Mereka-rekakannya Untuk Kebaikan

Viewed : 1,024 views

Kejadian 50:20
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Sebelum Yusuf berkata dalam ayat di atas, kita tahu sebelumnya bagaimana sikap dan perlakuan saudara-saudara Yusuf terhadapnya. Sungguh kenangan yang tidak enak dan menyakitkan.

Sebetulnya ada masa bagi Yusuf untuk membalas apa yang telah diperlakukan saudaranya. Bahkan lebih buruk dari apa Yusuf telah rasakan, bisa dibalas.

Serasa diuji jati diri Jusuf siapa dia sesungguhnya.

Dalam ayat di atas kita melihat kasih dan kebesaran hati Jusuf. Dia tidak membalas !

Mengapa?

Jawabannya mungkin kita katakan karena Jusuf memang orangnya baik hati. Tentu ini benar dan kita setuju 👍👍👍

Apa yang membuat Yusuf bisa sebaik dan seagung itu?

Alasan yang sangat mendasar sebetulnya adalah: karena Yusuf takut akan Allah.

Kata-kata Yusuf yang sangat menyejukkan adalah ketika Yusuf berkata, … …, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Dalam hal ini Yusuf mentikberatkan pandangannya akan tujuan dan rencana Allah yang besar.

Luar biasa jati diri Yusuf!

Kita juga dapat memiliki jati diri yang besar dan melakukan perkara besar dalam pandangan Allah seperti Yusuf apabila kita:

  1. Memahami dan meyakini rencana dan tujuan Allah melalui kita.
  2. Takut dan hormat akan Allah tanpa syarat.

Walau terasa sulit, namun biarlah Tuhan memimpin dan memberi kita kemampuan untuk meneladani langkah dan jejak Yusuf.
S e m o g a ! !

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas
Selamat melayani.

Allah menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments