Menuntut Tanda & Ingin Bukti Dari Yesus

Viewed : 350 views

Markus 8:11-2
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.”

Orang-orang Farisi selalu berseberangan dengan Yesus. Mereka selalu saja berdebat dengan Yesus. Intinya sebetulnya mereka tidak percaya kepadaYesus. Mereka minta tanda sebagai bukti.

Tentu saja Yesus sangat mampu melakukan untuk memenuhi segala tanda yang dituntut orang Farisi. Lebih dari apa yang diminta mereka, Yesus dapat lakukan. Terlalu amat kecil bagi Yesus untuk mengadakan tanda-tanda apapun yang diinginkan mereka. Hanya saja masalahnya adalah walaupun Yesus tunjukkan tanda-tanda itu, percayakah mereka?

Mata mereka terbuka tetapi tidak melihat.

Telinga mereka terbuka, tapi mereka tak mendengar.

Oleh karena itu tidak perlu bagi Yesus untuk membuat tanda yang mereka minta. Tidak akan diberikan tanda apapun bagi mereka. Sebab orang Farisi hanya maunya berdebat saja. Mereka puas dengan hal itu.

Melihat sikap orang Farisi itu, mungkin kita merasa aneh. Namun dalam beberapa hal tertentu, mungkin kita juga bisa bertindak dan bersikap seperti mereka.

Dalam sisi yang lebih halus, mungkin kitapun sering dalam keadaan ragu dan bimbang akan apa kata Yesus. Akan tetapi yang paling pokok harus dihindari adalah mengeraskan hati, dimana kita menuntut tanda ingin bukti dari Yesus.

Walau tidak diucapkan, mungkin kitapun sering berdebat dengan apa kata Yesus melalui firman-Nya. Kita seakan meragukan perintah-Nya. Boleh jadi kita berseberangan serta kontra dengan Yesus.

Janganlah kita meragukan janji-Nya. Yakini sepenuhnya apa kata Yesus. Ada atau tidak ada tanda yang diberikan Yesus bagi kita, namun dengan pertolongan dan bimbingan Roh Kudus, AMINKAN setiap perkataan Yesus dan belajarlah untuk melakukannya dengan setia.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memimpin dan menuntun kita untuk dapat meyakini sepenuhnya akan janji-janji-Nya. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments