“Dari Eden hingga Babel, riwayat manusia terjalin dalam drama cinta dan pengkhianatan. Namun, Sang Kekasih SEJATI tak pernah melupakan tunangan-NYA, manusia. Di Babel peradaban dipersilakan berjalan sendiri. Namun, gema rencana-NYA tetap berdenyut di balik gulungan waktu. Jalan buntu ataukah Kerajaan-NYA akan tersingkap dalam bentuk horizon baru?” Entah bagaimana mula kisahnya, hingga DIA berkeputusan menciptakan Adam…
Category: Cinta
502. Communion
“Sedari Eden, kerinduan-NYA ‘curhat’ dari hati ke hati. Bukan hubungan kaku melalui ritual baku. Communion yang tak mengenal sekat dan perantara, di mana hidup kekal berarti terus mengenal Sang Kekasih SEJATI.” Bagaimana jika di balik berbagai agama, keyakinan, dan aneka isme/ paham yang bertebaran di abad ke-21, sesungguhnya tidak lahir dari benih ide murni manusia?…
501. Aturan Main
“Ketika manusia menulis aturan main, yang kudus dipaksa tunduk pada ritual buatan manusia. Tanpa tarian-NYA, Eden menjauh, dan misteri Babel pun lahir dalam bentuk agama.” Aaahhh, kalender dinding dengan berat hati diturunkan. Walau setiap hari begitu bermakna, namun kini tinggal sebatas kenangan. Memori masa lalu tak mungkin diulangi, yang sudah terjadi tak dapat diralat kembali….
500. Utopia Dystopia
Di balik bangunan megah Menara Babel tersembunyi misterius sebuah gagasan: ide tentang kemandirian, keyakinan manusia mampu kembali menyentuh ranah Taman Surga. Dengan kekuatan sendiri, manusia yakin mampu membalikkan peristiwa Eden yang menyakitkan. Diusir paksa meninggalkan alam istimewa, alam berdimensi tiada duanya, suasana persilangan antara bumi dan surga. Surga terasa di bumi, bumi pun bernafas di…
499. Woke Culture
Kerajaan Agama berkembang pesat sejak diproklamasikan di peristiwa Menara Babel. Nilai-nilai Kekristenan telah mempengaruhi peradaban Barat secara signifikan selama ratusan tahun. Pengaruh itu bertahan hingga kini, meski jumlah penganut kian menyusut dan mulai menjauh dari akar rohaninya. Dimulai dari komunitas kecil di Yerusalem pada awal abad pertama, namun setelah diakui sebagai agama negara pada abad…
498. Idols
Bagaimana jika di balik tampilnya berbagai agama atau aliran kepercayaan, bukan sekadar hikmat manusia, melainkan sosok bayangan gelap yang tak henti menggoda peradaban? Demikian pula lahirnya Ateisme dan Deisme, dari Agnostisisme hingga Materialisme, dari Eksistensialisme hingga Nihilisme, hingga pesatnya teknologi AI dengan deepfake-nya tak luput dari bisikan si ular (2 Korintus 11:3). Di balik menara,…
497. Prank!
Dunia ini panggung tipu-menipu: yang keliru justru diburu, yang nomor satu hanya dianggap sebatas isu. Sejak awal hingga deepfake menjadi penemuan fenomenal, peradaban selalu tergiur oleh yang abal-abal. Tak lagi jelas bedanya antara yang palsu dan yang bermutu. Ilusi tampak sejati, hakiki dianggap mimpi. Inilah alam tempat daku dan dikau mencari sesuap nasi dan berjuang…
496. Deepfake!
Sejarah peradaban bermula dari drama tipu-menipu, umpan rayuan maut yang mematikan. Author kitab Kejadian memilih tragedi ini dibandingkan narasi lain yang lebih mulia. Sejoli polos terperangkap dalam jebakan, dan dari sana lahirlah kisah manusia yang tak pernah lepas dari bayang-bayang tipu daya. Adam dan Hawa tergoda oleh apa yang terlihat (Kejadian 3:6). Yang kasat mata…
495. Kekal – Temporal
Warisan Babel bukan perkara sepele dalam membentuk pola pikir umat manusia. Sekilas, narasinya tampak sederhana—mungkin selama ini hanya dianggap sebagai konsumsi anak-anak Sekolah Minggu. Namun di balik peristiwa besar Menara Babel tersimpan mindset yang diam-diam ditanamkan ke dalam tubuh peradaban: Pola pikir yang mempertentangkan nilai pekerjaan duniawi dan spiritual menjalar seperti api liar yang tak…
494. Dikotomi
Bisa jadi, warisan Menara Babel yang paling mempengaruhi peradaban dan kehidupan umat secara luas adalah cara pandang terhadap jenis pekerjaan. World view ini diwariskan lintas generasi, melalui sistem nilai dari pandangan masyarakat umum terhadap suatu bentuk kegiatan. Paradigma yang membelah alam menjadi dua kutub ekstrem: pekerjaan yang dianggap rohani, dan pekerjaan yang dicap duniawi. Langsung…
493. Sisa Hidup!
Sahabat² yang terkasih, met pagi, moga semua sehat dan baik². Saya dan keluarga, mengucapkan terima kasih se-besar²nya untuk perhatian, dukungan, dan doanya sejak dirawat sekitar 1 tahun lalu hingga Nana mengakhiri langkah perjalanan hidupnya dengan tenang dan damai pada hari Senin, 13 Oktober 2025. Perhatian teman² telah turut memampukan kami berjalan setapak demi setapak walau…
492. Tidak Biasa
Jalan hidup tidak bisa diduga, siapa tahu apa yang akan datang tiba². Langit pagi yang begitu cerah, belum siang, secepat kilat berubah. Awan kelabu seakan rindu selalu berada di sampingku. Awan kelabu inilah yang membawaku berulang kali datang ke kota ini. Walau banyak kawasan turis yang menarik pelancong, namun perjalanan harianku hanyalah dari penginapan ke…