Kesenangan Dalam Segala Jerih Payahnya

Viewed : 1,745 views

Pengkhotbah 3:13
Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.

Ada banyak orang yang tidak kekurangan dari segi materi. Apa saja yang dia mau beli bisa. Akan tetapi sayang sekali mereka dibatasi tidak diperbolehkan memakan makanan sesuai selera mereka. Tidak dapat sepenuhnya menikmati miliknya. Apapun yang mau dinikmati seolah ada alarm berbunyi melarang.

Sebaliknya ada orang-orang yang kehidupannya biasa-biasa saja, tetapi dia sangat menikmati hidup. Tidak berpantang dengan apa mereka mau nikmati. Keceriaan dan sukacita selalu mengalir dalam hidupnya.

Pemberian Tuhan sungguh beragam. Fakta menunjukkan bahwa tidak hanya harta yang menjadi berkat-Nya. Jika kita sehat-sehat dan dapat menikmati sesuatu yang Tuhan beri, itu adalah berkat luar biasa sebagai pemberian Tuhan.

Kalau memang banyak harta dan bisa menikmatinya dengan wajar, tentu hal ini sangat didambakan oleh siapapun.

Betapa banyak orang berusaha mengumpulkan harta sebanyak mungkin, dan itu adalah normal dan boleh saja kalau memang bisa dengan cara benar. Namun jika tidak dikaruniakan Tuhan hak untuk menikmati apa yang telah diperoleh, tentu rasanya sedih juga.

Karena itu sungguh berbahagia orang-orang yang meskipun tidak banyak perolehannya, tetapi Tuhan memberi kuasa untuk menikmati apa yang ada sebagai upah jerih lelahnya bekerja.

Berdoa dan tekunlah bekerja agar Tuhan membuka pintu rejeki bagi kita dan bersamaan dengan itu, kita juga berharap untuk dapat menikmati sepenuhnya apa yang sudah Tuhan berikan.

Marilah berterimakasih dan bersyukur kepada Tuhan atas apa yang ada hari ini yang masih dapat kita nikmati karena inilah rahasia hidup berbahagia.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by dusan jovic on Unsplash

Comments

comments