Mari Menyenangkan Hati Allah Dengan Perbuatan Baik Kita

Viewed : 772 views

Efesus 6:8
Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan.

Kita diselamatkan oleh kasih karunia dan anugerah Allah… bukan oleh karena perbuatan. Ini prinsip pokok dan penting.

Tidak ada yang perlu ditambahkan untuk keselamatan. Darah Tuhan Yesus sempurna sebagai jalan keselamatan. Tetapi kita harus ingat bahwa setelah diselamatkan kita perlu melakukan apa yang berkenan kepada Allah sebagai respons atas kasih-Nya yang telah menyelamatkan kita.

Orang yang telah diselamatkan diingatkan untuk terus bertumbuh. Tuhan ingin kita berbuah dengan berbuat apa yang baik dan berkenan kepada-Nya.

Efesus 2:10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Jangan menjadi pasif dan tinggal diam dengan alasan telah diselamatkan. Allah rindu agar kita menjadi pro aktif dan bergerak dalam berbuat apa yang baik dan berkenan kepada-Nya.

Rasul Paulus dalam Efesus 6:8 mengatakan bahwa orang yang berbuat baik akan beroleh upah dari Tuhan.

Apa upahnya?

Tentu tidak perlu kita pikirkan apa upah kita, sebab kita bukan orang upahan… kita adalah anak-anak Allah. Allah yang tentukan. Itu mutlak otoritas Tuhan atas kita.

Yang penting adalah kita akan merasakan dan menikmati ada damai dan sukacita jika hidup kita berkenan kepada Tuhan. Ini adalah upah besar. Perasaan damai itu jauh lebih penting dan lebih indah dari pada apa yang kita pikirkan sebagai upah-upah perbuatan baik kita.

Sebab itu, dalam pimpinan Roh Kudus… mari kita berpikir, berencana, berupaya dan terus melakukan apa yang baik dan benar di hadapan Allah. Ada juga benarnya ucapan seseorang yang berkata, “Adalah baik menjadi orang penting, tetapi lebih penting menjadi orang baik”

Jangan pernah berhenti melakukan apa yang baik. Walau kita tak sempurna dan betapa sering juga kita gagal, namun mari terus belajar untuk menyenangkan hati Allah dengan perbuatan baik kita.

Firman Tuhan ingatkan betapa pentingnya kita melakukan apa yang baik.

Wahyu 14:13
Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.” “Sungguh,” kata Roh, “supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.”

Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments