472. Utama dan Pertama

Secara keturunan, dapat dikatakan bahwa Allah memulai kembali sebuah babak baru peradaban setelah bencana air bah. Kisah keturunan dari sepasang insan yang terusir dari Taman Eden pun telah berakhir, Adam dan generasi berikutnya telah lenyap dari muka bumi. Berdasarkan tugas yang diemban, boleh juga disebut Adam dan Hawa mengalami kegagalan total dalam menggenapi apa yang…

471. Lupa Waktu

Entahlah, aku pun tidak tahu, mengapa begitu? Mengapa YHWH mau mengikatkan diri-NYA dengan manusia melalui sebuah janji? Apa manfaatnya bagi Sang Kuasa untuk berkomitmen kepada makhluk yang penuh dengan cacat cela? Sudah jelas manusia tidak dapat dipercaya—sebentar mengakui salah, lalu kembali berbuat gegabah. Betul saja! Seiring bertambahnya anak-cucu Adam, bumi pun semakin kelam. Kejahatan merajalela,…

470. Harga Mati

Masih segudang hal yang belum kupahami tentang YHWH. Namun, yang satu ini benar-benar sulit dimengerti! Ini di luar logika—tak masuk akal manusia. Hanya bisa didekati lewat getaran nada-nada cinta: suara sunyi nurani, bisikan lembut hati yang nyaris sirna. Ketika hati terbungkam, akal pun mengambil alih kendali. Jadi, tatkala logika menemui jalan buntu, cobalah dengarkan suara…

469. Penghapus Rindu

Secara kasat mata, bolehlah dikatakan YHWH telah gagal melaksanakan impian-NYA melalui Adam dan keturunannya. Keinginann-NYA menghadirkan aroma gaharu di seluruh muka bumi seakan-akan gugur disapu oleh pilihan yang terburu-buru. Adam Hawa termakan bujuk rayu, dari pada Sang Pencipta mereka lebih memilih si ular sebagai teman pembunuh rindu! Entahlah, aku tak tahu pasti, tetapi patut diduga!…

468. The One and Only

Menelusuri lebih jauh drama di Taman Eden, dialog manusia dengan si ular dalam Kejadian 3 ayat 1 hingga 8, terlihat walau samar-samar keraguan manusia terhadap niat baik hati-NYA (ayat 1-4). Begitu mudahkah Adam Hawa lebih percaya kepada rayuan si binatang paling cerdik? The first rebellion bermula dari hati yang ragu-ragu, apakah sabda YHWH dapat dipercaya?…

467. Aroma Gaharu

Sejak dari semula, sebelum ada apa-apa, Adam pun belum tercipta. Keinginan hati-NYA agar bumi layaknya di sorga. Kehendak-NYA nyata terwujud di seluruh dunia, pemerintahan-NYA berlaku di seluruh jengkal benua. Tidak ada seincipun lokasi di bumi yang berada di luar otoritas kerajaan-NYA. Adam diberi kehormatan, manusia dipercaya mengemban misi keabadian di alam kelihatan. Kerinduan-NYA berhasil atau…

466. Table of Nations

Jika saja dikau membaca kitab Kejadian pasal 1 hingga ke 11 dengan sekelebat, bisa jadi dikau akan sampai kepada pendapat! Bahwa trailer-nya singkat-singkat, narasinya padat, latar belakang kisahnya tidak cukup lengkap, apalagi bagi jiwa yang ingin semuanya serba akurat! Kesebelas pasal pertama laksana prolog dramatis, kisah pembuka bagi stori yang jauh lebih dahsyat nan tragis….

465. Tindakan Tak Seberapa

Sesuai pilihan hati, Adam dan Hawa pun tergesa-gesa melangkah pergi, hidup mandiri di tanah yang kini bertabur semak duri (Kejadian 3:16-19). Taman Eden lenyap, sirna bersama embun pagi. Akan tetapi, dari merekalah peradaban manusia bermula, mengakar di bumi yang tak lagi permai. Setiap jiwa yang lahir setelahnya, hadir dalam alam yang telah terikat dengan pertikaian…

464. Rencana Orisinil

Walau para cerdik pandai memiliki beragam pendapat dalam memahami drama di kitab Kejadian 6:1-4, namun satu yang pasti! YHWH kecewa habis dengan prilaku insani. DIA menyesal hingga sampai kepada keputusan untuk melenyapkan manusia dari permukaan bumi (Kejadian 6:5,6). Penyesalan ini seakan-akan menggambarkan harapan yang begitu tinggi kepada manusia sebagai God’s image sudah tidak dapat diperbaiki…

463. Eden Tiruan

Drama the first and second rebellion dalam Kejadian pasal 3 dan 6, kolaborasi pemberontakan dari makhluk dari alam maya dan nyata, merupakan semacam introduction yang akan mengantar dan membingkai narasi keseluruhan bagian lain Alkitab. Itu bak kisah pendahulu untuk cerita yang jauh lebih seru! Kisah-kisah Alkitab selanjutnya akan dan berpijak kepada ke 2 tralier singkat…

462. Musuh Bebuyutan

Dari sudut pandang lain, dapatlah dikatakan gerombolan anak-anak Allah dalam Kejadian 6:1-4 mencoba meniru YHWH untuk menghadirkan makhluk segambar dengan mereka di bumi. Perbuatan tercela ini menghasilkan keturunan anomali. Generasi Nephilim dengan prilaku biadad menyebar ke mana-mana tak terkendali. Narasi Perjanjian Lama lebih menonjolkan peran secara fisik generasi Nephilim setelah air bah dalam kaitannya dengan…

461. Disembodied Spirits!

Kedudukan drama Kejadian 6:1-4 tak kalah pentingnya dari peristiwa kejatuhan Adam Hawa bagi keseluruhan narasi Alkitab. Kisah pemberontakan makhluk non-fisik menyebabkan keseimbangan dunia ciptaan tergoncang. Keharmonisan relasi alam 3-dimensi dengan alam non-fisik goyang. Tindakan para malaikat mengambil langkah lancang mengakibatkan batas alam bumi dengan lingkungan sorgawi malang-melintang. Jika ketidaktaatan Adam Hawa mengakibatkan kerusakan dalam batin,…