Hikmat Raja Salomo

Viewed : 684 views

1 Raja-raja 3:7-9
Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.
Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.
Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”

Ketika Tuhan menawarkan kepada Salomo untuk meminta sesuatu dari Dia, maka Salomo meminta hikmat, bukan kekayaan. Bukan pula umur panjang. Bukanlah kemenangan atas musuh-musuhnya bila nantinya ia maju berperang. Salomo meminta hikmat agar dapat kebijaksanaan memimpin bangsanya.

Apa yang diminta salomo sangatlah baik dalam pandangan Tuhan. Keinginan Salomo dipandang Tuhan tepat dan benar. Akhirnya Tuhan tidak hanya memberikan hikmat saja, tetapi juga disertai dengan pemberian harta kekayaan dan kemashyuran.

Seandainya hal yang sama Tuhan tawarkan kepada kita, apa yang kita inginkan dari Tuhan saat ini? Akan ada berbagai hal dan bermacam-macam permintaan kita. Sebagian besar di antara kita akan mengarah kepada bentuk harta atau kebendaan, karena kita merasa memang itulah kebutuhan kita saat ini. Ini tentu wajar juga.

Namun…. apakah ada kerinduan kita untuk meminta hikmat dari Allah seperti Salomo?

Hikmat adalah gabungan kebijaksanaan dan kecerdasan. Hikmat tidak hanya tinggal dalam pikiran saja, tetapi hikmat bertakhta dalam hati. Itulah sesungguhnya yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi hidup yang semakin tidak mudah.

Kita diingatkan agar mengenal Allah yang merupakan sumber hikmat. Sebab itu marilah kita mencari dan berdoa mendapatkan hikmat surgawi. Juga perlu bagi kita dengan rendah hati terbuka menerima pelajaran dan didikan serta nasihat dari orang-orang yang berpengalaman dan sudah memiliki banyak jam terbangnya dalam hal-hal tertentu yang kita perlu.

Amsal 3:13-15
Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kau inginkan, tidak dapat menyamainya

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Seamat melayani.

Tuhan menyertai kita. Kiranya hikmat-Nya memimpin setiap langkah hidup kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments