Silakan anggap narasi ini sebagai legenda semata, atau sekadar rangkaian kebetulan. Namun yang pasti, drama kolosal ini tak tunduk pada aturan logika. Kisahnya berkelok, merajut alam maya dengan dimensi dunia. Bagi jiwa yang terpikat oleh Sang Kekasih, petualangan ini menggiring sukma ke batas yang tak terpikirkan. Sang Putra BAPA akhirnya menemukan jodoh, kekasih hati-NYA! Dalam…
Category: Cinta
475. Tunangan Ilahi
Senang! Anda menjadi teman perjalanan menuju alam pikir yang tidak biasa. “Sebuah jalan bercabang dua di hutan belantara. Jalan yang ke kanan jarang dilalui!” Petualangan ini akan menempuh jalur yang jarang dijelajahi. Bersiaplah untuk menghadapi berbagai kejutan, karena tidak ada petunjuk yang jelas mengenai apa yang ada di depan. Untuk sementara waktu, lupakan apa yang…
474. Happy Ending
Relasi unik insan dengan Sang Pencipta yang dilukiskan dalam Alkitab, seumpama hubungan cinta sepasang kekasih yang tengah memadu asmara. DIA tanpa ragu mengungkapkan Adinda sebagai tunangan-NYA—tunangan yang dengan iling lan waspada menantikan Sang Kekasih datang menjemputnya (2 Korintus 11:2). Gambaran tentang kewaspadaan dan menjaga diri dengan saksama dilukiskan dengan apik dalam perumpamaan Gadis-gadis yang bijaksana…
473. Perangai!
Di antara berbagai cara Alkitab menggambarkan keunikan relasi Adam-Hawa dan keturunannya dengan Sang Pencipta, istilah tunangan menjadi misteri yang sulit dimengerti. Bagaimana mungkin YHWH memilih untuk mengikatkan diri dengan manusia layaknya kekasih hati! Namun, bukankah hanya melalui ikatan yang sedemikian dalam melibatkan emosi, Adinda sebagai manusia dapat memahami mengapa hati-NYA terluka ketika insan berpaling dari…
472. Utama dan Pertama
Secara keturunan, dapat dikatakan bahwa Allah memulai kembali sebuah babak baru peradaban setelah bencana air bah. Kisah keturunan dari sepasang insan yang terusir dari Taman Eden pun telah berakhir, Adam dan generasi berikutnya telah lenyap dari muka bumi. Berdasarkan tugas yang diemban, boleh juga disebut Adam dan Hawa mengalami kegagalan total dalam menggenapi apa yang…
471. Lupa Waktu
Entahlah, aku pun tidak tahu, mengapa begitu? Mengapa YHWH mau mengikatkan diri-NYA dengan manusia melalui sebuah janji? Apa manfaatnya bagi Sang Kuasa untuk berkomitmen kepada makhluk yang penuh dengan cacat cela? Sudah jelas manusia tidak dapat dipercaya—sebentar mengakui salah, lalu kembali berbuat gegabah. Betul saja! Seiring bertambahnya anak-cucu Adam, bumi pun semakin kelam. Kejahatan merajalela,…
470. Harga Mati
Masih segudang hal yang belum kupahami tentang YHWH. Namun, yang satu ini benar-benar sulit dimengerti! Ini di luar logika—tak masuk akal manusia. Hanya bisa didekati lewat getaran nada-nada cinta: suara sunyi nurani, bisikan lembut hati yang nyaris sirna. Ketika hati terbungkam, akal pun mengambil alih kendali. Jadi, tatkala logika menemui jalan buntu, cobalah dengarkan suara…
469. Penghapus Rindu
Secara kasat mata, bolehlah dikatakan YHWH telah gagal melaksanakan impian-NYA melalui Adam dan keturunannya. Keinginann-NYA menghadirkan aroma gaharu di seluruh muka bumi seakan-akan gugur disapu oleh pilihan yang terburu-buru. Adam Hawa termakan bujuk rayu, dari pada Sang Pencipta mereka lebih memilih si ular sebagai teman pembunuh rindu! Entahlah, aku tak tahu pasti, tetapi patut diduga!…
468. The One and Only
Menelusuri lebih jauh drama di Taman Eden, dialog manusia dengan si ular dalam Kejadian 3 ayat 1 hingga 8, terlihat walau samar-samar keraguan manusia terhadap niat baik hati-NYA (ayat 1-4). Begitu mudahkah Adam Hawa lebih percaya kepada rayuan si binatang paling cerdik? The first rebellion bermula dari hati yang ragu-ragu, apakah sabda YHWH dapat dipercaya?…
467. Aroma Gaharu
Sejak dari semula, sebelum ada apa-apa, Adam pun belum tercipta. Keinginan hati-NYA agar bumi layaknya di sorga. Kehendak-NYA nyata terwujud di seluruh dunia, pemerintahan-NYA berlaku di seluruh jengkal benua. Tidak ada seincipun lokasi di bumi yang berada di luar otoritas kerajaan-NYA. Adam diberi kehormatan, manusia dipercaya mengemban misi keabadian di alam kelihatan. Kerinduan-NYA berhasil atau…
466. Table of Nations
Jika saja dikau membaca kitab Kejadian pasal 1 hingga ke 11 dengan sekelebat, bisa jadi dikau akan sampai kepada pendapat! Bahwa trailer-nya singkat-singkat, narasinya padat, latar belakang kisahnya tidak cukup lengkap, apalagi bagi jiwa yang ingin semuanya serba akurat! Kesebelas pasal pertama laksana prolog dramatis, kisah pembuka bagi stori yang jauh lebih dahsyat nan tragis….
465. Tindakan Tak Seberapa
Sesuai pilihan hati, Adam dan Hawa pun tergesa-gesa melangkah pergi, hidup mandiri di tanah yang kini bertabur semak duri (Kejadian 3:16-19). Taman Eden lenyap, sirna bersama embun pagi. Akan tetapi, dari merekalah peradaban manusia bermula, mengakar di bumi yang tak lagi permai. Setiap jiwa yang lahir setelahnya, hadir dalam alam yang telah terikat dengan pertikaian…