Orang Farisi Meminta Tanda

Viewed : 318 views

Markus 8:11-2
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.”

Orang-orang Farisi selalu berseberangan dengan Yesus. Mereka mencari-cari persoalan dan masalah dengan Yesus. Mereka seakan menikmati perdebatan dengan Yesus. Pada dasarnya mereka tidak percaya. Mereka berdalih dengan meminta tanda sebagai bukti.

Sangat mudah bagi Yesus melakukan segala tanda yang dituntut orang Farisi. Lebih dari apa yang diminta mereka, Yesus dapat lakukan. Terlalu amat sangat kecil bagi Yesus untuk mengadakan tanda-tanda yang diminta. Namun masalahnya adalah apakah mereka akan percaya kalau Yesus tunjukkan tanda-tanda itu? Sebetulnya sudah sangat banyak tanda ajaib yang dibuat Yesus, namun kedegilan hati mereka toh tak berubah.

Mata mereka terbuka tetapi tidak mampu melihat.
Telinga mereka terbuka, tapi mereka tetap tak bisa mendengar.

Sebab itu rasanya tidak perlu bagi Yesus untuk membuat dan menunjukkan tanda yang mereka tuntut. Tidak akan diberikan tanda apapun bagi mereka. Itu keputusan Yesus. Sebab orang Farisi hanya maunya berdebat saja. Mereka puas dengan bersilat lidah. Mereka seolah mau menang berdebat. Itu saja!

Melihat perlakuan orang Farisi itu, mungkin kita heran juga dengan sikap mereka kepada Yesus. Namun dalam beberapa hal tertentu, mungkin kita juga bisa bertindak dan bersikap seperti mereka.

Dalam bentuk yang lebih halus, mungkin kitapun sering dalam keadaan ragu dan bimbang akan apa kata Yesus. Ini bentuk menjadi ketidakyakinan kita akan Dia.

Akan tetapi yang paling harus kita hindari adalah jangan mengeraskan hati, dimana kita menuntut tanda dan ingin bukti dari Yesus sebagai dasar untuk percaya. Walau tak kita ucapkan, mungkin kitapun sering berdebat dengan perkataan Yesus. Seakan kita mengabaikan perintah-Nya. Bisa jadi kita tidak yakin dengan firman-Nya.

Kiranya kita tidak meragukan janji-Nya. Ambillah sikap untuk meyakini sepenuhnya apa kata Yesus.

Ada atau tidak ada tanda yang diberikan Yesus bagi kita, namun dengan pertolongan dan bimbingan Roh Kudus, AMINKAN setiap perkataan Yesus. Mari belajar untuk terus melakukannya dengan setia.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan menolong kita untuk meyakini sepenuhnya akan janji-janji-Nya. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments