Siapakah sangka? Kaidah-kaidah utama dalam memahami DIA tersembunyi dalam drama keluarga, cerita perang, kisah asmara, puisi ungkapan hati yang memikat jiwa. Dari kisah mengenaskan, seperti konflik abang adik, hingga pengkhianatan sohib, sahabat karib menusuk dari belakang. Itu terbungkus rapi dalam drama kehidupan. Ini strategi cerdik, taktik jitu bagi kalbu nan dahaga. Mengapa? Mungkinkah karena manusia…
Category: Cinta
406. Jika… Maka!
Drama pembebasan kota Kahila dari bangsa Filistin serta rencana jahat raja Saul untuk menyergap Daud, siapa nanya memberi isyarat. Indikasi mendasar bagi pertalian foreknowledge, pengetahuan DIA akan masa depan, dengan predestination, sesuatu di masa depan yang sudah dipastikan akan terjadi sebelumnya. Pada adegan dialog Daud dengan Sang Maha Tahu (1 Samuel 23:6-13), DIA tahu dengan…
405. Fondamental Idea
Sepenggal kisah kepahlawan Daud dan kelompoknya di kota Kehila telah membuka tabir misteri kedudukan free will dalam hubugan dengan kemahatahuan-kedaulatan-kemahakuasaan-NYA. Isu-isu yang menjadi diskusi hangat sepanjang zaman. Pembaca yang budiman! Sementara dikesampingkan dulu paham dari teolog ternama John Calvin, dengan konsep predestinasinya, ataupun Jacobus Arminius di abad ke 16. Mereka dan yang lainnya adalah teolog…
404. Kehila
Apakah DIA serba tahu, maha tahu untuk apapun yang terjadi di alam sana maupun alam nyata? Bagi-NYA tidak ada yang tersembunyi, semua terbuka bahkan sebelum satu pun terjadi. Tidak ada yang rahasia, gelap bagi akal manusia, bagi DIA terang benderang bak di alam terbuka (Iberani 4:13). Apakah DIA tahu bahwa Adam Hawa akan meyimpang di…
403. Denyut Nadi Peradaban
Topik ini hot issue sepanjang sejarah. Pendapat kaum cerdik pandai pun belum satu arah. Bagaimanakah memahami kehendak bebas dalam wadah trailer di Taman Eden? Sulit diabaikan, mengapa adegan Adam Hawa digoda sengaja oleh penulis kitab Kejadian digunakan sebagai titik mula dari peradaban. Bak babak pendahuluan dari rangkaian serial yang narasinya mengharukan. Sebelum dijamah dosa. Baik…
402. Cinta Manipulatif!
Kehendak bebas jauh lebih mudah dipahami dalam konteks relasi cinta. Bukankah sesuai dengan jeritan nurani bahwa cinta sejati itu karena suka bukan karena dipaksa? Bagaimanakah dapat dikatakan ada kebebasan jika tidak ada pilihan? Opsi yang sesuai dengan selera, memilih apa yang disuka. Bagaimanakah dapat dikatakan kebebasan jika cintaku direkayasa? Diatur-atur sedemikian rupa agar cintaku berlabuh…
401. Relasi Cinta
Di sepanjang sejarah, pemahaman kehendak bebas telah tercatat menimbulkan peristiwa berdarah-darah. Bukan hanya kaum cerdik pandai dibuatnya marah-marah, umat pun ikut-ikutan terbelah. Tak tahulah, bagaimanakah mungkin hanya karena pengertian yang berbeda kesatuan umat percaya pun pecah? Apakah haram jika daku dan dikau berbeda paham? Masa karena melihat sesuatu dari sudut yang tidak sama, daku dan…
400. Coup D’état!
Kehendak bebas tidak dapat dielakkan akan menimbulkan resiko bagi Sang Pencipta. Kemungkinan apa yang DIA harapan jauh dari nyata, bahkan rencana dapat layu sebelum berkembang begitu saja. Bahkan Trouble in Pardasie-pun dapat saja terjadi. Puncaknya, ada potensi makhluk ciptaan akan melawan Sang Maha Kuasa dan bahkan meninggikan diri hingga sejajar dengan Sang Maha Tinggi (Yesaya…
399. A Cosmic Automation
Betapa istimewanya anugerah yang satu ini. Sampai-sampai DIA sepertinya harus menahan diri, agar kehendak bebas manusia dijalankan seturut dengan keinginan hati. Laksana DIA rela kalaupun Adam Hawa mengangkangi titah ilahi, kalau itu syarat agar manusia dapat memilih jalan hidup sendiri. Bukankah baru dapat dikatakan kehendak bebas, jika daku ada kapasitas yang sama untuk rela mengikuti…
398. Algoritma
Satu yang sudah pasti, daku dan dikau akan mati! Demikianlah takdir manusia di bumi, semua akan pergi. Entah cepat ataupun lambat, semua akan tamat. Terlahir spontan menangis, pergi pun tersemat kisah melankolis. Tiada yang menang melawan maut, semua takluk tekuk lutut. Bagaimanapun dahulu kala ceritanya, trailer macam apa yang melatarbelakangi kisahnya, namun yang pasti ini…
397. Tahu – Mampu!
Daku sudah terlanjur dewasa, begitu juga dikau, ya Adinda, yang tengah membaca renungan ini. Berdua kita sudah tidak lagi tahu bagaimana rasa, tatkala semua tindakan spontan lahir dari kepolosan. Ketidaktahuan akan sebab akibat, apalagi dari niat jahat. Tindakan yang sama sekali tidak didasari dengan motivasi akal bulus yang tersembunyi, setiap kata keluar begitu saja tanpa…
396. Pengetahuan Baik-Jahat
Sulit menduga, seperti apa hidup sebelum dosa menjelma. Bagaimanakah rasanya hidup di Taman Sorga tatkala belum ada adegan goda-menggoda? Sebelum dikenal tipu menipu, rayuan yang membuat hati pilu. Tak ada air mata sedih, jauh dari momen-momen perih. Tawa ria terdengar di mana-mana, semua bersukacita. Tidak ada duka, apalagi isak tangis karena yang dicinta telah tiada….