Sahabat! Dikau ada di dunia ini bukan karena kebetulan. Bukan pula karena peristiwa acak ataupun ‘silap mata’. Bukan! Dikau itu ciptaan urutan teratas, masterpiece, yang direncanakan secara detail dan akurat. Dikau telah ada dalam ‘Rencana Rahasia’ Allah jauh sebelum dunia ada. Tanpa dikau, rencana itu jadi ‘cacat’, tidak jalan ‘mulus’. Dikau itu kunci, yang utama,…
Category: Cinta
98. ‘Cinta Duka’
Allah rindu kepada ku? Betul! Dia kangen kepada buatan tangan-Nya (Ayub 14:15). Ini rindu bukan sekedar angan-angan. Ini kangen berat! Dan ini bukan hanya sementara, tapi ini rindu abadi! Maaf, apakah artinya Allah ada dalam situasi hati yang rindu seperti itu sepanjang masa? Rindu bukan hanya 1 tahun, 1000 tahun, tapi hingga dalam keabadian? Rindu…
97. ‘Ini Rindu’
Wow Allah rindu akan dikau. Allah rindu kepada ku? Yes yes yes! Dia kangen kepada buatan tangan-Nya, dikau (Ayub 14:15). Aaahhh! Muskillah Sang Pencipta rindu kepada ku! Boleh jadi itu hanya ‘bunga tidur’ di siang bolong. Hai sobat! Bukan, itu bukan lamunan. Itu tidak juga khayalan bani Adam. Itu kenyataan, itu rintihan kalbu Sang Cinta….
96. ‘Kata Hati’
Sahabat! Cinta Tuhan kepada kita terlalu misterius untuk dapat diselami. Tingginya bagaikan bumi dari langit, tak terbatas. Dalamnya hingga ke dunia orang mati, tak dapat diseberangi. Itu di luar dimensi insani. Kalau logika sudah buntu, biarkan hati yang memandu! ”Mencintai adalah kata kerja, Dicintai adalah kata sifat, Tapi cinta bukan kata benda, Cinta itu…
95. ‘Rasanya Jatuh Cinta’
Sobat! Cinta itu ada di ‘hati’ dan tidak di logika. Namun, cintalah yang menginspirasi logika sehingga kreatif dan inovatif. Cinta membangkitkan energi yang sering melebihi kemampuan normal. Cinta itu membangkitkan gairah bagi semangat yang lesu. Cinta itu membuat hati bergelora, yang pendiam bisa jadi garang. Cinta itu menimbulkan antuisme bagi yang tadinya tak berpengharapan. Bagi…
94. ‘Divine Fiancee’
Terlalu indah itu nyata, too good to be true. Allah jatuh cinta kepadaku. Apakah ini hanya mimpi di siang bolong? Hati-Nya terpikat kepada Adinda seorang. Apakah ini hanya sekedar ceritera isapan jempol? Allah itu Sang Pencipta, yang lainnya adalah makhluk ciptaan. Hanya Dia yang cukup dan puas dengan diri-Nya sendiri, yang lain bergantung kepada-Nya untuk…
93. ‘Fall in Love’
Sobat! Besar harapan dapat menyadari dalam kalbu bahwa ceritera hidupmu itu sejatinya adalah kisah cinta. Dikau itu, sadar ataupun tidak, terjebak dalam kisah asmara. Ini bukan kisah roman picisan, ini ceritera transenden. Riwayatnya mulai sebelum ada ‘waktu’ dan berlangsung hingga ‘waktu’ tak lagi mempengaruhi tahun-tahun hidupmu! Ini kisah tak ada The End-nya. Ini kisah kekal,…
92. ’2nd Chance’
Cinta, aaahhh, memang misterius. Kasih setia dan cinta Tuhan kepada dikau itu tak akan pernah berubah, dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya. Walau dalam realita sehari-hari, Allah rasanya lebih banyak ‘sembunyi’ dari akal kita, namun hati-Nya telah terpincut kepada dikau. But it was your ancestors that GOD fell in love with; he picked their children—that’s you!—out…
91. ‘Episode 1: Dalam Keabadian’
Kisah hidup dikau dan aku adalah kisah sorga. Kisah Allah sendiri. Kisah ini dimulai jauh sebelum ada drama Adam dan Hawa di Taman Eden. Lahirnya manusia di muka bumi ini kalau boleh diibaratkan semacam suatu riwayat. Kisahnya bermula di dalam keabadian, jauh sebelum dikau dilahirkan! Dalam keabadian maksudnya untuk menunjukkan bahwa adegan itu berawal sebelum…
90. ‘Kisah Sorga’
Sobat sekalian. Sejauh ini kita berikhtiar untuk fokus. Itu tidak mudah karena begitu banyaknya hal yang lebih menarik di ‘luar sana’. Di era digital dan serba instant ini, umumnya umat terkesan segan untuk tafakur. Hidup serba cepat dan sibuk, tidaklah mudah berkontemplasi untuk merenungkan apa yang dibaca. Kita sedang berupaya bersama-sama dan merenungkan demi mencari…
89. ‘Dikau Satu-satunya’
Ikhwan sadayana! Tuhan memperlakukan kita secara individu. Sang Kahlik mencintai kita bersifat pribadi. Kasih-Nya bukan kepada sekelompok ataupun sekumpulan manusia. Cinta-Nya itu khas, spesifik, dan unik bagi setiap individu sebagaimana setiap insan unik tiada duanya. Setiap orang ada tempat khusus dalam hati-Nya. Posisi Saudara tak dapat digantikan dengan yang lainnya bahkan oleh malaikat sekalipun. Inilah…
88. ‘Misteri Mbareb’
Menyadari bahwa kehadiran kita di bawah matahari karena cinta, dalam cinta, dan untuk cinta itu melegakan. Dikau tercipta ketika Sang TriTunggal dalam persekutuan yang Maha Kudus tersenyum. Saudara dirancang, direncanakan, dan tercipta ketika hati Allah tengah ‘berbunga-bunga.’ Selagi Dia ‘bersiul-siul’ ria dan ‘menggoyang-goyangkan kaki.’ Kala Dia tersenyum, Saudara tercipta. Anda itu hasil karya gemilang, unik,…