Sahabat! Kita ini ‘masterpiece’, hasil karya yang tak ada duanya! ‘Ia memberkati mereka dan memberi nama “Manusia” kepada mereka’ (Kejadian 5:2). Manusia adalah puncak karya Allah. Maha karya Ilahi. Ok! Lalu, apa artinya? Begini! Seandainya saja ada makhluk ‘lain’ datang dan berjumpa dengan manusia, maka makhluk itu akan berdecak kagum. Kalau saja manusia itu seorang…
Category: Cinta
58. ‘A Masterpiece’
Sahabat! Bayangkan kalau tidak ada Kejadian 1:1! Maka tidak ada penciptaan, tidak ada ‘Pada mulanya…’! Tidak ada yang namanya hari Senin, bulan Maret, dan tahun kabisat. Tidak ada makhluk hidup, baik yang kelihatan maupun tidak kasat mata. Tidak ada bulan, tidak ada bintang, tidak ada bumi dengan segala keunikan flora dan faunanya. Yang ada hanya…
57. ‘A Long Range Plan’
Sahabat! Kita masih terus berikhtiar memahami ide, gagasan, tujuan, ataupun maksud dibalik penciptaan alam semesta. Terutama penciptaan makhluk hidup, khususnya manusia. Mengapa atau untuk apa manusia diciptakan? Sila simak Pasal 1 & 2 dari Kitab Kejadian! Cobalah pahami kalimat demi kalimat, apa adanya. Siapa tahu misteri keberadaan Saudara dan saya ada dalam ke 2 pasal…
56. ‘Puaslah Hatiku’
Sahabat! Selama beberapa waktu belakangan ini, kita telah berdiskusi tentang rahasia pribadi Allah. Ini saatnya kita sela, untuk maju selangkah lagi. Ingat! Allah itu sudah cukup dengan diri-NYA sendiri. Ia tak butuh apapun di luar diri-Nya. Ia sudah puas dengan diri-Nya sendiri. Allah itu Sang Pencipta. Jadi, di luar Dia adalah makhluk ciptaan yang keberadaannya…
55. ‘Ditemukan yang Tak Dicari’
Sahabat, perjuangan kita berat dan sungguh berat. Tak ada yang abadi di bawah matahari. Generasi satu datang, yang lain ditinggalkan. Pemerintah silih berganti menghiasi buku sejarah. Ya, betul. Semuanya juga akhirnya hanya akan menjadi kenangan. Kalau beruntung, nama seseorang dicatat dengan tinta emas sebagai tokoh untuk dikenang generasi selanjutnya. Tentu, keturunannya akan bangga! Namun kebanyakan…
54. ‘Cinta Samsak’
Ooo cinta! Cinta memang misterius. Bagaimanakah dapat mampu memahaminya? Itu di luar nalar manusiawi. Cinta tak bisa dikaji secara matematis. Akan tetapi, siapa yang ‘kena’ panahnya, cinta itu nyata senyata pembuluh darah vena di leher. Tidak ada rumusan ataupun urutan yang harus dilakukan agar bertemu cinta. Cinta sering kali datangnya tak terduga. Ia dapat muncul…
53. ‘Ada Apa Dengan Anting-anting’
Sahabat! Tulisan sebelum ini, kita mencoba untuk memahami Allah, Sang Kasih. Allah begitu vulgar alias tanpa teding aling-aling mengungkapkan perasaan-Nya. Bagaimana Dia dapat menyesal. Cemburu. Sakit hati. Bahkan hingga Dia dapat merasakan sakit hati secara pahit (Hosea 12:15). Walau harus diakui, banyak hal kita tak mengerti. Masih gelap dan tersembunyi dalam kabut misteri. Namun, apa…
52. ‘Peluk dan Lepaskan’
Kawan! Apa kabar? Bagi Sahabat yang sudah di atas 60 tahun, sapaan itu banyak artinya. Hidup ini seperti ‘Balok Es.’ Dipakai atau tidak. Cepat ataupun lambat. Es akan mencair! Adakah hidup lebih bermakna selain mengenal Sang Khalik? Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN, (Hosea 6:3). Dalam hubungannya dengan umat manusia, mungkin supaya kita…
51. ‘Allah Pencemburu’
Sahabat! Dalam masalah cinta, unsur cemburu menjadi bumbu yang tak bisa tidak pasti hadir. Jika cinta sudah tak ada rasa cemburunya? Itu namanya cinta dingin, menjelang ajalnya. Atau mungkin bahkan itu bukan cinta. Cemburulah membuat cinta itu membara. …cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tak kenal belas kasihan… tidak mau terima tebusan…tetap bersikeras… (Amsal 6:34,35)….
50. ‘Allah Menyesal’
Allah itu sempurna dalam pengertian yang sebenar-benarnya. Rancangan dan jalan-jalan-Nya tak ada cacat celanya. Sekaliber penghulu malaikatpun tak dapat menemukan kekurangan atau memperbaiki tindakan-Nya. Allah itu suatu pribadi yang ada rasa dan karsa. Dia ada kemauan ataupun kehendak. Mirip-miriplah dengan yang dapat kita rasakan. Namun harus diingat! Dia bukanlah manusia. Dia adalah Sang Pecipta bukan…