“Tiga abad peradaban mengandalkan rasio, DIA disingkirkan dari puncak komando. DIA legowo, membiarkan manusia menuhankan ego.” Sejak fajar Pencerahan menyingsing hingga abad ke-20, pertentangan iman dan sains terukir kelam dalam sejarah peradaban. Perseteruan dua ranah ini bahkan disebut sebagai ‘konflik abadi antara agama dan sains’ (Draper-White Conflict Thesis) pada abad ke-19—sebuah perseteruan yang bayang-bayang kelamnya…