427. The GOD of the Bible!

Viewed : 222 views

Bagi daku yang awam, cara pandang gambar dan rupa-NYA (His image, Kejadian 1:26), menolong untuk dapat memahami pengertian keserupaan makhluk insani dan adikodrati dengan Sang Pencipta. Kedua macam keluarga sebagai perwakilan-NYA dalam melaksakan kehendak-NYA di alam yang berbeda.

Anak-anak-NYA di alam supranatural mewakili-NYA di dimensi yang tidak kasat mata. Begitu juga di dunia fisik, Adinda dan seluruh umat manusia mewakili-NYA di alam material, bumi. Kerinduan hati-NYA sejak mula, menciptakan umat manusia untuk berpartisipasi mewujudkan bumi seturut mimpi- NYA.

Ingatlah! Eden barulah seluas taman yang ditandai secara geografis oleh 1 sungai utama yang bercabang 4. Lokasinya pun berlimpah dengan hasil tambang, emas dan batu mulia lainnya (Kejadian 2: 10-14).

Bermula dari Adam Hawa dan berlanjut hingga keturunan demi keturunan dianugerahi mandat untuk menaklukkan dan memelihara bumi (Kejadian 1:28). Dimulai dari Taman Eden, mengusahakannya hingga meluas sampai seluruh bumi seperti Eden.

Tentu saja bahwa Adam Hawa itu gambar dan rupa-NYA mengindikasikan dengan kuat bahwa semua umat manusia, tidak ada terkecuali, juga His image! Setiap insan itu sakral, setara, dan berharga karena menjadi representasi-NYA di dunia.

Di alam layaknya bagai Eden, tentulah tidak ada tempat untuk saling menghina, apalagi saling cabut nyawa. Tak akan menjelma rasisme, tidak ada tempat untuk ketidakadilan, semua setara, semartabat karena semuanya gambar dan rupa-NYA.

Apa hendak dikata, keinginan-NYA itu tidak terjadi bahkan mendekati pun tidak. Mungkinkah DIA kurang mampu untuk merealisasikan apa yang dirindukan? Bukankah DIA serba maha, maha kuasa, maha mengetahui, bagaimanakah isu dilematis ini dapat dicerna? Apakah yang terjadi?

Alkitab tidak sungkan-sungkan merespon situasi dilematis ini. Perkara ini terletak kepada keputusan-NYA yang jauh dibuat sebelum ada apa-apa, belum ada yang tercipta. Jadi, ini keputusan yang matang, bukan spontan, apalagi iseng-iseng.

Keputusan-NYA yang beyond our wildest imagination, untuk menganugerahkan salah satu karakteristik khas-NYA kepada anak-anak-NYA baik di alam sana maupun di alam sini. Salah satu dari sifat unik itu adalah free will, kehendak bebas. Kemampuan untuk menyeleksi, menentukan pilihan sendiri, sesuka hati, rela tanpa paksa.

Agar pilihan itu tidak direkayasa, DIA menciptakan daku dan dikau tidak seperti robot yang diprogram. Jika demikianlah yang DIA lakukan, maka daku dan dikau tidak seutuhnya His image! Mempunyai kehendak bebas berarti anak-anak-NYA ada kemungkinan untuk memilih dengan sukarela untuk memberontak (Kejadian 2:16-17). Dan itulah faktanya!

Ups! Tunggu dulu!

Dengan sifat-NYA yang serba maha, bukankah dengan satu atau dengan berbagai cara DIA dapat mencegah Hawa tergoda? Ataupun setelah Adam Hawa tergoda, bukankah DIA dapat dengan segera menghapus free will dan mengeliminasi insan yang tergoda maupun makhluk adikodrati yang menggoda?

Mumpung barulah Hawa dan si ular yang tak tahu dirasa, sehingga daku yang hidup ribuan tahun kemudian tidak ikut-ikutan kena celaka. Dengan demikian, Eden akan dengan mudah menyebar hingga akhirnya sampai juga ke seluruh penjuru Nusantara.

Betul! Kerinduan-NYA akan cepat terwujud di dunia, namun keinginan-NYA sejak dari semula agar His image berpartisipasi untuk mewujudkan mimpi itu harus dibatalkan. Ini kegagalan spektakuler yang tak mungkin disematkan kepada DIA!

Solusi dengan cara mengeliminasi tersebut, tidak sesuai dengan narasi karakter YHWH di sepanjang Alkitab! Kerinduan-NYA, entah segera ataupun masih lama, akan terwujud dengan cara yang DIA inginkan.

Kerinduan-NYA sejak awal untuk mengikutsertakan Puan dan Tuan, HIS images, dengan anugerah free will untuk kembali menghadirkan Eden di mana Adinda tepat berada! Inilah cara kerja the GOD of the Bible. Entah dikau rela turut dari hati atau daku pilih jalan sendiri! Bagaimana pun hidup ini memang pilihan sendiri. (nsm)

NSM adalah seorang awam yang bak musafir yang senantiasa merindukan Air Hidup di padang pasir nan tandus walau hanya setetes.


Telah terbit buku “Misteri Romantika Ilahi“,”Divine Love Story” dan “The Great Dance of Divine Love” karya NSM

Comments

comments