467. Aroma Gaharu

Viewed : 184 views

Sejak dari semula, sebelum ada apa-apa, Adam pun belum tercipta. Keinginan hati-NYA agar bumi layaknya di sorga. Kehendak-NYA nyata terwujud di seluruh dunia, pemerintahan-NYA berlaku di seluruh jengkal benua. Tidak ada seincipun lokasi di bumi yang berada di luar otoritas kerajaan-NYA.

Adam diberi kehormatan, manusia dipercaya mengemban misi keabadian di alam kelihatan. Kerinduan-NYA berhasil atau kandas terletak di bahu Adam. Ini tidak ada sangkutpautnya dengan kecerdasan, ini semata-mata bergantung kepada pilihan secara sukarela.

Perwujudan misi inipun dengan hanya mengikuti proses alamiah, berkembang biak. Beranak cucu, bertambah banyak, penuhilah bumi! (Kejadian 1:28) Dengan beranak cucu, Taman Eden akan meluas ke kanan ke kiri, akhirnya memenuhi seluruh pelosok negeri.

Jika anak cucu Adam berlipatkaliganda, Taman Eden pun akan menjadi penuh sehingga secara naluriah mereka akan menaklukkan dan mendiami kawasan sekitarnya. Demikian seterusnya sampai melingkupi seluruh bumi, maka tercapailah maksud-NYA dari semula, global Eden!

Dengan demikian, di mana keturunan Adam hadir, di situ pula Taman Eden berada. Suasana sorga mengikuti keberadaan manusia, keturunan Adamlah yang menghadirkan aroma semerbak alam sana. Wangi harum dari dupa kayu gaharu tercium di mana-mana membuat suasana bak di sorga.

Namun peradaban berkata lain. Alih-alih global Eden, bumi kehilangan Taman Eden. Untuk sementara, sepertinya rencana-NYA gagal dilaksanakan oleh manusia pertama. Hati Adam Hawa terpikat kepada makhluk lainnya. Namun DIA masih berharap banyak kepada manusia untuk ambil bagian dalam mewujudkan kehendak-NYA.

Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. (Kejadian 6:5,6)

Apa hendak dikata! Semakin dibiarkan, prilaku manusia semakin bejat semata-mata. Bau busuk kematian tercium di mana-mana. Apa yang DIA ingikan sejak semula, sebaliknya yang nyata. Kelakuan manusia membuat hati-NYA terluka. Akhirnya DIA ambil keputusan untuk menyudahi sejarah manusia (Kejadian 6:8).

Namun, siapa yang dapat menyangkal? Hati-NYA terhadap manusia tidak dapat disembunyikan. Alih-alih menghabisi semua, DIA masih menemukan seorang manusia, Nuh, yang hidupnya tidak seperti yang lain di zamannya (Kejadian 6:8,9). Nuh bukanlah manusia sempurna, namun seakan-akan hati-NYA begitu mudah tertambat kepada mereka yang mengerti isi hati-NYA!

Lalu Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi. (Kejadian 9:1)

Biarpun Adam Hawa gagal melaksanakan keinginan-NYA, YHWH tidak putus asa. Walau hati-NYA terluka, namun kehendak-NYA untuk menghadirkan aroma kayu gaharu di seluruh bumi tetap membara. Perintah-NYA tetap sama, agar Nuh beranakcucu untuk memenuhi seluruh pelosok negeri.

Di mana keturunan Nuh berada, di situ pula semerbak aroma kayu gaharu terasa. Suasana sorga menjelma, semerbak wangi kerajaan-NYA nyata. Setiap insan segera dapat merasakan damai sejahtera berada dalam wilayah otoritas kerajaan-NYA.

Sekali DIA seolah-olah gagal, keturunan Adam menyakiti hati-NYA. Tidak seperti yang DIA rindukan, rencana-NYA layu sebelum berkembang. Tindakan pembasmian peradaban menyesakkan hati-NYA, DIA kecewa berat, menyesal menjadikan manusia!

Harapan yang begitu tinggi, membuat DIA begitu kecewa karena manusia membelakangi-NYA. Namun, DIA masih memberi kehormatan sekali lagi kepada Nuh dan seisi rumahnya untuk memenuhi bumi dengan anak cucunya. Sehingga niat hati-NYA sejak sebelum ada matahari dapat diwujudkan di bumi, menghadirkan aroma gaharu di mana-mana.

Suatu kehormatan dianugerahkan bagi Adinda untuk ikut ambil bagian menghadirkan Kerajaan-NYA di dunia. Kesempatan yang masih terbuka bagi siapa saja untuk turut serta menghadirkan kehendak-NYA di bumi seperti di sorga (Matius 6:10).

Sebagaimana ajakan-NYA kepada Adam dan Nuh, begitu pula kepada daku dan dikau! Agar melalui Puan dan Tuan aroma gaharu tersebar tepat di mana Anda berada!

Sama seperti sejak dari dahulu kala, pilihan ada di tangan Adinda! YHWH senang dengan sikap rela, hati tidak mendua..🙏🏼(nsm)

NSM adalah seorang awam yang bak musafir yang senantiasa merindukan Air Hidup di padang pasir nan tandus walau hanya setetes.


Telah terbit buku “Misteri Romantika Ilahi“,”Divine Love Story” dan “The Great Dance of Divine Love” karya NSM

Comments

comments