Kebaikan Yesus

Viewed : 1,536 views

Lukas 9:60
”… … … tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana.”

Meskipun ada pepatah: ”Lupa kacang dengan kulitnya”, yang artinya kebaikan dapat terlupakan, tetapi kebaikan yang telah ditabur selalu akan diingat orang yang telah mengalaminya. Seseorang biasanya lebih diingat karena kebaikannya.

Juru minuman raja Firaun mengalami kebaikan Yusuf di penjara sebagai sahabat yang baik, terlebih ketika Yusuf berhasil menafsirkan mimpinya.

Juru minuman itu kemudian lupa kepada Yusuf. Tetapi ketika mimpi Firaun tidak dimengerti maknanya oleh siapapun, bukankah juru minuman itu teringat akan Jusuf yang baik?

Cobalah sejenak mengingat, siapakah yang paling baik dalam hidup kita?

Kebaikan apa yang pernah kita alami dari orang tersebut sehingga kita selalu mengingatnya?

Adakah pengaruh pengalaman merasakan kebaikan tersebut ke dalam sikap hidup kita untuk menjadi lebih baik?

Sesungguhnya yang paling baik sepanjang sejarah adalah Yesus Kristus. Dia merelakan diri-Nya hancur untuk membela kita. Yesus rela meninggalkan kemuliaan-Nya demi kita.

Bukan hanya menebus kita, tetapi Dia juga terus-menerus memelihara kehidupan kita. Kita tidak mengerti hari esok, tetapi Dia selalu menuntun dan memberi harapan bagi kita. Dia berjanji akan datang kembali menjemput kita dan membawa kita masuk ke dalam Kerajaan-Nya yang abadi di Surga.

Jadi siapa lagikah yang lebih baik dari Tuhan Yesus?
Siapa lagikah yang lebih peduli kepada kita?
Tidak dapat dibandingkan kasih-Nya dengan siapapun juga!

Oleh sebab itu apakah kebaikan Kristus sedang terus menerus merubah sikap hidup kita ke arah yang lebih baik?

Apakah kasih dan kebaikan Kristus memotivasi kita untuk setia dan taat kepada-Nya?

Biarlah kebaikan-Nya yang telah kita alami mendorong kita mejadi saksi Kristus? Salah satu panggilan kita adalah memberitakan Kerajaan-Nya kepada setiap orang, terutama tentunya adalah untuk lingkup keluarga kita.

Marilah lakukan itu sebagai respons kita akan kebakan Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by nevaro from Pixabay

Comments

comments