Milikilah Hati yang Hangat dan Belas Kasih

Viewed : 1,060 views

Efesus 4:2
Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

Alkisah…
Suatu hari berjalanlah kampak, gergaji, palu dan nyala api. Tiba-tiba perjalanan mereka terganggu karena terhalang oleh baja di tengah jalan.

Mereka berusaha menyingkirkan baja itu dengan cara dan kekuatan yang mereka miliki masing-masing.

Kampak bertindak dengan cara menghantam baja. Tetapi hantamannya tak mempan, malah kampak semakin tumpul ketika membacok baja. Akhirnya berhentilah kampak bertindak.

“Sini aku coba!”, seru gergaji. Gergaji berusaha mememotong baja, namun malah giginya rontok satu-persatu. Berhentilah gergaji dari usahanya memotong baja.

“Ahh… kalian ini bagaimana sih? Begitu saja tak bisa, biar aku yang beresin, begini lho caranya…”, kata palu sambil langsung memukul baja. Palu berusaha keras memukul baja. Namun baru sekali memukul, kepala palu terlepas dari tangkainya.

Lalu datanglah nyala api dan berkata, “Bolehkan aku coba?”

Dengan nada pesimis, semua berkata, “Cobalah kalau kamu merasa bisa!”

Lantas nyala api melingkari baja dan berusaha memeluknya dengan lembut tapi erat dan hangat serta tak mau melepaskannya. Akhirnya luluhlah baja itu dan mencair oleh nyala api. Dengan demikian perjalanan mereka dapat dilanjutkan.

Banyak orang melawan tantangan dengan sikap amarah, Sebaliknya jarang ada hati yang mengahadapinya dengan kelembutan api cinta kasih yang hangat.

Hati yang berbelas kasih mampu membangkitkan semangat yang patah.

Tuhan Yesus penuh belas kasih dan hati-Nya selalu tergerak oleh belas kasih untuk menolong orang yang lemah dan sakit di sekeliling-Nya.

Hati Tuhan Yesus yang penuh kasih mendorong dan menggerakkan Dia untuk turun dari Surga datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan orang berdosa.

Bagi kita yang telah merasakan belas kasih Yesus, sebarkan dan sampaikanlah cinta kasih kepada orang lain yang mungkin sedang hidup susah dan menderita; yang mungkin terpenjara oleh perasaan bersalah karena dosa yang telah dilakukan di masa lalu.

Ada banyak orang yang mungkin sedang menyimpan kemarahan dan dendam kepada orang lain yang berbuat tidak adil, yang mungkin sedang merasa tidak puas dengan dirinya.

Bagi kita yang telah merasakan kasih Allah, kita menjadi duta Kristus di dunia ini untuk menunjukkan dan menyebarkan kasih-Nya.

Karena itu, meski tidak mudah… milikilah hati yang hangat dan belas kasih.

Belajarlah terus kepada Yesus yang lemah lembut dan rendah hati.

Matius 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Dave Lowe on Unsplash

Comments

comments