Lukas 6:29
Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.
Betapa sering ayat di atas disalahartikan, bahkan bagi sebagian orang diguyonkan dan dipelesetkan.
Namun itu adalah ajaran Yesus yang sangat mendasar sekali untuk kita lakukan. Entahkah kita yang memang sering gagal dan sulit melakukannya atau harus bijak mengaplikasikannya berdasarkan kondisi kita, itu soal lain lagi.
Memang ajaran Yesus di atas standar manusia, dan tentu hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang berada di dalam Yesus.
Sahabat, meski kitapun yang sudah berada dalam Kristus masih saja sulit melakukan ajaran-Nya, tapi teruslah berpikir dan berbuat ideal seperti apa yang Yesus ajarkan.
Hidup ini adalah penuh pembelajaran dan banyak kita harus belajar akan ajaran Yesus Sang Junjungan kita.
Aplikasi dari Lukas 6:29 di atas; marilah kita belajar dan bertumbuh menjadi murid Yesus yang tidak membalas yang jahat dengan jahat. Sebisa mungkin lakukanlah sesuatu di atas standar yang semestinya. Janganlah berpikir dan merasa rugi bila kita harus melakukan apapun di atas apa yang seharusnya. Prinsip ini hendaklah kita lakukan dalam rumah tangga, dalam pergaulan, dalam pekerjaan… apalagi dalam pelayanan bagi Tuhan.
Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.
Tuhan menolong kita untuk melakukan segala sesuatu di atas yang seharusnya.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbin-Bandung.
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Christian Dorn from Pixabay




