Mazmur 50:15
Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.
Ketika bertemu seseorang yang kita kenal dan kita menyapa, bila kita direspons, tentulah sangat menyenangkan. Apalagi jika disertai salam yang hangat, tentulah kita suka. Namun bila diabakan, kita merasa kurang sreg, bahkan bisa kita sakit dan panas hati.
Mungkin kita bertanya mengapa?
Mungkin kita berpikir apakah ada yang salah yang pernah kita lakukan terhadap dia?
Atau kitapun ambil langkah yang negatif dan berencana bila dia nanti menyapa kita, kita pun diam sajalah. Mungkin begitu terbersit dalam hati kita. Begitulah sering sifat alami kita muncul sebagai manusia.
Tuhan Yesus selalu terbuka untuk kita. Meski Yesus tidak dapat kita lihat dan tidak dapat kita sapa secara fisik, namun janji-Nya Dia mengasihi dan selalu terbuka kepada kita.
Dia peduli kepada kita. Dia selalu menolong dan menuntun kita. Dia mendampingi kita dalam kasih-Nya. Dia ada dalam hati kita. Justru kitalah yang sering cenderung acuh tak acuh dan mengabaikan Dia. Kita yang sering sulit dan tidak termotivasi melakukan apa yang Dia mau.
Kitapun betapa sering tidak bersemangat mendengarkan firman-Nya. Tidak ada kerinduan untuk mengenal Dia lebih dalam. Tidak ada waktu mendengar suara-Nya, padahal untuk yang lain-lain yang sebenarnya tidaklah penting, selalu ada waktu, bahkan terkuras banyak waktu untuk hal yang sia-sia sifatnya. Tidak ada keterbebanan hati berbuat sesuatu untuk melayani Dia.
Mari kita datang dan berseru kepada Dia. Dia akan bersegera datang menolong dan menuntun kita. Tuhan Yesus selalu membuka hati-Nya untuk kita.
Datanglah bersegera kepada Tuhan Yesus. Milikilah hubungan pribadi yang baik dan intim dengan Dia. Janganlah lewatkan hari-hari kita tanpa bersama-Nya.
Rencanakan dan milikilah waktu pribadi yang teduh bersama Tuhan setiap hari, dan sebaiknya di pagi hari sebelum kita masuk dalam aktifitas kita.
Mari memiliki waktu pribadi yang khusus dengan Tuhan, sebab hal ini amat penting.
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Luis Quintero from Pexels




