Habakuk 3:17-19
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.
Pergumulan yang dialami dan dicatat oleh Habakuk mungkin juga menjadi pengalaman keseharian kita.
Habakuk mengatakan bahwa meski dia sangat bergumul oleh tantangan berat, namun dia datang kepada Allah. Dia tahu dan yakin bahwa Tuhan yang akan menolong. Dia gambarkan kakinya dikuatkan seperti kaki rusa yang mampu melompat berjejak di bukit-bukit.
Kita diingatkan seperti apa yang dilakukan Habakuk… datang dan berserah kepada Allah.
Bila tidak datang kepada Tuhan di tengah tantangan hidup, keadaan akan menjadi lebih terpuruk. Tetapi jika berserah kepada Tuhan, maka kita dikuatkan dan dihiburkan-Nya. Setelah itu kitapun diberi gairah dan semangat baru untuk berupaya dan berjuang. Kita diberi sesuatu yang dapat melebihi apa yang kita harapkan.
Bagaimanapun keadaan kita saat ini, walau banyak hal membuat jalan kita serasa buntu, marilah kita datang kepada Tuhan dan letakkan segala pengharapan kita di dalam Dia. Kita memusatkan pikiran dan hati kepada Dia.
Jangan putus asa, sebab di dalam Dia selalu ada harapan dan ada jalan keluar.
Y a k i n l a h !
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by engin akyurt on Unsplash




