RENUNGAN
Yeremia 33:3
Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.
Ketika hendak makan, seorang ibu bilang kepada suaminya yang akan memimpin doa, ”Pa, doanya jangan lama-lama ya, singkat sajalah, sudah lapar ini…”
Maka suaminyapun ngebut dan singkat saja berdoanya. Tidak terdengar apa yang dia katakan dan tidak jelas apa yang dia doakan. Hanya kata ”amin” saja yang keras-keras dia ucapkan mengakhiri doanya. Lalu mereka makan dengan lahapnya.
Mungkin kitapun ada yang mirip-mirip seperti itu pengalamannya…
Berbicara dalam doa dengan Tuhan adalah hal yang sangat penting dalam hidup kita. Sama seperti seorang anak di dalam sebuah rumah tangga, anak perlu berbicara kepada orang tuanya, dan tentu juga sebaliknya.
Akan terasa kering dan aneh jika ada seorang anak diam-diam saja atau hanya berbicara formalitas kepada orang tuanya. Dengan berbicara, akan terasa ada suatu hubungan yang baik dan ternikmatilah aliran menyejukkan antara orang tua dengan anaknya.
Begitulah juga antara kita dengan Allah Bapa kita. Kita perlu berbicara, berdoa dan berseru kepada-Nya. Selain terbinanya hubungan yang baik antara kita dengan Tuhan melalui doa, ada saja hal-hal yang tak terpikirkan dan di luar dugaan dapat terjadi bila kita meminta dan berharap kepada Tuhan. Hanya saja masalahnya kita sering terlalu sibuk dan merasa mampu dengan diri sendiri, sehingga kita tidak berseru kepada Tuhan. Betapa banyak kita merasa tidak nyaman berdoa.
Rasakan dan nikmatilah setiap kata-kata doa kita. Berserulah senantiasa kepada Tuhan dengan keyakinan penuh. Senantiasalah berdoa kepada Tuhan serta lakukan bagian kita dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya nantikan berkat dan kuasa Tuhan. Pasti DIA mendengar !
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Tuhan memberkati dan Dia senantiasa beserta kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




