Pahlawan-pahlawan di Sekitar Kita

Viewed : 9 views

Mazmur 127:4
Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

Anak-anak atau orang muda bagaikan anak panah yang harus dibidik ke sasaran oleh para pemanah sebagai pahlawan di belakangnya.

Anak-anak atau orang muda adalah keturunan dalam keluarga dalam rumah tangga. Mereka sebagai generasi penerus.

Dapat juga diperluas maknanya mereka sebagai anak didik, murid, dan sebagainya. Mereka pemilik masa depan. Mereka beperan di masa yang akan datang untuk meneruskan cita-cita, pekerjaan dan missi dari generasi sebelumnya.

Siapakah para pahlawan dalam ayat di atas?

Generasi sekarang adalah para pahlawan (meski tanpa bintang tanda jasa) yang bertanggung jawab untuk mendidik, melatih, membekali, mengasah anak-anak sekarang, agar pada gilirannya mereka siap bersedia mengambil alih tanggung jawab.

Peran para pahlawan mungkin sebagai orang tua, guru, pelatih, dan sebagainya.

Kita adalah hasil para pahlawan masa lalu dan kita akan menghasilkan orang-orang yang berperan di masa depan. Pertanyaannya adalah produk apa yang akan kita hasilkan? Apakah kita memproduksi yang benar? Apakah kita terlalu sibuk dengan diri sehingga lupa memproduksi generasi yang handal di masa depan?

Bagaikan untaian mata rantai yang panjang, biarlah kita menjadi salah satu dari mata rantai itu yang meneruskan pesan dari mata rantai sebelumnya ke mata rantai berikutnya.

Sebagaimana kita telah dilatih dan diarahkan di masa lalu, maka kini giliran kita… marilah kita melatih dan memperlengkapi kaum muda agar paling tidak mereka sama seperti kita. Asset kita bukan hanya dalam bentuk harta benda, tapi asset utama kita sesungguhnya adalah manusia.

Bagi kaum muda yang sedang berlatih dalam arena, bertekunlah dalam latihan itu karena akan tiba saatnya estafet itu diberikan ke Anda.

Sebab itu marilah kita terus mengarahkan orang muda. Mulai dari rumah, mulai dari kerabat terdekat, seperti apa kata Yosua, “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” (Yosua 24:15b)

Selamat Hari Minggu
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments