Membalas Kejahatan Dengan Kebaikan

Viewed : 1,412 views

Roma 12:17
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!

Tindakan berbalas adalah biasa bagi manusia. Orang merasa wajib membalas kebaikan dengan kebaikan. Dan kejahatan sering ingin dibalas dengan apa yang jahat. Begitulah sifat alami manusia

Membalas kebaikan dengan kejahatan adalah super jahat.

Membalas jahat dengan jahat, sebetulnya tindakan jahat juga. Maka haruslah waspada.

Tindakan suka membalas hal-hal yang kurang baik dengan hal yang kurang baik menunjukkan ketidakdewasaan.

Membalas kebaikan dengan kebaikan adalah pantas dan memang seharusnya.

Membalas kejahatan dengan kebaikan adalah istimewa dan di atas level manusia… super baik.

Rasul Paulus mengajak agar kita tidak berada dalam sifat alami kita. Kita diingatkan agar berada di atas level sifat manusia. Paulus katakan agar melakukan apa yang baik bagi semua orang tanpa kecuali. Inilah sifat sejati anak-anak Tuhan. Namun betapa sering kita bergumul untuk itu dan sering tidak berhasil.

Untuk dapat hidup di atas sifat alami kita, maka mintalah kekuatan kepada Tuhan agar kita dimampukan.

Tuhan Yesus adalah teladan kita. Kehidupan Tuhan Yesus menjadi inspirasi bagi kita untuk senantiasa berpikir, berencana dan berbuat apa yang baik.

Meski keselamatan kita bukan karena perbuatan baik, namun perbuatan baik adalah buah dari keselamatan kita yang telah dianugerahkan Tuhan.

Sebab itu, biarlah berbuat apa yang baik terus berproses dan berlangsung dalam hidup kita. Sekecil apapun perbuatan baik kita, tidak apa-apa. Kiranya hal itu terjadi hari ini dan di setiap hari-hari kita berikutnya. Itulah bagian kehendak Allah yang seharusnya kita lakukan.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menolong dan menguatkan kita untuk tetap bersemangat melakukan kebajikan.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Alexas_Fotos from Pixabay

Comments

comments