79. ‘By Love, In Love, And For Love’

Guys! Ikuti serial film kung fu Jet Li ‘Once Upon a Time in China’? Sesuai dengan judulnya: ‘Dahulu Kala Di China.’ Mengapa dikatakan ‘dahulu kala’? Tentu karena itu tak dapat dipastikan kapan terjadi karena memang itu hanya karangan, imajinasi penulis naskah! Tentu sudah dapat ditebak itu adalah ceritera dongeng, khayalan, rawi, hikayat ataupun legenda. Miriplah…

78. ‘Cinta Berkait’

Sahabat! Allah mencari ‘hati’. Dia tak tertarik dengan tampang apalagi postur tubuh yang serasi nan elok dipandang mata. Dia tak terkesan dengan suara merdu apalagi mahir berkhotbah. Dia tak terpesona dengan bakat apalagi dengan yang multi-talent alias serba bisa. Dia tak terpikat dengan ketrampilan apalagi yang sukses dalam pelayanan. Dia tak terlena dengan IQ genius…

77. ‘Di Bawah Mikroskop’

Naskah hidup nabi Ayub dan keluarga memang kontroversial. Mengapa? Umumnya masyarakat berpendapat bahwa: jika engkau taat beribadah maka hidupmu akan baik-baik saja. Itu logika yang lumrah dan wajar. Tapi kalau sebaliknya? Ya, tahu sendirilah! Itulah nilai, prinsip, bahkan doktrin yang diajarkan baik langsung maupun tidak oleh semua agama termasuk kemungkinan besar agama Nasarani. Di dunia…

76. ‘Titik Nadir’

Tidaklah mudah mahami apa yang terjadi dalam kehidupan ini. Bayangkan kalau Saudara mengalami seperti yang dialami Ayub. Tentu seribu satu pertanyaan muncul tentang Tuhan. Bagi kita yang hidup di abad ke 21, kisah Ayub dan keluarga mudah saja dianalisa. Lantas dari situ ditarik kesimpulan berupa butir-butir pelajaran kehidupan orang beriman. Tapi coba bayangkan perasaan Ayub!…

75. ‘Dibelakang Layar’

Naskah kisah hidup nabi Ayub, sangat kontroversial. Sejujurnya, kisah apakah yang Dia ingin sampaikan di era digital? Tentu tidaklah kebetulan kitab ini terpelihara sedemikian rupa sehingga menjadi bagian dari 66 kitab dalam Alkitab. Sahabat! Ceritera apa sesungguhnya yang hendak ingin Ia sampaikan? Bayangkan! Seumpama, Saudara ada di posisi nabi Ayub! Nikmati bagaimana rasanya berada di…

74. ‘Nguping: Debat Naskah Hidup Saudara!’

Aaahhh! Ini bagian yang sungguh sulit dapat dimengerti. Oklah. Mari kita simak bersama apa yang terjadi. Ruangan terasa ikut-ikutan jadi hangat. Kala terjadi debat yang ‘panas’ sampai-sampai rela mempertaruhkan nama baik dan kehormatan diri! Tak tahu berapa lama debat ala anggota DPR tentang hak Angket KPK berlangsung. Mungkin jaman, harian, mingguan, atau bahkan tahunan. Bisa…

73. ‘Naskah Tak Berpola’

Setiap individu ada naskah hidup yang harus dilakoni. Pemazmur katakan, naskah itu unik untuk setiap insan. Dan itu telah ditulis bahkan sebelum yang bersangkutan lahir! ’mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.’ (Mazmur 139:16). Mungkinkah naskah itu dapat diubah? Dibelokan? Dan diluruskan?…

72. ‘Naskah Liar!’

Siapakah yang dapat memahami hakekat hidup? Siapakah yang dapat memilih naskah hidup bagi dirinya sendiri untuk dilakoni? Saya lahir dan menjadi ada. Sahabat lahir dan siapapun yang pernah hidup. Seluruhnya tak pernah ada kesempatan untuk memilih kemungkinan lain bagi naskah hidupnya. Dan hidup yang sangat pendek ini, sangat sulit mencari kaitannya dengan ceritera yang lebih…

71. ‘Sertifikasi ISO 9001!’

Apakah arti hidup ini? Pagi berangkat kerja hingga sore bahkan kadang hingga larut malam. Untuk apa? Orang kaya atau miskin. Yang pandai atau biasa saja. Mereka yang terpandang ataupun dipandang sebelah mata. Semuanya akan berakhir juga, di ‘kavling’ 2×2 m. Jika memang hidup ini hanya sekedar hidup dan bekerja sekedar untuk hidup, ‘maka marilah kita…

70. ‘Terlambat 25 Menit!’

Bom!’ lagi. Rasanya baru saja bisa bernapas setelah beberapa waktu belakangan ini emosi terombang ambing. Eee, bom lagi! Kapan berhentinya? Apa artinya semua ini? Kita hidup dalam era yang unik, masa yang belum pernah dialami oleh generasi sebelumnya. Hidup tidak mudah, apalagi memahaminya. Bagaimana kita dapat mengerti dengan semua kejadian di sekitar kita akhir-akhir ini….

69. ‘Kisah Lebih Besar’

Mengapa Allah menciptakan manusia? Mengapa kita ada di dunia? Pertanyaan-pertanyan besar dan mendasar sepanjang masa. Sebagian kita tak ada waktu untuk memikirkannya. Akhirnya menjalani hidup sehari demi sehari apa adanya. Kalau beruntung, jalan lancar. Kalau buntung, itu nasib! Sebagian melihat hidup ini sebuah perjuangan. Masa depan ada di tangan mereka yang kerja keras dan tak…

68. ‘Happy Ending’

Terasa sesak beberapa hari ini dan tak tahu berapa lama lagi. Maaf, ini sesak bukan karena asma, bukan pula karena ada kelainan jantung.  Mengapa tidak? Aku tidak siap melihat apa yang terjadi! Aku meng-usap-usap mata. Berharap ini hanya mimpi. Aaahhh, apa daya bayangan itu tetap ada. Ini jagoan-ku, setelah lelah berperang dan tanda-tanda kemenangan sudah…