297. Utang Sejarah

Berdiri terpesona di bibir pantai, pasir putih bersih menyelimuti permukaan yang landai. Sudah cukup lama tidak menikmati suasana santai, lepaslah sejenak perasaan terancam dari si Corona yang terus mengintai. Sejauh mata memandang, nan jauh yang nampak hanya laut biru luas terbentang. Satu dua perahu nelayan dengan layar terkembang, samar-samar itu terlihat bergoyang-goyang. Sorotan sinar mentari…

296. Inside Out

Berdecak heran sambil geleng-geleng kepala, tak percaya apa yang ada di depan mata, ternyata semacam ini ada. Sejak dulu hingga kini, seperti ini belum pernah dialami, baru inilah pertama kali. Sungguh ini bak mimpi di siang hari, ini benar-banar terjadi. Bagaimanakah mungkin acara sedemikian suci, peristiwa sakral yang hanya sekali, berlangsung begitu sepi? Tidak ada…

295. Mengejar Kaki Langit

Terasa lega, rasanya macam lepas dari penjara. Setelah beberapa bulan dipaksa di rumah saja, kala si virus berubah muka dengan varian si Delta. Walau belum berlangsung lama, bersyukur beberapa minggu ini si Corona tidak lagi menggila. Semoga saja, walau masih harap-harap cemas, wabah tidak lagi mengganas. Suasana jalan ramai lagi dengan kendaraan. Pasar-pasar rakyat kembali…

294. Inner Trip

Di sekitar bulan Juli hingga Agustus tahun ini, itu minggu-minggu susah hati. Dukacita terdengar di mana-mana, kekasih telah pergi. Bukan hanya 1, 2 keluarga yang mengalami, pada puncaknya ada lebih dari 1000 nyawa menjadi korbannya setiap hari. Ini bagian hidup yang takkan terlupakan hingga mati. Tidak terganggu dengan yang berduka, dingin walau ada yang gembira….

293. Era Isoman

Terduduk lemas di kursi sofa nan empuk.Kupejamkan mata sambil tertunduk.Anganku melayang menembus awan,meraba apa yang ada di depan,pikiran liar melewati batas khayalan.Alangkah menyenangkan,jika pembaca yang budiman,ikut sebagai teman seperjalanan. Apakah memang segala sesuatu itu ada, karena ada alasan keberadaanya? Segala sesuatu di alam ada, karena ada gunanya. Tidak ada, yang ada, yang tidak ada maksudnya….

292. Kacamata Baru

Sejarah tengah dicatat, sehat ataupun terpapar oleh si virus yang tak terlihat, tetap saja tiap-tiap orang ikut menuliskan alur kisah hingga tamat. Ini riwayat yang belum pernah terjadi, kala kehidupan porakporanda di masa pandemi. Luluh lantak semua keteraturan, remuk redam semua kenormalan. Ini era yang dulu-dulu dianggap sudah usang, dan yang baru tengah menjelang. Tidak…

Telah Terbit Buku ‘The Great Dance of Divine Love’ karya NSM

• Judul: Tarian Agung Cinta Ilahi• Sub Judul: Menganyam Tulah dan Berkah dalam Harmoni Tarian Kehidupan• Penulis: Naek S. Meliala• Tebal: 186 halaman• Tahun Terbit: 2021• Link E-book: Google PlayBook The Great Dance of Divine Love• Buku cetak: +62811 1636 59 Ini kumpulan essai renungan sukma. Perjalanan hati yang tidak biasa. Pengembaraan kalbu melampaui kaidah agama. Penjelajahan…

291. Spiritual Instinct

Perjalanan ini terasa masih panjang, kiri kanan menganga jurang. Setiap langkah begitu berat, saban sukses lewat tikungan itu sungguh suatu berkat. Tidak sedikit handaitolan, dipaksa berhenti di tengan jalan. Yang terus bergerak ikut rombongan, namun sendiri-sendiri menghadapi era ketidakpastian. Dan gelap gulita masih menanti di depan. Berapa lama masa-masa kebingungan ini akan bertahan? Mungkinkah perjalanan…

290. The Dark Nights

Mulanya, si Corona dianggap sebagai gelaja alam biasa. Itu layaknya seperti virus influensa, yang hampir 100 tahun lalu mengila, dan kini itu kembali menyerang manusia. Ini bak perputaran musiman 100 tahunan, yang dulu-dulu muncul lagi kepermuakaan. Nanti juga pelan-pelan, itu akan hilang dari ingatan. Akan tetapi, terasa wabah ini unik sekali. Apakah itu karena kemajuan…

289. Spiritual Deserts

Belasan bulan ini, menjadi bulan-bulan yang luar biasa. Di era pandemi, semua dipaksa melakukan sesuatu dengan cara tidak biasa. Tidak ada yang terkecuali, semua segi kehidupan tidak ada lagi yang sama. Semua ikuti irama sang wabah, termasuk dalam perkara beribadah. Ini melanda semua denominasi, tunduk pasrah harus berubah. Dikau bisa saja sedang sibuk work from…

288. Spiritual Journey

Siapakah kelak akan percaya dengan pengalaman ini? Jika hidup sulit di era pandemi disampaikan ke generasi nanti, dapatkah mereka mengerti situasi ngeri yang dialami setiap hari? Kalau untuk bernapas pun orang berlomba mencari tabung oksigen ke sana ke mari, malahan untuk dikubur pun jenazah harus rela antri. Awan kelam menaungi setiap insan, setiap orang harap-harap…

287. Spiritual Exodus

Ini era yang menimpa seluruh negeri, melibas seluruh negara di seantero bumi. Tidak ada yang terkecuali, dari negara miskin nan papa hingga yang terkemuka dengan teknologi. Lebih dari 7 milyar manusia dilanda kecemasan awan pandemi. Sudah lebih dari 18 bulan, masyarakat hidup dalam era perubahan. Semua lapisan dan bidang kehidupan, dipaksa beralih oleh virus yang…