Karena Aku Tahu Kepada Siapa Aku Percaya

Viewed : 1,220 views

2 Timotius 1:12
Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

Dalam suatu pembicaraan ringan dengan seorang anak yang masih kecil, ada yang menarik dari ceritanya.

Anak itu menceritakan betapa dia bangga dengan ayahnya yang bekerja sebagai tentara. Dia mengatakan bahwa bapaknya berpangkat tinggi dan ditakuti oleh semua orang.

Ketika ditanyakan apa pangkat ayahnya itu, dia menjawab bahwa sesuka hati ayahnya karena memang ayahnya berkuasa. Terkadang ayahnya memakai bintang di pundaknya sebanyak 6 buah, terkadang 7 buah, bahkan pernah ada 10 buah.

Ayahnya menyimpan banyak pistol di rumah dan sering menembak anak yang nakal. Bukan hanya manusia, binatang buas pun banyak yang sudah dibunuh ayahnya.

Isi cerita anak kecil ini tentu tidaklah benar, terlalu dilebihkan. Maklumlah anak kecil itu asal cerita saja. Tetapi yang menjadi inti adalah betapa bangganya dia sebagai anak memiliki ayah hebat.

Tidak peduli orang lain percaya atau tidak percaya, menerima atau tidak menerima. Yang penting baginya adalah dia berusaha mengungkapkan seluruh kehebatan ayahnya meski dia tidak mengerti sedang berbicara tentang apa dan dengan siapa.

Dia bercerita tanpa ragu dan tanpa malu-malu. Apalagi kalau dia melihat lawan bicaranya mengangguk-angguk, makin semangat dia bercerita kisah seputar ayahnya..

Sejauh mana kita merasa bangga memiliki Allah Bapa kita yang begitu dahsyat?
Sejauh mana kita bersedia menceritakan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat kita?.
Sampai di mana kita meyakini Dia sebagai penolong kita yang setia serta berdaulat; bahwa Dia Raja di atas segala raja?

Kita tahu bahwa Allah yang kita kenal di dalam Yesus Kristus adalah benar dan tak diragukan. Allah tidak akan pernah meninggalkan kita. Yesus tetap menjadi Sahabat serta Penolong kita yang setia.

Kristus dapat diandalkan. Kasih-Nya tak pernah berubah meski orang-orang di sekitar kita begitu gampang berubah dan beralih.

Yesus penuh kuasa dan Dia memiliki kasih dan peduli dengan kita. Kita yang telah percaya kepada-Nya sangat beruntung karena Dia Sumber Pengharapan dan Sumber Pertolongan yang tak pernah berubah oleh apapun juga. Dia kekal dan tak pernah meninggalkan kita.

Oleh karena itu mari kita menyembah dan taat kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menyerahkan diri-Nya, serahkanlah diri kita kepada-Nya. Dialah Raja. Dialah Penguasa dan Penolong kita.
Terpujilah Tuhan!

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Toa Heftiba on Unsplash

Comments

comments