Mahkota Kekal

Viewed : 383 views

1 Tesalonika 2:19-20
Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu? Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.

Mahkota dapat diartikan sebagai lambang atau simbol yang dikenakan di kepala oleh raja atau ratu.

Mahkota menggambarkan kekuasaan, kehormatan, kemuliaan, dan kejayaan oleh pemakainya.

Seorang yang bakal diangkat sebagai seorang raja disebut sebagai putra mahkota. Tinggal menunggu waktunya dia akan diagungkan dan menjadi penguasa.

Bagaimana dengan kita?

Kita tidak memiliki mahkota seperti yang dimaksudkan di atas. Hanya sedikit dan segelintir saja yang memiliki mahkota di dunia sementara ini.

Tapi kita bersyukur sebab firman Tuhan menjanjikan ada mahkota yang akan diterima oleh orang percaya. Bahkan mahkota itu kekal yang dianugerahkan Tuhan melebihi mahkota raja-raja di dunia ini.

Bagaimana mahkota itu diperoleh?

Mungkin kita sedang berencana dan memikirkan untuk beroleh “mahkota-mahkota” dalam berbagai bentuk dalam hidup ini. Boleh saja kalau memang bisa didapatkan. Tidak pantang asalkan caranya benar dan patut.

Rasul Paulus mengatakan bahwa mahkota dia adalah adalah orang-orang yang dia bawa kepada Kristus… orang-orang yang dia bangun bertumbuh mengenal Yesus. Itulah upahnya. Itulah mahkotanya. Didapatkannya ketika Kristus kembali.

Tanpa kita harus hitung-hitungan apa mahkota kita nanti, sebab itu adalah hak penuh Tuhan… tak pantas dan tak layak kita memikirkannya… namun mari kita hidup berkenan di hadapan Tuhan. Mari kita terus berjuang untuk membangun orang-orang yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Mungkin orang-orang itu adalah keluarga kita, sahabat kita, rekan kerja seprofesi kita, orang-orang yang kita bawa percaya kepada Kristus… banyak orang.

Ibrani 6:10
Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan menolong serta menjaga hati kita untuk tetap setia melakukan apa yang Dia suruh. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by BBC Creative on Unsplash

Comments

comments