Di balik bangunan megah Menara Babel tersembunyi misterius sebuah gagasan: ide tentang kemandirian, keyakinan manusia mampu kembali menyentuh ranah Taman Surga. Dengan kekuatan sendiri, manusia yakin mampu membalikkan peristiwa Eden yang menyakitkan. Diusir paksa meninggalkan alam istimewa, alam berdimensi tiada duanya, suasana persilangan antara bumi dan surga. Surga terasa di bumi, bumi pun bernafas di…
Tag: Menara Babel
494. Dikotomi
Bisa jadi, warisan Menara Babel yang paling mempengaruhi peradaban dan kehidupan umat secara luas adalah cara pandang terhadap jenis pekerjaan. World view ini diwariskan lintas generasi, melalui sistem nilai dari pandangan masyarakat umum terhadap suatu bentuk kegiatan. Paradigma yang membelah alam menjadi dua kutub ekstrem: pekerjaan yang dianggap rohani, dan pekerjaan yang dicap duniawi. Langsung…
491. Jeritan Batin
Misteri Babel telah menancap dalam di jantung peradaban. Ke mana harus berlari, jalan mana harus ditapaki, jika batin terus memberontak, ingin pulang ke rumah BAPA? Maksud hati memalingkan wajah dari Sang Pencipta, namun jeritan batin tak sejalan dengan logika: ada kerinduan yang tak bisa dibungkam! Sudah kodratnya: manusia diciptakan menurut gambar dan rupa-NYA (Kejadian 1:26)….
490. Kasta Rohani
Dampak misteri Menara Babel terhadap daku—dan besar kemungkinan juga terhadap dikau—jauh melampaui apa yang sekadar tersurat. Peristiwa dari kisah purba ini mengandung makna yang kelak akan mengguncang umat dengan dahsyat. Narasinya menjangkau lebih jauh daripada sekadar riwayat lahirnya beragam bahasa dan logat. Di Babel-lah, untuk pertama kalinya, fondasi berdirinya agama terlihat. Bertolak dari kerinduan-NYA agar…
483. Keinginan Hati
Narasi di balik Menara Babel jauh lebih dahsyat dari sekadar kisah keajaiban teknologi konstruksi bangunan pencakar langit di era purbakala. Alkitab menempatkan drama ini sebagai bagian dari seri pemberontakan makhluk ciptaan, kelanjutan dari kisah pembangkangan di Kejadian pasal 3 dan 6. Bisa dikatakan, Kejadian pasal 11 merupakan puncak drama dari seri pemberontakan umat manusia. Kisah…
482. Misteri Babel
Menara Babel dibangun di atas fondasi keangkuhan dan glorifikasi pencapaian diri. Sebuah ambisi untuk memopulerkan nama sendiri; obsesi akan self-sufficiency dalam segala aspek kehidupan. Babel berdiri sebagai perlambang tekad kemandirian—suatu pilihan sadar untuk mengatur diri sendiri, lepas dari keterikatan kepada Sang Ilahi. Etemenanki, nama sebuah ziggurat monumental di kota Babilonia, oleh para ahli ditengarai sebagai…
481. Mencari Nama!
Di Babel-lah untuk pertama kali peradaban mufakat dalam suara bulat—sebuah deklarasi global atas arah kebudayaan. Di kota inilah digaungkan proklamasi hidup, menuju masyarakat beradab yang berpijak pada daya kemampuan sendiri sebagai satu-satunya fondasi kemajuan kebudayaan. Alih-alih memuliakan nama YHWH, peradaban sejak saat itu justru bertekad membesarkan nama bagi diri sendiri (Kejadian 11:4). Eksistensi kemanusiaan dianggap…
480.Pencakar Langit!
Sebuah kota dengan sebuah menara—itulah kota Babel. Menara yang pada masanya menjulang tinggi, seolah mencapai heavens. Kota pun menjadi simbol teknologi dan keberhasilan sebuah peradaban. Di balik berdirinya kota Babel dan menaranya, tersembunyi ambisi keakuan manusia demi pengakuan atas prestasinya. Keangkuhan Babel pun tampil sebagai lambang pencapaian luar biasa manusia. Di mana ada kota dengan…
479. Menggapai Langit!
Siapa yang tak kenal dengan kisah Menara Babel? Sejak di bangku Sekolah Minggu hingga dewasa, drama tentang menara ini tak asing di telinga umat. Bahkan mereka dari kalangan ateis pun mafhum akan cerita yang satu ini. Berbeda dari pandangan umum yang berkisar pada proyek pembangunan fisik menara dan kekacauan bahasa, sejatinya episode Menara Babel adalah…