508. Router Ilahi

Amanat bertambah banyak dan beranak cucu bermaksud agar Taman Eden semakin luas. Apa gerangan yang ada di luar Taman? Bumi ditaklukkan dengan kehadiran imago Dei sehingga signal kerajaan-NYA “ON” di seluruh negeri. Ibarat Proyek Strategis Nasional berskala kosmik, Taman Eden menjadi kantor pusat manajemen ilahi. Proyek besar untuk meluaskan taman hingga meliputi seluruh negeri. Kerinduan-NYA…

504. Universal Divorce

“Cinta-lah landasan relasi dari awal segala kisah. Namun cinta pertama berakhir duka, berulang kali ternoda, dari Eden hingga Babel. Meski luka menikam kalbu, DIA tetap menunggu, sebab cinta sejati tak pernah membeku” Jika in the beginning tidak ada agama, tiada ritual, apalagi prosesi korban untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta, maka bagaimana digambarkan relasi manusia dengan-NYA?…

501. Aturan Main

“Ketika manusia menulis aturan main, yang kudus dipaksa tunduk pada ritual buatan manusia. Tanpa tarian-NYA, Eden menjauh, dan misteri Babel pun lahir dalam bentuk agama.” Aaahhh, kalender dinding dengan berat hati diturunkan. Walau setiap hari begitu bermakna, namun kini tinggal sebatas kenangan. Memori masa lalu tak mungkin diulangi, yang sudah terjadi tak dapat diralat kembali….

500. Utopia Dystopia

Di balik bangunan megah Menara Babel tersembunyi misterius sebuah gagasan: ide tentang kemandirian, keyakinan manusia mampu kembali menyentuh ranah Taman Surga. Dengan kekuatan sendiri, manusia yakin mampu membalikkan peristiwa Eden yang menyakitkan. Diusir paksa meninggalkan alam istimewa, alam berdimensi tiada duanya, suasana persilangan antara bumi dan surga. Surga terasa di bumi, bumi pun bernafas di…

491. Jeritan Batin

Misteri Babel telah menancap dalam di jantung peradaban. Ke mana harus berlari, jalan mana harus ditapaki, jika batin terus memberontak, ingin pulang ke rumah BAPA? Maksud hati memalingkan wajah dari Sang Pencipta, namun jeritan batin tak sejalan dengan logika: ada kerinduan yang tak bisa dibungkam! Sudah kodratnya: manusia diciptakan menurut gambar dan rupa-NYA (Kejadian 1:26)….

490. Kasta Rohani

Dampak misteri Menara Babel terhadap daku—dan besar kemungkinan juga terhadap dikau—jauh melampaui apa yang sekadar tersurat. Peristiwa dari kisah purba ini mengandung makna yang kelak akan mengguncang umat dengan dahsyat. Narasinya menjangkau lebih jauh daripada sekadar riwayat lahirnya beragam bahasa dan logat. Di Babel-lah, untuk pertama kalinya, fondasi berdirinya agama terlihat. Bertolak dari kerinduan-NYA agar…

489. Labirin Kehidupan

Di Babel, peradaban menceraikan diri dari YHWH, bersikeras menapak jejaknya sendiri. Bukannya meninggikan Nama-NYA, manusia justru bersiteguh meraih nama demi kemuliaan diri (Kejadian 11:4). Maka berdirilah menara, bukan sekadar batu dan bata, melainkan kesombongan yang hendak menyentuh langit tempat DIA bertahta. Ambisi kesetaraan itu telah bersemayam dalam hati si ular sejak di Taman Surga (Yesaya…

487. Sekularisme

Dalam cakrawala makna dan tujuan hidup, pemberontakan Babel menjelma sebagai luka purba yang membekas dalam sejarah kemanusiaan. Gaungnya tak berhenti di dataran Babel, melainkan terus merambat kian kemari sehingga peradaban terasa semakin membandel. Pada era inilah manusia, dengan kesadaran penuh, mengerahkan kehendak bebasnya untuk melepaskan diri dari YHWH. Pilihan ini diteguhkan oleh semangat kebersamaan yang…

486. Menulis Ulang!

Kejadian pasal 11 ayat 1 hingga 4 memang tampak singkat, namun memuat pesan teologis yang padat. Peristiwa Babel menjadi titik balik peradaban—saat manusia mulai menempuh jalan kemandirian, berusaha melepaskan diri dari kebergantungan kepada Sang Pencipta. Di kota Babel-lah untuk pertama kalinya umat manusia sepakat bersatu, terang-terangan bangkit melawan Sang Batukarang. Dengan kemajuan daya pikir dan…

485. Bayang Babel

Ibarat sinar yang lenyap tanpa jejak ketika terlepas dari sang surya—hangatnya pun sirna, panasnya pun tak terasa. Seberapa pun kerasnya upaya agar cahaya tetap menyala, jika terputus dari sumbernya, maka semuanya akan berujung sia-sia. Demikian pula manusia. Ketika ia melepaskan diri dari relasi dengan Sang Pencipta, arah hidup menjadi suka-suka. Keberadaan di bawah matahari kehilangan…

484. Cerai!

Keputusan YHWH menyerahkan umat manusia kepada hasrat hati mereka menjadi titik balik terputusnya relasi peradaban dengan Sang Pencipta. Seolah manusia tak lagi mampu menahan diri, ambisi membara untuk hidup lepas dari tuntunan-Nya pun meledak tak terhindari. Menara Babel pun menjelma menjadi icon deklarasi makhluk ciptaan yang memilih mandiri! Peristiwa Babel dalam Perjanjian Lama dapat dimaknai…

483. Keinginan Hati

Narasi di balik Menara Babel jauh lebih dahsyat dari sekadar kisah keajaiban teknologi konstruksi bangunan pencakar langit di era purbakala. Alkitab menempatkan drama ini sebagai bagian dari seri pemberontakan makhluk ciptaan, kelanjutan dari kisah pembangkangan di Kejadian pasal 3 dan 6. Bisa dikatakan, Kejadian pasal 11 merupakan puncak drama dari seri pemberontakan umat manusia. Kisah…