Menjadi Penyalur Kebaikan Allah

Viewed : 1,090 views

RENUNGAN
Mazmur 103:2
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Tentulah tidak baik atau pantang bagi kita jika kita mengungkapkan, apalagi membesar-besarkan kebaikan yang telah kita perbuat.

Namun betapa sering seseorang merasa kurang enak jika perbuatannya yang baik dilupakan atau terlupakan.

Kesanggupan kita berbuat baik adalah anugerah Allah. Oleh sebab itu seyogianyalah kita tidak mendasarkan perbuatan baik oleh karena ingin mendapat pujian. Kita berbuat baik karena meyakini bahwa kebaikan kita telah diawali oleh kebaikan Allah.

Kebaikan Allah adalah awal dan sumber segala kebaikan. Oleh karena itu sepantasnya dan seharusnyalah kita memuji-muji Allah. “… … janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!”, kata pemazmur.

Bagaimanapun kita sibuknya setiap hari dengan segala pekerjaan dan tanggung jawab kita, janganlah lupa akan kebaikan Allah.
Pujilah Dia ! ! !

Cobalah pikirkan dan renungkan sejenak… bahwa kita masih bisa sibukpun oleh karena Dia baik. Kita mampu sibuk dan beraktifitas justru karena Dia baik dan masih beri kesempatan.

Akankah segala kesibukan kita dapat membuat kita melupakan kebaikan-Nya dan sampai lupa memuji dan menyembah Dia?
Jawabannya ada pada kita!

Sebagai anak-anak-Nya, dalam hari-hari hidup kita, marilah sediakan waktu khusus dan spesial untuk memuji dan menyembah Tuhan. Jangan lupa kebaikan-Nya.

Jangan sampai ada hari-hari kita terlewatkan begitu saja dimana di situ tidak ada pujian dan penyembahan bagi Tuhan. Nyatakan jugalah kebaikan-Nya kepada sekeliling kita sebagai wujud bahwa kita telah mengalami kebaikan-Nya. Biarlah kita menjadi agen-agen kecil Tuhan di dunia ini menjadi penyalur kebaikan Allah.

Segala puji dan hormat hanyalah bagi Allah Bapa kita yang penuh rahmat.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments