Nasihat Salomo

Viewed : 310 views

Amsal 24:6
Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.

Nasihat diperlukan oleh semua orang. Kita perlu saling menasihati. Dengan mendengar nasihat, kita dapat menjadi lebih arif dan bijak dalam membuat keputusan. Kualitas diri menjadi maksimal

“Kemenangan kita bergantung kepada penasihat,” begitu nasihat Salomo. Kita perlu terbuka terhadap pengajaran yang benar.

Penyebab yang sering terjadi sehingga sulit menerima nasihat bagi sebagian orang adalah karena dihambat oleh status dan predikatnya, misalnya:
•⁠ ⁠Seorang guru sering sulit digurui, karena dia merasa lebih tahu.
•⁠ ⁠Seorang pimpinan sering sulit diingatkan, karena merasa dia di atas.
•⁠ ⁠Seorang pendeta sering sulit dikhotbahi, karena merasa dia yang harus berkhotbah untuk orang lain.
•⁠ ⁠Orang pintar sering sulit diajari, karena merasa lebih bisa.
•⁠ ⁠Orang sukses sering sulit diarahkan, karena merasa lebih berhasil.
•⁠ ⁠Orang kuat sering sulit ditolong, karena merasa lebih mampu.
•⁠ ⁠Orang berpangkat tinggi sering sulit ditegur, karena merasa berkuasa.
•⁠ ⁠Dan sebagainya.

Siapapun kita, kita tetap perlu nasihat. Kita butuh sahabat yang dapat mengingatkan kita untuk tetap berada di jalan yang benar. Untuk itu sikap rendah hati berperan. Atlit juarapun tetap memerlukan pelatih.

Tdak ada kita yang ideal dan sempurna. Hanya Tuhan Yesus sajalah yang tidak butuh nasihat sebab Dia sempurna dan Dia adalah KEBENARAN.

Mari menuju kesempunaan dan mengoptimalkan diri untuk beroleh kemenangan dalam perjuangan hidup dengan cara membuka diri terhadap nasihat, didikan, dan teguran berlandaskan firman Allah.

Selamat bekerja.
Selamat belajar.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Kristus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments