Akar Segala Kejahatan Ialah Cinta Uang

Viewed : 2,586 views

1 Timotius 6:10
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Kita tentu butuh uang. Salah satu alasan mengapa kita bekerja adalah untuk mendapatkan uang… agar uang bertambah terus.

Orang termotivasi gigih berusaha dan bekerja alasannya adalah untuk dapat uang lebih banyak. Positif tentunya.

Banyak orang berpandangan akan aman dan nyaman hidup ini bila nanti sudah memiliki uang banyak. Ada benarnya juga, tapi nyatanya tidak selalu begitu.

Luar biasa kekuatan uang dalam hidup manusia.

Bersyukurlah bila kita memiliki cukup uang untuk mengongkosi hidup kita. Bila ada peluang dan kesempatan untuk dapat uang lebih banyak lagi, silahkan saja asalkan benar caranya.

Tentulah kita akan memiliki potensi lebih besar dengan uang yang lebih banyak. Banyak hal baik yang dapat kita lakukan dengan uang yang ada pada kita. Kita dapat memberikan bantuan untuk menolong orang yang kekurangan. Bila begini, maka rasanya sangatlah baik bila kita kaya akan uang. Adalah baik kita gigih mencari uang.

Yang perlu selalu kita jaga adalah menjaga hati agar kita tidak tamak dan tidak rakus akan uang. Walau uang berperan penting dalam hidup ini, tapi uang bukanlah segalanya.

Bila tidak hati-hati dan tidak waspada, uang berpotensi membuat orang menjadi jahat.
• Banyak peristiwa kriminal terjadi karena uang.
• Keluarga banyak tidak akur karena persoalan uang.
• Orang sering meremehkan bahkan melecehkan sesamanya karena uang.
• Banyak yang melakukan tipu-tipu dan muslihat karena tergiur uang.
• Hubungan baik sering rusak karena masalah uang.
• Sedihnya… banyak terjadi ketidakharmonisan dalam gereja, persekutuan dan pelayanan karena masalah uang.
• Ada hamba-hamba Tuhan yang berbeda sikapnya terhadap orang yang dirasa banyak memberi dengan yang tidak memberi. Mungkin ini manusiawi barangkali, tetapi tetap ini tidak berkenan di hadapan Tuhan. Kalau melayani… ya totalitas murni melayani. Tuhan pasti cukupkan. Ini prinsip yang sangat mendasar.

Mari kita bijak dalam hal uang. Mintalah hikmat dari Tuhan agar kita arif mengelola uang. Agar kita tidak menjadi rakus akan uang. Jangan sampai ada potensi jahat dalam diri kita dengan masalah uang.

Ingatlah bahwa uang melimpah tidak menjamin kita bahagia. Karena itu jangan ada pikiran curang dan jahat dalam diri kita dalam ranah uang.

Di dalam Tuhan, sedikit uang tidak membuat hati kita kerdil seolah miskin dan membuat rendah diri.

Allah Bapa mengatur segalanya yang pas dan cocok buat kita dalam soal uang. Yang penting mari kita tekun, semangat dan rajin bekerja dan berusaha diiringi doa. Tuhan pasti cukupkan hidup kita. Bahkan Dia akan menambahkan damai dan sukacita melimpah walau mungkin uang kita sekedar cukup dan pas-pasan saja adanya.

Selamat beraktifitas.

Tuhan memberkati dan menyertai kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by bady abbas on Unsplash

Comments

comments