Menjadi Hamba Bagi Semua Orang

Viewed : 1,720 views

1 Korintus 9:19
Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

Rasul Paulus mengikhlaskan dirinya menjadi hamba bagi semua orang agar dia dapat memenangkan sebanyak mungkin orang.

Bagi Paulus, menjadikan diri sebagai hamba bagi orang lain bukanlah paksaan, tetapi kerelaan. Dia membuat relasi atau hubungan dengan semua orang melalui sikap dan karakternya. Untuk itu tentu butuh kepekaan dan kerendahan hati.

Bagaimana dengan kita?
Apakah kita terlalu kaku sehingga hal itu menjadi penghalang dalam membuat jembatan hubungan dengan orang-orang yang belum percaya?

Apakah kita terus berada dalam apa yang kita pandang baik bagi diri sendiri, sehingga kita tidak berkontribusi dalam perluasan Kerajaan Allah di dunia ini?

Walupun rasanya sumbangsih kita kecil dan seolah tak berarti, mari kita teladani sikap Rasul Paulus untuk memberi diri dipakai Tuhan dalam Amanat Agung-Nya.

2 Timotius 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by skeeze from Pixabay

Comments

comments