Allah begitu vulgar alias tanpa teding aling-aling mengungkapkan perasaan-Nya. Bagaimana Dia dapat menyesal. Cemburu. Sakit hati. Bahkan hingga Dia dapat merasakan sakit hati secara pahit (Hosea 12:15). Walau harus diakui, banyak hal kita tak mengerti. Masih gelap dan tersembunyi dalam kabut misteri. Namun, apa…
52. ‘Peluk dan Lepaskan’
Kawan! Apa kabar? Bagi Sahabat yang sudah di atas 60 tahun, sapaan itu banyak artinya. Hidup ini seperti ‘Balok Es.’ Dipakai atau tidak. Cepat ataupun lambat. Es akan mencair! Adakah hidup lebih bermakna selain mengenal Sang Khalik? Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN, (Hosea 6:3). Dalam hubungannya dengan umat manusia, mungkin supaya kita…