Sesuai pilihan hati, Adam dan Hawa pun tergesa-gesa melangkah pergi, hidup mandiri di tanah yang kini bertabur semak duri (Kejadian 3:16-19). Taman Eden lenyap, sirna bersama embun pagi. Akan tetapi, dari merekalah peradaban manusia bermula, mengakar di bumi yang tak lagi permai. Setiap jiwa yang lahir setelahnya, hadir dalam alam yang telah terikat dengan pertikaian hidup-mati! (Kejadian 3:15).
Semula, YHWH berkehendak Taman Eden akan mengembang ke kanan ke kiri sehingga melingkupi seluruh bumi. Bak mimpi-NYA, dengan beranak cucu, pertumbuhan jumlah penduduk berlipatkaliganda, sehingga seluruh pelosok negeri ditempati (Kejadian 1: 28). Di mana keturunan Adam Hawa hadir, di situ pulalah Taman Eden menjelma. Keturunan Adam sebagai perwujudan kehadiran suasana surga, sehingga bumi bak di surga (Matius 6:10).
Hanya, sejarah berkata lain! Alih-alih aroma surga, bau busuklah tersebar di mana-mana (Kejadian 6:6). YHWH harus mengambil tindakan drastis, melenyapkan peradaban secara sadis! Langkah ini menyesakkan hati-NYA (Kejadian 6:7).
Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN;… ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. (Kejadian 8:21,22)
Aaahhh, pembaca Budiman!
Oleh karena tindakan seorang diri Nuh, YHWH tersentuh! Prilaku sederhana manusia yang cinta kepada-NYA, merubah segala-galanya. Walau apa yang dilakukan tidak seberapa, namun siapa sangka mempengaruhi nasib sejarah dunia. Sampai-sampai DIA mengambil sikap yang turut menyeret nasibmu dan takdirku yang hidup di abad ke 21!
YHWH berjanji kepada diri-NYA sendiri, peristiwa serupa tidak akan pernah terulang lagi. Walau kejahatan kelak merajalela, hati manusia hanyalah bejat semata, DIA tidak akan murka lagi dengan bencana serupa. Tindakan anak manusia yang sepertinya biasa-biasa saja, siapa sangka turut mempengaruhi jalan sejarah dunia!
Serasa YHWH begitu berharap kepada Nuh dan keturunannya, pilihan-NYA untuk menghadirkan kembali Taman Eden di dunia. Nuh mendapat kasih karunia, dari berlaksa-laksa manusia di seantero negeri, hanya Nuh satu-satunya yang paham isi hati-NYA (Kejadian 6:8). Hidupnya berbeda dengan yang lainnya, dari orang-orang sezamannya hanya Nuh yang berkenan di hati-NYA. Walau Nuh bukanlah manusia sempurna, akan tetapi Nuh-lah yang berhasil mencuri hati-NYA (Kejadian 7:1).
Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. (2 Tawarikh 16:9)
Begitulah YHWH di era nabi Nuh, kini pun DIA selalu mencari pribadi-pribadi yang bersungguh-sungguh. Pribadi sederhana yang setia penuh, mereka yang paham isi hati-NYA bagi orang-orang sezamannya.
Mungkin Adinda bukanlah manusia serba bisa, apalagi menonjol dalam hal-hal agama, namun DIA terus mencari karena DIA tahu siapa Anda! Bisa jadi, Puan dan Tuan tidaklah menonjol bahkan tidak dikenal di lingkungan persekutuan, namun DIA paham sikap dan penyerahanmu! Bisa jadi, golongan elite rohaiawan tidak memandang, akan tetapi DIA terus memburu dan menemukanmu. Dan seperti Nuh, DIA tersenyum dan mempercayaimu untuk melakukan sesuatu yang mungkin dianggap sedeng di mata pengkhotbah beken..
Puan dan Tuan! Tindakan sederhana tidak menyolok mata namun menyenangkan hati-NYA, sesunguhnya dapat merubah nasib hidup orang-orang sezaman bahkan hingga ke dalam kekekalan. Tindakan tidak seberapa yang sesuai dengan isi hati-NYA, dapat merubah arah perjalanan satu bangsa!
Sebagaimana peran Nuh tak tergantikan di eranya, demikian juga dengan Adinda di lingkungan sendiri. Ayo, ambil tindakan walau tidak seberapa, namun seolah-olah DIA tersenyum lega karena Anda paham maksud-NYA! Tindakan sederhana dapat merubah nasib manusia dan takdir dunia. Tindakan sederhana, dampak luar biasa..🙏🏼(nsm)
![]() |
NSM adalah seorang awam yang bak musafir yang senantiasa merindukan Air Hidup di padang pasir nan tandus walau hanya setetes. Telah terbit buku “Misteri Romantika Ilahi“,”Divine Love Story” dan “The Great Dance of Divine Love” karya NSM |

