1 Timotius 6:10
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
Berbicara tentang uang menarik bagi sebagian besar orang.
Kita harus akui bahwa kita butuh uang. Kita bekerja juga, salah satu tujuan besarnya adalah agar kita memperoleh uang untuk ongkos kebutuhan hidup.
Dengan uang kita dapat berbuat banyak hal. Bahkan dengan uang kita dapat melayani. Dengan uang kita dapat menunjukkan kasih. Dengan uang kita dapat memberkati.
Hanya saja, bila tidak hati -hati, uang bisa menjadikan manusia jatuh ke dalam perbuatan dosa… rasul Paulus katakan menyimpang dari iman. Keinginan berolah uang secara tidak wajar sering terjadi dalam hidup sebagian orang, dan ini dapat menyiksa diri sendiri.
Kita diingatkan agar tidak menjadi hamba uang.
Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Pandangan yang tepat akan uang adalah salah satu ciri yang menunjukkan karakter yang baik bagi anak-anak Tuhan.
Mari kita tetap bekerja dan berusaha agar kita berkecukupan dalam keuangan, akan tetapi perlu waspada dan diingat bahwa uang bukanlah segalanya.
Milikilah pandangan yang benar akan uang. Pergunakanlah uang kita dengan cermat dan baik.
Bekerjalah dengan tekun dan jangan malas agar melalui itu Tuhan memberi rejeki bagi kita. Namun ingatlah selalu akan Tuhan yang memberi kita hidup.
Janganlah kiranya giatnya kita mencari uang membuat kita melupakan Tuhan sehingga kita tidak mengalami kehadiran-Nya dalam hidup ini. Ekstrimnya: biarlah uang tak seberapa asalkan Tuhan berkenan kepada kita… dan kita damai dan bahagia bersama Kristus.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Mufid Majnun on Unsplash




