Akuilah Dia Dalam Segala Lakumu

Viewed : 2,404 views

Amsal 3:5-8
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

Suatu hari ada seseorang makan di warung. Dia memesan makanan yang terbaik yang ada di warung itu. Tetapi dia kurang menikmati makanan yang dibeli. Dia makan perlahan malas-malasan seperti penuh beban, padahal sebetulnya dia sudah lapar.

Lalu datang seorang lagi yang mau makan dan duduk di sebelahnya. Orang yang baru datang tersebut hanyalah memesan sepotong tahu dan tempe serta cabe rawit. Namun dia makan dengan lahapnya dan minta tambah nasi lagi.

Bila dilihat dari kualitas makanannya, kedua orang ini sangat berbeda. Tetapi mengapa makanan yang enak terasa kurang nikmat dan makanan yang sederhana sangat enak? Jawabannya karena bergantung suasana hati.

Dengan suasana hati yang gembira, maka semua hal dalam hidup ini dapat dijalani dan dinikmati dengan penuh sukacita dan semangat. Sebaliknya bila hati sedih, maka hidup ini terasa suram dan tak dapat dinikmati… hilanglah sukacita.

Kehidupan kita sebetulnya kurang lebih sama saja, tidak ada orang yang tak bermasalah. Ke depanpun pasti akan selalu ada masalah.

Masalah hidup tidak mungkin hilang begitu saja. Hanya bentuk dan kadarnya saja yang berbeda-beda. Oleh sebab itu sebetulnya yang penting adalah sikap hati kita dalam menghadapi masalah yang ada.

Agar kita dapat melewati seluruh perjalanan hidup kita dengan baik, maka yang terpenting adalah keyakinan kita akan penyertaan Allah.

Kita harus akui bahwa sebetulnya kita tidak berdaya apa-apa. Kita tidaklah kuat. Kita tidak dapat menghadapi hidup ini dengan kemampuan sendiri. Kekuatan dan daya tarik dunia untuk menghancurkan kita jauh lebih hebat dan kuat. Namun kekuatan Tuhan di atas itu.

Kekuatan kita peroleh bila kita bersandar kepada-Nya. Andalkanlah Tuhan. Bersandar kepada Tuhan, itulah andalan kita. Dengan itulah kita beroleh sukacita penuh yang memampukan kita bagaikan bernyanyi riang dan menari menjalani hidup yang sementara dan fana ini.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Shi Lin Tan from Pixabay

Comments

comments