Anak Panah

Viewed : 4,238 views

RENUNGAN
Mazmur 127:4
Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

Ketika seorang ayah bertanya apa cita-cita anaknya, maka anaknya menjawab ingin menjadi Transformer. Mendengar jawaban itu ayahnya tersenyum dan memuji serta berkata, “Hebat !”

Anak ini bercita-cita hebat. Dia terobsesi dan tertarik dengan kepahlawanan, kekuatan, kehebatan, hal-hal yang luar biasa dan tampak heboh. Namun dia tidak atau belum memahami dari sisi realita dan nilai-nilai kebenaran. Dia tidak memahami bahwa idamannya itu adalah robot dan tak mungkin dia menjadi robot.

Memang bila semakin besar dia akan lebih tahu apa yang bisa dan apa yang tidak bisa. Dia akan semakin melihat apa yang nyata dan apa yang khayal. Untuk itu dia butuh didampingi dan diberi penjelasan. Dia butuh sentuhan. Dia butuh juga model-model orang-orang yang hidup benar tetapi real.

Pendampingan dan pemberian pemahaman sesuai tingkat dan perkembangan usianya, akan membuat anak-anak kita menjadi anak-anak panah yang akan mengenai sasaran dengan tepat.

Tidaklah berlebihan dengan sebuah ajakan: “Marilah kita menjadi pahlawan atas anak-anak kita dan atas orang-orang yang dipercayakan kepada kita”

Amsal 29:17
Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.

Dan bagi setiap anak muda…
“Belajarlah dan jadikan serta pastikan dirimu sebagai anak panah yang dilontarkan oleh para pahlawan yang tepat sehingga hidupmu fokus dan tepat mengenai sasaran di depanmu.”

Selamat bekerja…
Selamat beraktifitas…
Selamat melayani…

Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments