Sulit membayangkan, Sang Maha Kuasa merelakan keberhasilan rencana-NYA di bumi di pundak sejoli yang rentan. Hanya dengan berpedoman kepada kemampuan alamiah beranak pinak serta tekad mendiami seluruh muka bumi, terlaksanalah rencna-NYA di seluruh negeri. Mungkinkah dengan keturunan berlipatganda dan usaha meluaskan Taman Sorga secara alamiah akan terwujud bersamaan? Bukankah bertambahnya jumlah penduduk akan juga mendesak…
Category: Cinta
386. God’s Image
Sulit dimengerti, bagaimanakah status manusia di Taman Eden dapat dipahami? Begitu berarti, bahkan diperebutkan oleh alam adikodrati. Manusia sebegitu unikkah? Sampai-sampai siapa yang mengganggu Adinda diibaratkan menjamah biji mata Allah (Zakharia 2:8). Dikau tidak salah lihat! Ayat itu menunjukkan betapa berharga dikau dan daku di hadapan si Pemegang Hayat. Adakah ibarat lain yang menggambarkan nilai…
385. God’s Seed
Adegan Kejadian pasal tiga meninggalkan jejak samar-samar, ternyata ada juga keturunan dari si ular (Kejadian 3:15). Kedua keturunan akan saling bertengkar, itu sudah pasti bukanlah permusuhan antara manusia dengan binatang liar. Lawan keturunan Adam bukanlah sejenis binatang, apalagi hewan-hewan di padang. Dapatlah dikatakan, semua makhluk yang dapat diuraikan secara logika maupun mereka dari alam di…
384. Cinta Berdarah
Eden telah hilang, ke dunia nyata manusia telah terbuang. Tidak guna mengkhayal agar tidak usah ada agama, walau memang itu menyebabkan pertengkaran di mana-mana. Rasa-rasanya juga tidak berfaedah menganggap semuanya akan baik-baik saja, bukankah kenyataan hidup punya cerita berbeda? Trailer di Taman Sorga telah tamat, akibatnya nasib manusia sekarat. Hidup ini singkat, dikau dan daku…
383. The Lost Eden
Siapa sangka, adegan singkat di Taman Sorga menjadi awal ditabuhnya genderang perang. Daku boleh saja menyangkal itu semua dan anggap hanya sekadar legenda. Atau pun dikau terima itu begitu saja sebagai fakta. Yang pasti kematian telah menimpa sikap yang mana saja. Kalau saja Hawa (dan Adam) tidak tergoda, mereka tentu immortal, hidup tak berkesudahan. Hawa…
382. Genderang Perang
Selamat datang di dunia! Alam nyata tempat daku dan dikau ada. Negeri fana yang semua bersifat sementara. Sudah kodratnya, hidup di bumi penuh dengan derita, nestapa, dan akhirnya good bye selama-lamanya. Tiada yang abadi di bawah matahari, akhirnya semua yang bernyawa akan pergi. Kesalahan yang begitu sederhana, namun menjadi cikal bakal malapeta. Adegan tidak seberapa,…
381. Penguasa Dunia
Akibat fatal keputusan manusia pertama, manusia mental jauh dari Taman sorga. Hidup normal di dunia, semua pasti meninggal tidak ada yang sisa. Ini prinsip fundamental hidup di alam semesta, kebenaran esensial bagi semua makhluk yang bernyawa. Tidak ada yang abadi, semua akan mati. Entah daku siap atau pun dikau ready, semua akan pergi. Begitulah nasib…
380. A Lone Rebellion
Apa yang dibaca, makna yang terkandung dalam cerita, tetaplah diselimuti rahasia. Misterius apa yang terjadi dalam adengan singkat di Taman Sorga. Sementara itu, kisah di Kejadian pasal tiga menjadi inti sari keseluruhan kandungan Alkitab. Asal muasal Adinda gagap menghadapi hidup, kalap dan banyak bertanya mengapa. Diskripsi cerita sangatlah sederhana, sekelas murid Taman Kanak-Kanak pun dapat…
379. Eres
Serial adengan lanjut setelah pengkhianatan pertama di Taman Sorga, ternyata menjadi penentu kisah drama kolosal peradaban manusia. Siapa sangka, satu tindakan sepele yang seakan-akan tidak menyolok mata, tidak menarik untuk dibaca, menjadi bencana bagi siapa saja sejak dahulu kala hingga akhir masa. Sebagai bagian dari tim pasukan khusus, layaknya paspampres, si ular terbilang sukses dalam…
378. Ketua Dewan
Sejauh yang dapat dicerna, daku tidak menemukan petunjuk bahwa sudah ada pembrontakan makhluk supranatural sebelum Adam Hawa. Layaknya, keberadaan manusia sebagai pencobaan tiada tara bagi makhluk yang tidak kasad mata. Potongan-potongan adegan ejekan terhadap raja Babel (Yesaya 14:1-21) dan ratapan terhadap raja Tirus (Yehezkiel 28: 1-19) jika disandingkan dengan trailer di Taman Sorga (Kejadian 3)…
377. Adinda dan Diri-NYA
Pembaca Budiman! Setelah beberapa kepingan gambar yang bertebaran di sepanjang Alkitab disatukan serta diletakkan pada tempatnya, mulailah terbentuk gambar samar-samar. Mungkinkah penulis kitab Kejadian hendak menyampaikan berita di halaman-halaman pertama sebagai asal muasal keseluruhan isi Alkitab? Jika daku abai akan makna trailer itu, maka akan mempengaruhi keseluruhan rangka besarnya. Sebaliknya, jika dikau maklum akan itu,…
376. Ring-1
Alkitab itu ibarat mosaik, perlu ketekunan untuk meletakkan setiap kepingan gambar pada tempatnya. Tidak berbelit-belit, akan tetapi perlu usaha yang terbaik. Diperlukan banyak pikiran, sulit dipahami sendirian. Kerjasama sesama umat percaya, itu modal utama dalam menemukan gambar besarnya. Bagi daku yang menganggap tahu segala, potongan-potongan adegan menjadi cerita hambar tak berguna. Capcay pun terasa tawar…