Nasihat-Mu Menuntun Aku

Viewed : 244 views

Mazmur 73:24
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.

Jika kita menasihati seseorang dan dia mendengar dan melakukannya, apa respons kita? Kita senang dan menghargainya. Dapat membuat hubungan baik sebagai buahnya. Ada pujian terhadap orang-orang yang mendengar dan melakukan nasihat.

Apa reaksi kita jika seseorang yang dinasihati menolak dan mengabaikannya?
Mungkin kita tidak / kurang respek jadinya. Seolah-olah ada pembatas muncul di antara kita.

Ketika kita percaya dan menerima Tuhan Yesus, kita diangkat menjadi anak-anak-Nya. Kemudian terus berlanjut dengan:
•⁠ ⁠tuntunan Tuhan dalam proses hidup ini,
•⁠ ⁠mendengar nasihat-Nya,
•⁠ ⁠perlu mata untuk membaca firman-Nya,
•⁠ ⁠perlu pikiran untuk mencerna perkataan-Nya,
•⁠ ⁠perlu hati untuk merenungkan nasihat-Nya,
•⁠ ⁠perlu tangan dan kaki untuk bergerak melakukan apa yang Tuhan mau.

Seluruh elemen tubuh kita perlu berkoordinasi di bawah kendali Roh Kudus untuk merespons perintah dan kehendak-Nya.

Tuntunan firman Allah membuat hidup kita berada dalam daerah aman. Jika kita melakukan nasihat-Nya, akan ada penghargaan tersendiri dari Allah terhadap kita.

Mendengarkan dan melakukan kehendak Tuhan membuat hubungan kita dengan Dia semakin baik dan intim. Kemesraan hubungan kita dengan Tuhan membuat kita damai dan berbahagia.

Kehormatan sejati, ada pada orang-orang yang mau dan rindu dituntun nasihat Tuhan. Tuhan yang memberikan kemuliaan, walau mungkin orang-orang justru sebaliknya tidak/kurang menghormati dan menganggap kita bodoh ketika kita konsisten melakukan firman-Nya.

Apapun opini orang tentang kita, jika PENCIPTA dan PEMILIK alam semesta ini memberi kita kemuliaan dan DIA memihak kita… kita berbahagia.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memimpin dan menuntun perjalanan hidup. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments