293. Era Isoman

Terduduk lemas di kursi sofa nan empuk.Kupejamkan mata sambil tertunduk.Anganku melayang menembus awan,meraba apa yang ada di depan,pikiran liar melewati batas khayalan.Alangkah menyenangkan,jika pembaca yang budiman,ikut sebagai teman seperjalanan. Apakah memang segala sesuatu itu ada, karena ada alasan keberadaanya? Segala sesuatu di alam ada, karena ada gunanya. Tidak ada, yang ada, yang tidak ada maksudnya….

292. Kacamata Baru

Sejarah tengah dicatat, sehat ataupun terpapar oleh si virus yang tak terlihat, tetap saja tiap-tiap orang ikut menuliskan alur kisah hingga tamat. Ini riwayat yang belum pernah terjadi, kala kehidupan porakporanda di masa pandemi. Luluh lantak semua keteraturan, remuk redam semua kenormalan. Ini era yang dulu-dulu dianggap sudah usang, dan yang baru tengah menjelang. Tidak…

Telah Terbit Buku ‘The Great Dance of Divine Love’ karya NSM

• Judul: Tarian Agung Cinta Ilahi• Sub Judul: Menganyam Tulah dan Berkah dalam Harmoni Tarian Kehidupan• Penulis: Naek S. Meliala• Tebal: 186 halaman• Tahun Terbit: 2021• Link E-book: Google PlayBook The Great Dance of Divine Love• Buku cetak: +62811 1636 59 Ini kumpulan essai renungan sukma. Perjalanan hati yang tidak biasa. Pengembaraan kalbu melampaui kaidah agama. Penjelajahan…

291. Spiritual Instinct

Perjalanan ini terasa masih panjang, kiri kanan menganga jurang. Setiap langkah begitu berat, saban sukses lewat tikungan itu sungguh suatu berkat. Tidak sedikit handaitolan, dipaksa berhenti di tengan jalan. Yang terus bergerak ikut rombongan, namun sendiri-sendiri menghadapi era ketidakpastian. Dan gelap gulita masih menanti di depan. Berapa lama masa-masa kebingungan ini akan bertahan? Mungkinkah perjalanan…

290. The Dark Nights

Mulanya, si Corona dianggap sebagai gelaja alam biasa. Itu layaknya seperti virus influensa, yang hampir 100 tahun lalu mengila, dan kini itu kembali menyerang manusia. Ini bak perputaran musiman 100 tahunan, yang dulu-dulu muncul lagi kepermuakaan. Nanti juga pelan-pelan, itu akan hilang dari ingatan. Akan tetapi, terasa wabah ini unik sekali. Apakah itu karena kemajuan…

289. Spiritual Deserts

Belasan bulan ini, menjadi bulan-bulan yang luar biasa. Di era pandemi, semua dipaksa melakukan sesuatu dengan cara tidak biasa. Tidak ada yang terkecuali, semua segi kehidupan tidak ada lagi yang sama. Semua ikuti irama sang wabah, termasuk dalam perkara beribadah. Ini melanda semua denominasi, tunduk pasrah harus berubah. Dikau bisa saja sedang sibuk work from…

288. Spiritual Journey

Siapakah kelak akan percaya dengan pengalaman ini? Jika hidup sulit di era pandemi disampaikan ke generasi nanti, dapatkah mereka mengerti situasi ngeri yang dialami setiap hari? Kalau untuk bernapas pun orang berlomba mencari tabung oksigen ke sana ke mari, malahan untuk dikubur pun jenazah harus rela antri. Awan kelam menaungi setiap insan, setiap orang harap-harap…

287. Spiritual Exodus

Ini era yang menimpa seluruh negeri, melibas seluruh negara di seantero bumi. Tidak ada yang terkecuali, dari negara miskin nan papa hingga yang terkemuka dengan teknologi. Lebih dari 7 milyar manusia dilanda kecemasan awan pandemi. Sudah lebih dari 18 bulan, masyarakat hidup dalam era perubahan. Semua lapisan dan bidang kehidupan, dipaksa beralih oleh virus yang…

286. Spiritual Exit

Gelombang ke 2 hantaman si Corona, jauh lebih dahsyat dari yang pertama. Yang terdahulu, pandemi lebih berbahaya kepada golongan tua. Kali ini si virus tidak mau peduli, lepas kendali, liar bak kuda lepas dari tali, semua golongan umur ditendang. Dan semua lapisan tengah meradang, awan kelabu tengah meliputi semua orang. Berjatuhanlah korban. Siang malam tak…

285. Spiritual Anosmia

Akhir-akhir ini, berita dari media online ataupun medsos semakin tidak membesarkan hati. Serangan si virus semakin menjadi-jadi, begitu sering dapat kabar bahwa handai taulan bahkan keluarga sendiri terinfeksi. Sudah menjadi makanan sehari-hari, kalau info yang berseliweran sampaikan duka karena teman bahkan kekasih telah pergi. Ini masa-masa yang sulit, semua berusaha berkelit, untuk menghindar dari penyakit….

284. Spiritual Thermometer

Pemerintah kembali memaksa masyarakat untuk semua tinggal di rumah. Si virus semakin liar, varian baru bermunculan keluar. Ini jenis-jenis teranyar, tipe yang semakin pintar. Sudah semakin banyak yang tersambar, sekarang semua umur rentan terpapar. Tidak ada yang kebal, utamakan protokol kesehatan agar tidak menyesal. Tidak ada seorang pun yang tahu, mengapa yang seorang terpapar langsung…

281. Legalistic

Masa pandemi seperti sekarang ini, sungguh masa-masa yang sangat sulit bagi mereka yang taat beragama. Mereka yang begitu memelihara urutan ibadah dengan teliti, ketaatan mengikuti urutan ritual sebagai bukti, bahwa ibadah telah berjalan sesuai aturan ilahi. Sah tidaknya ibadah di hadapan ilahi bergantung sejauh mana tata ibadah diikuti. Kesalahan kecil dalam mentaati urutan, membuat hati…