Setelah Adam Hawa diusir dari Taman Eden, peradaban langsung semakin sedeng. Perkara sederhana dapat berakhir dengan kematian. Hubungan sesama, bahkan diantara saudara bersaudra pun cedera hanya karena berbeda cara dalam menjalankan keyakinan (Kejadian 4:3-5). Kain, sang abang, bertindak tidak main-main. Rasa iri yang memuncak membuatnya kehilangan penguasaan diri. Kalau sudah menyangkut isu agama, daku bisa…
Category: Cinta
434. Trailer Langit
Peristiwa di Taman Eden memang sulit dipahami. Bagaimana manusia pertama terjerumus dalam pelukan si penggoda tepat di hadapan Sang Ilahi. Akibatnya begitu fatal, seolah-olah rencana-NYA telah gagal. Kupikir drama telah berakhir di situ, namun ternyata itu barulah babak ke satu. Kira-kira drama apakah yang dapat membuat Sang Pencipta menyesal? Ini bukan hanya sekadar rasa kesal,…
433. A Corporate Rebellion
Adinda sudahlah maklum, siasat si ular mengoda Hawa sudah menjadi pengetahuan umum. Di dunia fisik, itulah kejatuhan manusia pertama. Begitu juga di alam langit, tindakan si ular menjadi perlawanan perdana kepada Sang Pencipta. Bisalah dikatakan kalau pemberontakan ini sebagai wujud buah pilihan anugerah free will. Baik Adam Hawa, begitu juga si ular, alih-alih menjadi kawan,…
432. Unseen Realm
Trailer di Taman Eden telah berlalu, jejak yang ditinggalkan menciderai setiap kalbu. Walau peristiwanya terjadi dahulu, namun bekasnya di peradaban dapat terdengar bertalu-talu. Untuk mendeteksinya, dikau tak perlu ahli sejarah, berita sehari-hari pun sudah cukup memperlihatkan tapaknya yang berdarah-darah. Bagi daku yang hidup dalam nikmatnya kemajuan teknologi di zaman modern, keruwetan dunia ini dialamatkan semata-mata…
431. Jalan Pulang
Lengkaplah sudah! Adam dan Hawa sah menjadi bagian dari sejarah. Riwayat-NYA sejak itu tak terlepaskan lagi dari kisah hidupmu. Adinda bagian keluarga-NYA. Keluarga dari bumi bersatu padu dengan keluarga dari alam adikodrati. Makhluk supernatural tegor sapa dengan yang normal, dan keduamya mendiami alam Eden. DIA berkehendak agar ke duanya memancarkan gambar dan rupa-NYA di alam…
430. Simple Love
Berbagai skenario logika bermunculan akibat drama tragis di Taman Eden. Mulai dari yang bersikap adem ayem: ’Emangnya gue pikirin?’ Entah dikau percaya ataupun daku tidak yakin dengan narasi tersebut, sama saja, tidak ada efeknya bagi hidup keseharian. Sikap apatis, menerima begitu saja dan anggap itu semua kehendak-NYA sebagai takdir manusia. ’Bukankah tidak ada yang kebetulan…
429. Alam Pikiran
Narasi Taman Eden, mengisahkan si ular menggoda Hawa, membujuk untuk turut dengan alur pikirannya. Ini kisah yang siapa saja sudah maklum. Baik bagi ahli teologia maupun orang biasa-biasa, cerita itu sudah menjadi pengetahuan umum. Bujuk rayu ini terjadi di alam logika, berkecambuk dengan adu argumentasinya. Apa yang tampak acap kali menjebak. Yang terlihat bisa jadi…
428. Auto Pilot
The GOD of Bible, punya cara sendiri dalam mewujudkan rencana-NYA di alam sana dan bumi. Norma yang kemungkinan daku dan dikau merasa kurang bijaksana, bahkan cenderung dianggap bodoh oleh para cerdikia. Alih-alih mengeliminasi tokoh-tokoh peristiwa di Taman Eden, DIA mengandalkan keturunan Hawa yang kelak membalikkan arah peradaban (Kejadian 3:15). Harapan yang tersandi dalam narasi yang…
427. The GOD of the Bible!
Bagi daku yang awam, cara pandang gambar dan rupa-NYA (His image, Kejadian 1:26), menolong untuk dapat memahami pengertian keserupaan makhluk insani dan adikodrati dengan Sang Pencipta. Kedua macam keluarga sebagai perwakilan-NYA dalam melaksakan kehendak-NYA di alam yang berbeda. Anak-anak-NYA di alam supranatural mewakili-NYA di dimensi yang tidak kasat mata. Begitu juga di dunia fisik, Adinda…
426. Beyond Imagination!
Drama besar sejarah kemanusian, kisah epik peradaban, bermula dari trailer di Taman Eden. Keinginan-NYA sejak semula untuk memerintah ciptaan-NYA yang baru, alam siang-malam, melalui perwakilan yang tercipta menurut gambar dan rupa-NYA, His imagers (Kejadian 1:27). Kehendak-NYA ini datang dari inisiatif sendiri, asli alias ori dari kerinduan-NYA pribadi. Tanpa ada desakan ataupun dorongan, apalagi ide maupun…
425. The Ultimate Megalomaniac
Alasan rasional penciptaan manusia terus akan diliputi misteri. Jika melihat kehidupan terkini di muka bumi, tentu seribu satu tanda tanya akan bermunculan di hati. Mengapa aku hidup di era seperti sekarang ini? Daku tidak pernah minta, dikaupun sama saja, tiba-tiba Adinda sudah ada di dunia! Alkitab pun seperti senang menyimpan rahasia jawaban pertanyaan ‘mengapa’. Kitab…
424. Opus Divinum
Ini era serba artificial. Jangan langsung percaya dengan apa yang di depan mata, rasa pun dapat berdusta. Rasa dalam kemesan, itu belumlah tentu berasal dari buah yang bersangkutan. Begitu juga citra rasa makanan, dapat diganti dengan yang buatan. Sukralosa, misalnya, pemanis buatan yang rasa manisnya sekitar 600 kali dari gula. Bahkan i-gen sudah terbiasa dengan…