508. Router Ilahi

Amanat bertambah banyak dan beranak cucu bermaksud agar Taman Eden semakin luas. Apa gerangan yang ada di luar Taman? Bumi ditaklukkan dengan kehadiran imago Dei sehingga signal kerajaan-NYA “ON” di seluruh negeri. Ibarat Proyek Strategis Nasional berskala kosmik, Taman Eden menjadi kantor pusat manajemen ilahi. Proyek besar untuk meluaskan taman hingga meliputi seluruh negeri. Kerinduan-NYA…

507. Melting Point

Meski Eden hilang dari pandangan, gema cinta-NYA tetap berdenyut dalam sejarah. Markas Sidang Ilahi di bumi telah dijarah. Proyek perluasan Taman Eden ke segala arah terhentilah sudah. Namun hati-NYA tidak berubah. Dengan tangan terbuka DIA mengundang peradaban untuk kembali pulang ke rumah. Diperkirakan alam semesta lahir sekitar 15,5 miliar tahun silam, sejak dentuman besar, big…

506. Cinta Tanpa Suara

“Pemberontakan di Taman Eden seakan meruntuhkan semua impian-NYA, namun hati Sang BAPA tak pernah berubah. Bulan memeluk malam, bintang berbisik lembut, angin membawa pesan tanpa suara. Hanya hati yang merindu yang mampu memeluk cinta tanpa kata-kata.” The first rebellion terjadi di dalam rumah-NYA, bagai pemberontakan anak-anak terhadap Sang Kepala Keluarga. Kehadiran mereka di tengah rumah…

505. Hate to Say Good Bye!

“Cinta pertama di Eden berakhirlah sudah, relasi terluka parah. Namun hati-NYA tidak berubah, meski harus menunggu sepanjang sejarah. Sang BAPA tetap menanti dengan tangan ramah, siap menyambut Adinda yang pulang kembali ke rumah.” Aaahhh… dasar manusia tidak tahu dirasa. Adam dan Hawa memilih berpaling dari Sang ADA, meninggalkan pelukan kasih dan bermain-main dengan api asmara….

503. Talak Tiga!

“Dari Eden hingga Babel, riwayat manusia terjalin dalam drama cinta dan pengkhianatan. Namun, Sang Kekasih SEJATI tak pernah melupakan tunangan-NYA, manusia. Di Babel peradaban dipersilakan berjalan sendiri. Namun, gema rencana-NYA tetap berdenyut di balik gulungan waktu. Jalan buntu ataukah Kerajaan-NYA akan tersingkap dalam bentuk horizon baru?” Entah bagaimana mula kisahnya, hingga DIA berkeputusan menciptakan Adam…

502. Communion

“Sedari Eden, kerinduan-NYA ‘curhat’ dari hati ke hati. Bukan hubungan kaku melalui ritual baku. Communion yang tak mengenal sekat dan perantara, di mana hidup kekal berarti terus mengenal Sang Kekasih SEJATI.” Bagaimana jika di balik berbagai agama, keyakinan, dan aneka isme/ paham yang bertebaran di abad ke-21, sesungguhnya tidak lahir dari benih ide murni manusia?…

479. Menggapai Langit!

Siapa yang tak kenal dengan kisah Menara Babel? Sejak di bangku Sekolah Minggu hingga dewasa, drama tentang menara ini tak asing di telinga umat. Bahkan mereka dari kalangan ateis pun mafhum akan cerita yang satu ini. Berbeda dari pandangan umum yang berkisar pada proyek pembangunan fisik menara dan kekacauan bahasa, sejatinya episode Menara Babel adalah…

478. Tempat Perhentian

Peristiwa Perjamuan Kawin Anak Domba (Wahyu 19:9) bagaikan jendela yang terbuka untuk mengintip apa yang ada di balik cakrawala. Rahasia kosmis yang selama ini terbungkus dalam alam gaib. Misteri kehidupan yang tersembunyi dalam keheningan sejarah, kini tersingkap di hadapan kekasih hati-NYA (Kolese 1:26). Keberadaan bukan sekadar menjadi ada. Adinda ada itu sebagai pantulan dari kehendak…

475. Tunangan Ilahi

Senang! Anda menjadi teman perjalanan menuju alam pikir yang tidak biasa. “Sebuah jalan bercabang dua di hutan belantara. Jalan yang ke kanan jarang dilalui!” Petualangan ini akan menempuh jalur yang jarang dijelajahi. Bersiaplah untuk menghadapi berbagai kejutan, karena tidak ada petunjuk yang jelas mengenai apa yang ada di depan. Untuk sementara waktu, lupakan apa yang…

474. Happy Ending

Relasi unik insan dengan Sang Pencipta yang dilukiskan dalam Alkitab, seumpama hubungan cinta sepasang kekasih yang tengah memadu asmara. DIA tanpa ragu mengungkapkan Adinda sebagai tunangan-NYA—tunangan yang dengan iling lan waspada menantikan Sang Kekasih datang menjemputnya (2 Korintus 11:2). Gambaran tentang kewaspadaan dan menjaga diri dengan saksama dilukiskan dengan apik dalam perumpamaan Gadis-gadis yang bijaksana…

472. Utama dan Pertama

Secara keturunan, dapat dikatakan bahwa Allah memulai kembali sebuah babak baru peradaban setelah bencana air bah. Kisah keturunan dari sepasang insan yang terusir dari Taman Eden pun telah berakhir, Adam dan generasi berikutnya telah lenyap dari muka bumi. Berdasarkan tugas yang diemban, boleh juga disebut Adam dan Hawa mengalami kegagalan total dalam menggenapi apa yang…

468. The One and Only

Menelusuri lebih jauh drama di Taman Eden, dialog manusia dengan si ular dalam Kejadian 3 ayat 1 hingga 8, terlihat walau samar-samar keraguan manusia terhadap niat baik hati-NYA (ayat 1-4). Begitu mudahkah Adam Hawa lebih percaya kepada rayuan si binatang paling cerdik? The first rebellion bermula dari hati yang ragu-ragu, apakah sabda YHWH dapat dipercaya?…